Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Anggota DPRD DKI Jakarta Dwi Rio Sambodo mendesak sidak berkala dan pembentukan gugus tugas lintas instansi guna mengawasi penjualan bebas air keras.
FAKTA baru terungkap dalam sidang perdana kasus penyiraman cairan kimia terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Rabu (29/4/2026).
KETUA Majelis Hakim Kolonel Chk Fredy Ferdian Isnartanto meminta Oditurat Militer II-07 Jakarta untuk mengupayakan kehadiran Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus di persidangan.
Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) ajukan praperadilan ke PN Jaksel terkait mandeknya penyidikan kasus penyiraman air keras aktivis KontraS Andrie Yunus.
Empat personel TNI didakwa melakukan penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus. Motifnya demi memberi efek jera karena dinilai melecehkan institusi.
Seorang pria di Rawa Buaya, Cengkareng, menjadi korban penyiraman air keras oleh dua orang tak dikenal. Polisi kini tengah melakukan penyelidikan di TKP.
Endah menuturkan dengan lengkapnya berkas perkara tersebut, pihaknya siap menggelar sidang perdana pada 29 April 2026.
Pernyataan Kepala Oditurat Militer II-07 Jakarta, Andri Wijaya mengenai adanya motif dendam pribadi dalam kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus sangat janggal.
Andrie Yunus (KontraS) kirim surat ke Presiden Prabowo, tolak pengadilan militer kasus penyiraman air keras dan minta pembentukan TGPF segera.
Komnas HAM duga ada belasan pelaku lain dalam kasus penyiraman air keras Andrie Yunus. TGPF diusulkan jika Polri gagal ungkap aktor tambahan.
Komnas HAM mengungkapkan adanya kendala dalam proses penyelesaian laporan pemantauan kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus.
KontraS tegaskan Andrie Yunus tak hadiri sidang perdana di Pengadilan Militer II-08 Jakarta. Mereka menuntut kasus penyiraman air keras dibawa ke peradilan umum.
Oditur Militer ungkap motif penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus KontraS diduga dendam pribadi. Empat oknum TNI terancam 12 tahun penjara.
TIM Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) menolak rencana pelimpahan berkas perkara kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus ke pengadilan militer.
Pemerintah dan legislatif dianggap belum memberikan respons serius.
Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus mengajukan diri sebagai pihak terkait dalam uji materi UU Peradilan Militer di MK.
FUII menyatakan dukungannya terhadap sikap Menteri HAM, Natalius Pigai, soal proses hukum dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus.
WAKIL Presiden Gibran Rakabuming Raka, mendorong adanya pelibatan hakim ad hoc dari kalangan profesional dalam persidangan kasus penyiraman air keras Andrie Yunus.
AKTIVIS 98, Jim Lomen Sihombing, menanggapi kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus. Ia mengatakan proses hukum kasus tersebut harus dihormati dan dikawal bersama-sama.
Prajurit yang melakukan tindak pidana umum seharusnya tunduk pada kekuasaan peradilan umum.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved