Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENGHADAPI cuaca panas yang ekstrem, kesehatan kulit anak memerlukan perhatian ekstra dari orangtua. Karakteristik kulit anak yang cenderung lebih tipis dibandingkan orang dewasa membuatnya lebih rentan mengalami masalah kesehatan saat suhu udara meningkat.
Dokter spesialis kulit, dr. July Iriani Rahardja, SpDVE, MM, FINSDV, menjelaskan bahwa struktur kulit anak yang tipis menyebabkan proses penguapan air terjadi lebih cepat. Kondisi ini memicu kulit menjadi mudah kering dan sensitif.
"Kulit anak lebih tipis dan mudah kehilangan air, jadi lebih mudah menjadi kering. Jadi satu, harus tetap pakai pelembap," ujar July, dikutip Selasa (28/4).
Lulusan Universitas Padjajaran ini menekankan bahwa penggunaan pelembap tidak boleh terbatas pada area tertentu saja, seperti area popok, melainkan harus diaplikasikan ke seluruh tubuh secara merata. Hal ini bertujuan untuk mencegah munculnya ruam dan iritasi akibat kekeringan.
Ia menyarankan agar orangtua mengoleskan pelembap setidaknya dua kali sehari, terutama setelah mandi. Jika aktivitas anak cukup tinggi atau cuaca sangat menyengat, frekuensi pengolesan dapat ditambah sesuai kebutuhan.
Selain hidrasi dari luar melalui pelembap, July juga mengingatkan pentingnya perlindungan fisik saat anak beraktivitas di luar ruangan. Penggunaan alat pelindung seperti topi, kacamata hitam, dan krim tabir surya (sunscreen) sangat dianjurkan untuk meminimalisir paparan langsung sinar ultraviolet.
Aspek lain yang tidak kalah penting adalah menjaga kebersihan kulit dengan produk yang tepat. July menyarankan penggunaan sabun pembersih yang bersifat lembut (mild) agar tidak merusak lapisan pelindung alami kulit anak.
Terakhir, kesehatan kulit juga harus didukung dari dalam. Konsumsi makanan bergizi seimbang sesuai kebutuhan tumbuh kembang anak menjadi fondasi utama agar kulit tetap sehat dan memiliki daya tahan yang baik terhadap perubahan cuaca. (Ant/Z-1)
| Aspek Perawatan | Rekomendasi Dokter |
|---|---|
| Penggunaan Pelembap | Minimal 2 kali sehari (setelah mandi) ke seluruh tubuh. |
| Produk Pembersih | Gunakan sabun yang lembut (mild) dan berkualitas bagus. |
| Perlindungan Luar | Topi, kacamata hitam, dan krim tabir surya (sunscreen). |
| Nutrisi | Makanan bergizi seimbang sesuai kebutuhan usia anak. |
Anggi Marito harus beradu pendapat dengan orangtua dan mertuanya saat disarankan untuk memakai cairan seperti minyak kelapa, yang dulu dipercaya dapat menyembuhkan ruam.
Cuaca panas ekstrem di Mekah jadi ancaman serius bagi jemaah haji. Petugas imbau tidak memforsir ibadah, jaga istirahat dan cairan demi hindari heat stroke.
Pejalan kaki menggunakan payung untuk melindungi diri dari cuaca terik di kawasan Tosari, Jakarta.
Kebakaran hutan di Jepang, tepatnya di Otsuchi, Prefektur Iwate, menghanguskan 1.373 hektare lahan. 3.000 warga dievakuasi dan personel militer dikerahkan.
Pemerintah imbau jemaah haji 2026 di Madinah waspadai cuaca panas 34 derajat Celcius. Simak data terbaru keberangkatan dan kondisi kesehatan jemaah haji 2026 di sini.
El Nino Godzilla picu panas ekstrem. Apakah virus campak ikut menguat? Simak penjelasan ilmiah lengkapnya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved