Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Rutinitas penggunaan lensa kontak harian mungkin tampak bekerja dengan baik, tetapi para ahli mengatakan beberapa praktik umum dapat mengancam kesehatan mata.
"Ini adalah kurangnya informasi. Orang-orang tidak diperintahkan untuk melakukan sebagian besar hal-hal yang standar untuk perawatan lensa kontak," kata dokter mata Jeffrey Goshe, MD, seperti dikutip dari situs Cleveland Clinic, baru-baru ini.
Lensa kontak ialah lensa plastik tipis yang digunakan pada mata untuk membantu mengatasi gangguan penglihatan seperti rabun jauh, rabun dekat, mata silinder,atau astigmatisme, dan mata tua. Umumnya, lensa kontak yang digunakan adalah soft lens dan hard lens.
Untuk menjaga kesehatan mata bagi pemakai lensa kontak, Dr. Goshe membagikan apa yang harus dan tidak boleh dilakukan untuk penggunaan lensa kontak yang aman.
1. Jangan tidur dengan lensa kontak.
Saat Anda lelah, menghabiskan waktu untuk mengambil lensa kontak di mata Anda bisa terasa seperti tugas. Tetapi tidur dengan kontak lensa yang masih ada di mata mengurangi aliran oksigen ke mata dan menempatkan Anda pada risiko infeksi.
“Terlepas dari apa yang produsen katakan tentang lensa yang aman untuk dipakai tidur, hampir setiap penelitian tentang infeksi terkait lensa kontak menemukan hubungan kuat antara risiko infeksi dan tidur dengan lensa kontak,” kata Dr. Goshe.
“Ada lensa baru yang disetujui untuk dipakai terus menerus hingga 30 hari, tetapi saya tetap menyarankan pasien saya untuk melepas kontak mereka setiap hari," lanjutnya.
2. Lakukan pemeriksaan mata setiap tahun.
“Jika lensa kontak Anda terlalu longgar atau terlalu ketat, Anda bisa mengalami masalah,” kata Dr. Goshe.
Orang mungkin tidak menyadari bahwa kecocokan lensa mereka dapat berubah sepanjang hidup mereka, dan pemeriksaan tahunan dapat menentukan apakah penyesuaian harus dilakukan.
3. Jangan memakai lensa Anda melewati penggunaan yang direkomendasikan
“Beberapa orang mengatakan mereka memakainya sampai mereka merasa perlu diganti tetapi itu pertanda bahwa sesuatu yang buruk telah mulai terjadi,” kata Dr. Goshe. Itu bisa berupa abrasi pada kornea Anda atau bakteri yang menumpuk di bagian dalam lensa Anda, misalnya.
“Jika lensa Anda dirancang untuk diganti setiap dua minggu, Anda harus menggantinya setidaknya sesering itu,” kata Dr. Goshe.
4. Cuci lensa dan casing dengan benar.
Lensa kontak harus dibersihkan dengan larutan lensa kontak komersial, mengikuti petunjuk yang diberikan oleh produsen. Bersihkan dan keringkan casing Anda setiap hari.
6. Jangan abaikan tanda-tanda peringatan infeksi.
“Jika Anda mengalami rasa sakit, kemerahan, buram, atau sensitif terhadap cahaya, mata Anda mungkin mengalami masalah yang memerlukan perhatian medis,” kata Dr. Goshe.
Apabila salah satu dari gejala ini bertahan selama lebih dari 24 jam, saatnya untuk menemui dokter mata sesegera mungkin. Jika gejalanya parah, Anda harus segera diperiksa.
“Jika ditangani segera, sebagian besar masalah terkait lensa kontak tidak mengarah pada masalah penglihatan jangka panjang,” kata Dr. Goshe. "Namun, dalam kasus yang parah, jaringan parut, penglihatan berkurang, atau kebutaan dapat terjadi," lanjutnya. (M-2)
Dokter spesialis mata dr. Florence Meilani Manurung menjelaskan katarak juvenil pada usia muda, faktor pemicu, hingga target operasi katarak nasional.
Dokter spesialis mata dr. Amir Shidik memperingatkan bahaya penggunaan obat tetes mata steroid tanpa resep yang dapat memicu katarak dan glaukoma.
Dokter spesialis mata dr. Amir Shidik menyarankan penggunaan kacamata pelindung UV untuk mencegah katarak. Simak tips memilih kacamata yang tepat di sini.
Dokter spesialis mata dr. Amir Shidik menjelaskan mengapa katarak sering tidak disadari dan apa saja gejala awal yang perlu diwaspadai.
Dokter spesialis mata dr. Amir Shidik menegaskan operasi adalah satu-satunya jalan sembuhkan katarak. Simak fakta, mitos, dan faktor risikonya di sini.
Kenali penyebab buta warna atau discromatopsia, faktor keturunan melalui kromosom X, serta metode deteksi menggunakan Buku Ishihara menurut pakar IPB.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja membagikan tips menjaga kelembapan kulit bayi dan memilih material popok yang tepat untuk cegah iritasi.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja membagikan tips menjaga kesehatan kulit anak di tengah cuaca panas, mulai dari pelembap hingga nutrisi.
Psikolog HIMPSI Devi Yanti membagikan tips bagi orang tua agar anak mau bercerita tentang kegiatannya di daycare melalui pertanyaan terbuka dan media bermain.
Psikolog Devi Yanti membagikan panduan memilih tempat penitipan anak (daycare) yang aman, legal, dan transparan guna mencegah kekerasan pada anak.
Dokter spesialis kulit dr. Arini Astasari Widodo menyarankan perawatan kulit dilakukan 6 bulan sebelum pernikahan demi hasil maksimal dan makeup menempel sempurna.
Dokter estetika dr. Dewita Kamaruddin menyarankan jamaah haji gunakan SPF 50-80 untuk proteksi maksimal di cuaca ekstrem Tanah Suci. Simak tips lengkapnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved