Tips Skincare Jamaah Haji: Pentingnya SPF Tinggi dan Persiapan Kulit

Basuki Eka Purnama
28/4/2026 05:25
Tips Skincare Jamaah Haji: Pentingnya SPF Tinggi dan Persiapan Kulit
Ilustrasi--Jamaah haji dari berbagai negara melakukan Tawaf Ifadah di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, Senin (9/6/2025).(ANTARA FOTO/Andika Wahyu)

MENGHADAPI cuaca ekstrem di Tanah Suci, jamaah haji memerlukan perlindungan ekstra untuk menjaga kesehatan kulit. Paparan sinar matahari yang menyengat dapat menyebabkan kulit terbakar hingga risiko kanker kulit jika tidak diproteksi dengan benar.

Dokter ahli estetika dari Miracle Ultimate Clinic, dr. Dewita Kamaruddin BMedSCi (Hons.), menekankan pentingnya penggunaan tabir surya atau sunscreen dengan kadar Sun Protection Factor (SPF) yang tinggi bagi para jamaah.

Proteksi Maksimal dengan SPF Tinggi

Menurut Dewita, penggunaan tabir surya dengan rentang SPF 50 hingga 80 sangat dianjurkan. Angka SPF ini menunjukkan tingkat kemampuan produk dalam melindungi kulit dari sinar UVB yang menjadi penyebab utama sunburn.

"Pakai saja SPF high. SPF 80 ada. Itu untuk seharian masih oke," ujar Dewita dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (28/4). Ia menjelaskan bahwa dengan SPF yang tinggi, perlindungan dapat bertahan lebih lama, bahkan hingga lima jam tanpa perlu pengaplikasian ulang sesering mungkin.

Panduan Penggunaan Tabir Surya yang Tepat

Agar perlindungan bekerja optimal, Dewita membagikan beberapa aturan teknis dalam menggunakan tabir surya bagi jamaah haji:

Aspek Rekomendasi Dokter
Kadar SPF Minimal SPF 50 hingga SPF 80
Takaran Penggunaan Sebanyak 2 ruas jari
Waktu Aplikasi 20 menit sebelum beraktivitas di luar ruangan
Kondisi Re-apply Saat berkeringat atau wajah basah (setelah dikeringkan)

Persiapan Kulit Sebelum Keberangkatan

Selain perlindungan harian, Dewita juga menyarankan jamaah untuk melakukan persiapan kulit setidaknya dua minggu sebelum berangkat ke Tanah Suci. Hal ini bertujuan untuk memperkuat skin barrier agar kulit tidak kusam akibat perubahan cuaca yang drastis.

Beberapa perawatan medis yang disarankan meliputi pemberian nutrisi kulit melalui skin booster Salmon DNA, penggunaan hyaluronic acid untuk menjaga kelembapan, hingga prosedur facial atau peeling ringan.

"Pada saat kita sudah ke luar negeri itu cuacanya masih berubah ekstrem dibandingkan dengan di Indonesia, maka wajah bisa terlihat lebih kusam. Penting sekali untuk merawat sebelum berangkat," tambahnya.

Ia juga menyarankan jamaah untuk berkonsultasi dengan dokter guna mendapatkan resep obat anti-iritasi sebagai langkah berjaga-jaga selama menjalankan ibadah haji. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya