Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ADA yang sama antara Indonesia dan Korea Selatan. Tahun ini keduanya akan merayakan kemerdekaan ke-70. Indonesia dan Korsel sama-sama menyatakan kemerdekaan begitu Perang Dunia II berakhir. Keduanya tak memiliki apa-apa ketika pertama kali merdeka. Bahkan, karena menjadi bagian dari perang Jepang melawan Sekutu, keadaan kedua negara boleh dikatakan porak-peranda.
RASA sungkan 'melawan' bisa jadi getar dari sebuah karisma pemimpin. Namun, rasa sungkan yang berlebihan dan berujung tak peduli bisa jadi musibah.
HASIL samping reformasi ialah penumpang gelap dan pencuri di tikungan. Keduanya predikat negatif menunjukkan orang tak berkarakter.
ITULAH tema kampanye yang dibawakan capres AS Bill Clinton saat bersaing dengan Presiden George HW Bush pada Pemilu 1992.
BELAJAR tak kaget konon seni menjadi bijaksana. Jujur saya sedang latihan untuk tidak mudah kaget mengarungi demokrasi yang penuh anomali ini.
DUA kali Presiden Jokowi mencabut keputusannya. Pertama pencalonan Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri. Kedua Peraturan Presiden No 39 Tahun 2015 tentang uang muka pembelianmobil pejabat negara.
SLOGAN itu terasa manis saat kampanye pemilihan presiden lalu. Itulah yang dibutuhkan Indonesia apabila tidak ingin masuk middle income trap.
INI ironi kemerdekaan, terjadi justru setelah pengakuan kedaulatan, ketika film impor mulai membanjiri Indonesia. Selain lewat raksasa AMPAI (American Motion Picture Association of Indonesia), juga lewat importir nasional.
KEPASTIAN hukum ialah kepastian banyak lubang. Tak lolos lubang satu, banyak lubang lainnya. Pada mulanya carilah keadilan sampai ke lubang di ujung langit.
KEPUTUSAN pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi kembali menimbulkan guncangan
TIAP kali wakil rakyat hendak menggunakan hak angket, tiap kali itu pula alergi gatalgatal saya kumat.
PARA petani di Lamongan, Jawa Timur, bertepuk tangan ketika Presiden Joko Widodo mencopot sepatunya dan menggulung celana panjangnya.
"APA kabar Indonesia?" tanya seorang motivator dengan penuh gairah dalam sebuah bimbingan wirausaha Indonesia. Para peserta juga menjawab dengan penuh vitalitas, serentak. "Luar biasa!"
ADA bermacam-macam gaya pemimpin berkomunikasi. Ada yang tenang (Bung Hatta). Ada yang bergelora (Bung Karno). Ada yang nyeleneh (Gus Dur). Ada yang santun (SBY).
PRESIDEN Joko Widodo berjanji untuk membawa oleh-oleh dari kunjungannya ke Jepang dan Tiongkok. Oleholeh yang dimaksud ialah investasi.
SAYA kira kita tak basi masih bicara Lee Kuan Yew (1923-2015), pemimpin Singapura yang jadi legenda.
DI era demokrasi ini, sedikitnya empat profesor terjerat kasus korupsi. Keempatnya dari perguruan tinggi berpredikat center of excellence alias pusat kecerdasan, yaitu UI, IPB, ITB, dan UGM.
TIGA bulan pertama 2015, di luar dugaan, kita dihadapkan pada kelesuan ekonomi luar biasa. Padahal, Oktober tahun lalu ekspektasinya begitu tinggi.
INI sungguh pemandangan tak lazim. Perdana Menteri Singapura Lee Kuan Yew melakukan tabur bunga di pusara Usman dan Harun di Kalibata, Jakarta.
DALAM konflik kepengurusan partai muncul harapan agar senior dan sesepuh membantu islah. Harapan itu misalnya terbit dalam kemelut PPP. Tua-tua keladi, makin tua makin berbudi. Karena itu, kearifannya diperlukan agar recok kepengurusan selesai dalam damai. Senior dan sesepuh diminta turun gunung tak hanya terjadi di partai.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved