Waspada Katarak Usia Muda: Penyebab, Gejala, dan Data Kasus di Indonesia

Basuki Eka Purnama
28/4/2026 09:54
Waspada Katarak Usia Muda: Penyebab, Gejala, dan Data Kasus di Indonesia
Ilustrasi(Freepik)

KATARAK sering kali dianggap sebagai penyakit yang hanya menyerang kelompok lanjut usia (lansia). Namun, fakta medis menunjukkan bahwa kekeruhan lensa mata ini juga dapat mengintai kelompok usia produktif atau yang dikenal dengan istilah katarak juvenil.

Dokter spesialis mata, dr. Florence Meilani Manurung, Sp.M (K), menjelaskan bahwa meski prevalensinya tidak sebanyak katarak senilis (usia tua), katarak juvenil memerlukan perhatian serius. Menurut lulusan Universitas Indonesia ini, kondisi tersebut sering kali tidak disadari oleh mereka yang masih aktif beraktivitas.

Faktor Pemicu Katarak di Usia Muda

Munculnya katarak pada usia produktif biasanya tidak terjadi secara alami sebagaimana proses penuaan, melainkan dipicu oleh faktor eksternal maupun kondisi kesehatan penyerta. Florence mengidentifikasi beberapa penyebab utama, di antaranya:

  • Trauma Mata: Benturan keras, pukulan langsung, atau cedera akibat benda tajam pada area mata.
  • Masalah Metabolisme: Penyakit degeneratif seperti diabetes melitus dan hipertensi.
  • Kondisi Refraksi: Riwayat rabun jauh berat atau miopia tinggi.
  • Faktor Lain: Penggunaan obat-obatan tertentu dalam jangka panjang, faktor genetik, serta pengaruh lingkungan.

Gejala awal yang perlu diwaspadai adalah penurunan kualitas penglihatan secara bertahap.

"Pandangan terasa berkabut, berasap, atau buram meskipun pasien sudah menggunakan kacamata," ujar Florence.

Data dan Penanganan Katarak di Indonesia

Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan No. HK.01.07/Menkes/67/2026, katarak didefinisikan sebagai kekeruhan pada lensa mata yang menyebabkan penurunan tajam penglihatan secara progresif. Penyakit ini tetap menjadi salah satu penyebab utama kebutaan di tanah air.

Berikut adalah data statistik dan target penanganan katarak di Indonesia berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan:

Indikator Data / Target
Estimasi Kasus Kebutaan akibat Katarak (2025) 600.000 – 650.000 kasus
Realisasi Operasi Katarak (2025) 634.642 orang (92% dari target)
Target Peta Jalan Kesehatan Penglihatan 2025–2030 Minimal 60% penderita mendapat layanan operasi
Program Dukungan Pemerintah (2026) Cek Kesehatan Gratis (CKG) & Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)

Langkah Pencegahan

Meskipun katarak adalah bagian dari proses penuaan alami—serupa dengan rambut yang memutih—risikonya dapat ditekan dengan pola hidup sehat. Florence menyarankan masyarakat untuk selalu menggunakan kacamata pelindung saat beraktivitas di luar ruangan guna menghindari paparan sinar UV berlebih dan risiko cedera mata.

Pemerintah juga terus memperkuat akses layanan melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) 2026 untuk deteksi dini, serta memastikan prosedur operasi katarak tetap dijamin oleh skema JKN bagi seluruh masyarakat Indonesia. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya