Podiums

  • Cetak Biru Riset

    20/3/2015 00:00

    RISET kita ialah dunia tanpa 'nama'.

  • Jalan Tol

    19/3/2015 00:00

    MEMBAYAR dan tersiksa kemacetan. Itulah ketidakadilan di tol dalam Kota Jakarta. Bertambah celaka tarif tol naik terus, begitu pula kemacetannya.

  • Momentum

    18/3/2015 00:00

    DALAM ekonomi dan pembangunan negara, momentum sangatlah penting. Keberhasilan pembangunan sebuah negara ditentukan kemampuan pemimpinnya untuk memanfaatkan momentum.

  • Orang-Orang Malang

    17/3/2015 00:00

    JIKA hukum jadi menakutkan, ia mungkin teror bagi yang menerimanya. Jika hukum tak adil, bisa jadi ia tirani.

  • Neurosis Rupiah

    16/3/2015 00:00

    KETIKA terjadi gonjang-ganjing rupiah, untuk menenangkan hati publik, angka psikologis dan fundamental ekonomi pernah dimainkan dalam orkestrasi paradox in harmony.

  • Ayo Kerja!

    14/3/2015 00:00

    KAMPANYE itu dimulai Presiden Jokowi dari Nanggroe Aceh Darussalam

  • Air Mata

    13/3/2015 00:00

    THOMAS Stamford Raffles (1781-1826) menangis ketika harus meninggalkan Jawa dan Sumatra. Gubernur Jenderal Hindia Belanda (1811-1816) paling ternama itu berurai air mata karena merasa kehilangan 'miliknya' yang paling berharga.

  • Strong Leader

    12/3/2015 00:00

    SEJAUH ini belum pernah terdengar ada yang bilang negara ini memerlukan pemimpin yang lemah. Jika pemimpin jenisĀ  itu yang dibutuhkan, tanpa ragu saya segera melamar. Saya yakin lulus fit and proper test, bahkan nilai terbaik, berkat sangat lemahnya kepemimpinan saya.

  • Rupiah

    11/3/2015 00:00

    SEORANG teman pengusaha menceritakan pemerintah sekarang ini serius sekali memeriksa pajak. Tidak tanggung-tanggung, petugas Direktorat Jenderal Pajak membawa anggota Badan Reserse dan Kriminal Kepolisian Indonesia untuk datang ke perusahaan-perusahaan.

  • Menunggu Bangkit

    10/3/2015 00:00

    TAK ada kegembiraan di Barclaycard Arena, Birmingham, Inggris. Minggu (8/3) malam harapan satu-satunya Indonesia di final All England 2015, ganda campuran Tantowi Ahmad/Lilyana Natsir (Owi/Butet), dihempaskan Chang Nan/Zhao Yunlei dari Tiongkok.

  • Martabak

    09/3/2015 00:00

    BERAPAKAH harga martabak? Berapakah pula harga martabat? Dari sudut idealisme, jarak keduanya mestinya jauh sekali, bagaikan langit dan bumi.

  • AIR

    07/3/2015 00:00

    AIR merupakan kebutuhan vital bagi manusia. Orang masih bisa tidak makan beberapa hari, tetapi tidak mungkin untuk tidak minum.

  • Pelajaran Beras

    06/3/2015 00:00

    REKTOR Universitas Halu Uleo, Sulawesi Tenggara, Usman Rianse, pernah bercerita, satu-satunya motivasi ia menjadi pegawai negeri ketika muda ialah ingin makan nasi.

  • Lalat juga Punya Limpa

    05/3/2015 00:00

    Legawa, lapang dada, jiwa besar, merupakan kualitas langka. Kualitas hebat itu tak bisa tegak sendirian tanpa pihak lain.

  • Anggaran

    04/3/2015 00:00

    PADA 2013 pemerintahan Amerika Serikat pernah mengalami shutdown. Sekitar 800 ribu pegawai negeri di 'Negeri Paman Sam' itu harus dirumahkan tanpa menerima gaji.

  • PAN ke Mana Hendak Pergi?

    03/3/2015 00:00

    NUJUM seorang kader Partai Amanat Nasional (PAN) tak meleset.

  • Angin Lalu

    02/3/2015 00:00

    DI tengah masyarakat selalu ada suara rakyat yang tiada terdengar atau terdengar, tetapi tak didengarkan.

  • Beras

    28/2/2015 00:00

    TIDAK ada satu negara pun di dunia yang tidak mengendalikan harga kebutuhan pokok. Stabilitas harga dijaga karena urusan pangan bukan hanya berkaitan dengan kesejahteraan rakyat, melainkan juga bisa memengaruhi sistem pertahanan dan keamanan negara. Amerika Serikat yang menjadi embahnya kapitalisme dan liberalisme sejak 1926 memberi perhatian khusus kepada persoalan pengelolaan pangan. Menteri Pertanian Henry Wallace mengeluarkan kebijakan untuk meningkatkan pendapatan petani dan menjaga daya beli masyarakat. Wallace dikenal sebagai menteri pertanian terbaik AS dan prestasi itulah yang membuat ia diminta menjadi wakil presiden (1941-1945) oleh Presiden Franklin Delano Roosevelt.

  • Jangan Biarkan Susi Sendiri

    27/2/2015 00:00

    HARI-HARI ini dan selanjutnya, kita masih berharap pada seorang Susi. Menteri Kelautan dan Perikanan yang terus galak pada para lanun yang berpuluh tahun menjarah laut kita. Bersyukur tak ada tanda-tanda ia surut lalu menyerah pada para penjarah. Terbayang jika Susi Pudjiastuti hilang nyali karena lelah atau 'terbeli', misalnya, selesailah sebuah riwayat perang besar melawan penjahat laut yang licik dan licin itu.

  • Gejala Gila

    26/2/2015 00:00

    ORANG waras di negeri ini kayaknya perlu lebih mencermati pertambahan orang sakit jiwa serta meningkatnya anjing gila