Editorials

  • Buruh Migran yang Terus Terlupakan

    25/3/2014 00:00

    TIDAK salah jika banyak tenaga kerja Indonesia di luar negeri merasa menjadi anak  terbuang. Berulang kali para pahlawan remitan itu harus terjebak dalam kondisi tidak manusiawi bahkan hingga meregang nyawa.

  • Mengobral yang Majal

    24/3/2014 00:00

    KITA ialah bangsa yang rajin memproduksi aturan, tapi malas mengawasi pelaksanaannya. Aturan kerap diterbitkan, tapi efektivitasnya enggan diukur. Padahal, aturan hanya bermakna bila pelaksanaannya efektif. Tanpa itu, aturan ialah macan ompong, garang di atas kertas, tapi loyo di lapangan.

  • Memelihara Kaum Papa

    22/3/2014 00:00

    KONSTITUSI negeri ini telah memerintahkan kepada negara untuk mengurus fakir miskin dan anak-anak telantar. Nyatanya, perintah itu tidak selamanya bisa diimplementasikan dengan baik.

  • Mengkreasi Pemerintahan Kuat

    21/3/2014 00:00

    SEBAGAI nakhoda yang menentukan arah kapal besar bernama Indonesia, presiden mutlak dipilih di antara orang-orang pilihan. Ia wajib pula mendapat dukungan politik yang kuat sehingga bisa secara efektif memutar roda pemerintahan.

  • Berpesta dengan Dana Bansos

    20/3/2014 00:00

    PESTA demokrasi merupakan sebutan yang biasa dipakai untuk hajatan pemilu. Unsur biaya tentu tidak bisa dipisahkan dari sebuah pesta. Tiap partai politik dan calon anggota legislatif pun berupaya menarik dukungan warga negara yang memiliki hak pilih demi meraih kemenangan. Upaya itu tentu tidak murah.

  • Pemilu Damai tanpa Kekerasan

    19/3/2014 00:00

    SALAH satu ukuran kesuksesan pemilihan umum ialah pemilu tersebut berlangsung aman dan damai. Namun, kita khawatir pemilu yang aman dan damai itu tak tercapai.

  • Mewujudkan Demokrasi yang Tertib

    18/3/2014 00:00

    PEMILIHAN umum bukan hanya pesta, melainkan juga sebuah pertandingan akbar. Itulah sebabnya pemilu memerlukan wasit atau hakim yang adil dan tegas. Tanpa itu, pemilu hanya akan jadi ajang sikut politik dan kemenangan rakyat ti­dak akan tercapai.

  • Menghukum Pelaku Politik Uang

    17/3/2014 00:00

    CACAT terparah dalam demokrasi di negeri ini ialah praktik politik transaksional. Disebut cacat lantaran orang memilih partai politik, anggota legislatif, atau pejabat publik bukan karena baik kompetensi maupun integritas mereka, melainkan karena pemberian uang atau materi.

  • Menguji Kualitas Kampanye

    15/3/2014 00:00

    SALAH satu babak penting perjalanan demokrasi di negeri ini akan dimulai besok. Hal itu ditandai dengan digulirkannya kampanye terbuka partai politik menjelang Pemilu Legislatif  9 April 2014.

  • Malapetaka Asap

    14/3/2014 00:00

    KABUT asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Riau terus berkembang dalam skala luas. Ia kejahatan yang membawa malapetaka. Disebut kejahatan karena kebakaran itu disengaja. Ia bukan kebakaran, melainkan pembakaran.

  • Hormati Proses Hukum Century

    13/3/2014 00:00

    KENDATI sudah memasuki babak baru di meja hijau, kasus bailout Bank Century tetap saja tak bisa lepas dari nuansa politik. Bukan saja karena nama-nama yang terkait atau dikait-kaitkan dengan kasus penggelontoran dana Rp6,7 triliun tersebut merupakan pejabat di pucuk pimpinan negeri ini, melainkan juga karena komentar-komentar yang mengiringi kasus Century amat lekat dengan aroma politik.

  • Mengawasi Menteri Caleg

    12/3/2014 00:00

    SEJATINYA tidak ada yang keliru dengan keikutsertaan kalangan eksekutif sebagai calon anggota legislatif (caleg). Bahan pejabat sekelas menteri yang mestinya fokus dengan tugas membantu presiden melancarkan jalannya roda pemerintahan pun boleh menjadi caleg karena aturan memang tidak melarang hal tersebut.

  • Saatnya Rakyat Bersikap

    11/3/2014 00:00

    PEMILIHAN umum ialah hajatan luar biasa penting untuk mengubah kehidupan rakyat menjadi lebih baik. Yang jadi pertanyaan, masih patutkah misi suci itu kita cuatkan jika hampir seluruh anggota DPR saat ini kembali mencalonkan diri?

  • Mengungkap Peran Sri Mulyani

    10/3/2014 00:00

    KESALAHAN terbesar dalam kehidupan bernegara terjadi bila kebijakan penting diambil bukan berdasarkan peraturan, melainkan berpijak pada insting.

  • Bola PK di Tangan MA

    08/3/2014 00:00

    KEADILAN ialah hak setiap warga negara yang tidak bisa dibatasi oleh ruang dan waktu. Hak itu melekat dan dijamin oleh konstitusi. Karena itu, pengadilan tidak boleh membatasi upaya para pencari keadilan dengan membatasi pengajuan peninjauan kembali (PK) hanya satu kali.

  • Mengawal Babak Baru Kasus Century

    07/3/2014 00:00

    KASUS megaskandal bailout Bank Century akhirnya memasuki babak baru. Kemarin Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta untuk pertama kalinya menyidangkan kasus penggerojokan dana talangan sebesar Rp6,7 triliun tersebut.

  • Wajah Renta Pertahanan Kita

    06/3/2014 00:00

    WAJAH asli kekuatan sistem pertahanan negeri ini kembali tergambar jelas dari peristiwa meledaknya gudang amunisi milik Komando Pasukan Katak TNI-AL di Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara, kemarin.

  • Menanti Ketegasan untuk Corby

    05/3/2014 00:00

    KEDAULATAN dan hukum ialah dua hal sakral bagi negara. Namun, kesakralan hukum dan kedaulatan sangat bergantung pada penegakannya. Saat pemerintah, yang merupakan abdi bangsa, setia menegakkan kedaulatan dan hukum, barulah itu bermakna dan bertaji.

  • Kejahatan bukan Bencana

    04/3/2014 00:00

    KEBAKARAN hutan telah menjadi rutinitas tahunan yang seakan tidak pernah ada penyelesaian. Kabut asap pun selalu menghadirkan kesengsaraan di kala musim kemarau datang menggantikan musim penghujan.

  • Menghalalkan Sertifikasi Halal

    03/3/2014 00:00

    KEBIJAKAN dan kebajikan ialah dua kata tak terpisahkan. Kebijakan publik semestinya senantiasa menghasilkan kebajikan untuk sebanyak-banyaknya orang