Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan temuan baru terkait penggunaan dana hasil dugaan pemerasan yang dilakukan oleh Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo (GSW). Uang haram tersebut diduga digunakan untuk memberikan tunjangan hari raya (THR) kepada Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tulungagung.
Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, menyatakan bahwa informasi ini diperoleh berdasarkan pengakuan dari ajudan tersangka, Dwi Yoga Ambal (YOG).
"Uang tersebut digunakan GSW untuk pemberian THR kepada sejumlah Forkopimda di Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Ini berdasarkan pengakuan dari saudara YOG," ujar Asep di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Sabtu (11/4/2026) malam.
Sebagai informasi, unsur Forkopimda di tingkat kabupaten umumnya meliputi Kepala Kepolisian Resor (Kapolres), Komandan Kodim (Dandim), hingga Ketua DPRD setempat.
Selain untuk setoran THR, KPK menduga Gatut Sunu Wibowo memanfaatkan uang hasil pemerasan dari para kepala organisasi perangkat daerah (OPD) untuk menunjang gaya hidup dan kepentingan pribadinya.
"Untuk kepentingan pribadi, seperti pembelian sepatu bermerek ya tentunya, kemudian pembayaran berobat, jamuan makan, dan keperluan pribadi lainnya," ungkap Asep Guntur.
Ironinya, Asep menekankan bahwa Gatut Sunu sebenarnya memiliki anggaran operasional resmi selaku Bupati Tulungagung yang seharusnya cukup untuk menunjang tugas-tugas kedinasannya tanpa harus melakukan pemerasan.
KPK saat ini masih terus mendalami aliran dana tersebut, termasuk kemungkinan adanya pihak lain yang turut menikmati uang hasil pemerasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Penyelidikan difokuskan pada sejauh mana praktik ini telah merugikan keuangan daerah dan mengganggu integritas birokrasi di wilayah tersebut. (Ant/I-2)
KPK rampungkan pemeriksaan 27 pejabat Pemkab Tulungagung dalam kasus dugaan korupsi Bupati nonaktif Gatut Sunu Wibowo. Simak detail pemeriksaannya.
KPK menyita Rp95 juta dan dokumen saat menggeledah Kantor Setda Tulungagung terkait kasus pemerasan pejabat daerah.
KPK ungkap modus korupsi Bupati Tulungagung Gatot Sunu Wibowo yang memeras 15 OPD. Pejabat ditekan menggunakan surat mundur tanpa tanggal dan wajib setor jatah
KPK sita tiga koper dokumen dan uang tunai Rp95 juta dari kantor Pemkab Tulungagung terkait kasus korupsi Bupati nonaktif Gatut Sunu Wibowo.
Komisi Pemberantasan Korupsi terus mengembangkan penyidikan terkait dugaan praktik pemerasan jabatan yang melibatkan Bupati Tulungagung nonaktif Gatut Sunu Wibowo.
KPK mendalami aliran dana dugaan pemerasan oleh Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, menyatakan pihaknya siap menindaklanjuti persoalan Stadion Barombong jika ditemukan bukti awal adanya dugaan tindak pidana korupsi.
MK menjelaskan bahwa tidak semua jabatan publik bisa diperlakukan sama. Jabatan yang diperoleh melalui pemilihan umum, seperti presiden atau anggota DPR.
Bantuan keuangan partai politik dari negara (Banpol) saat ini masih sangat minim, bahkan tidak mencapai dua persen dari total kebutuhan partai.
Penilaian itu merespons temuan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang mencatat sedikitnya 371 politisi terjerat kasus korupsi sejak era reformasi.
Selain aspek keuangan, Doli menekankan pentingnya pembaruan sistem kaderisasi partai agar lebih terstruktur dan berorientasi pada kebutuhan publik.
Partai politik telah memiliki aturan main sendiri yang tertuang dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved