Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KATARAK sering kali dianggap sebagai penyakit yang hanya menyerang kelompok lanjut usia (lansia). Namun, fakta medis menunjukkan bahwa kekeruhan lensa mata ini juga dapat mengintai kelompok usia produktif atau yang dikenal dengan istilah katarak juvenil.
Dokter spesialis mata, dr. Florence Meilani Manurung, Sp.M (K), menjelaskan bahwa meski prevalensinya tidak sebanyak katarak senilis (usia tua), katarak juvenil memerlukan perhatian serius. Menurut lulusan Universitas Indonesia ini, kondisi tersebut sering kali tidak disadari oleh mereka yang masih aktif beraktivitas.
Munculnya katarak pada usia produktif biasanya tidak terjadi secara alami sebagaimana proses penuaan, melainkan dipicu oleh faktor eksternal maupun kondisi kesehatan penyerta. Florence mengidentifikasi beberapa penyebab utama, di antaranya:
Gejala awal yang perlu diwaspadai adalah penurunan kualitas penglihatan secara bertahap.
"Pandangan terasa berkabut, berasap, atau buram meskipun pasien sudah menggunakan kacamata," ujar Florence.
Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan No. HK.01.07/Menkes/67/2026, katarak didefinisikan sebagai kekeruhan pada lensa mata yang menyebabkan penurunan tajam penglihatan secara progresif. Penyakit ini tetap menjadi salah satu penyebab utama kebutaan di tanah air.
Berikut adalah data statistik dan target penanganan katarak di Indonesia berdasarkan laporan Kementerian Kesehatan:
| Indikator | Data / Target |
|---|---|
| Estimasi Kasus Kebutaan akibat Katarak (2025) | 600.000 – 650.000 kasus |
| Realisasi Operasi Katarak (2025) | 634.642 orang (92% dari target) |
| Target Peta Jalan Kesehatan Penglihatan 2025–2030 | Minimal 60% penderita mendapat layanan operasi |
| Program Dukungan Pemerintah (2026) | Cek Kesehatan Gratis (CKG) & Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) |
Meskipun katarak adalah bagian dari proses penuaan alami—serupa dengan rambut yang memutih—risikonya dapat ditekan dengan pola hidup sehat. Florence menyarankan masyarakat untuk selalu menggunakan kacamata pelindung saat beraktivitas di luar ruangan guna menghindari paparan sinar UV berlebih dan risiko cedera mata.
Pemerintah juga terus memperkuat akses layanan melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) 2026 untuk deteksi dini, serta memastikan prosedur operasi katarak tetap dijamin oleh skema JKN bagi seluruh masyarakat Indonesia. (Ant/Z-1)
Dokter spesialis mata dr. Amir Shidik memperingatkan bahaya penggunaan obat tetes mata steroid tanpa resep yang dapat memicu katarak dan glaukoma.
Dokter spesialis mata dr. Amir Shidik menyarankan penggunaan kacamata pelindung UV untuk mencegah katarak. Simak tips memilih kacamata yang tepat di sini.
Dokter spesialis mata dr. Amir Shidik menjelaskan mengapa katarak sering tidak disadari dan apa saja gejala awal yang perlu diwaspadai.
Dokter spesialis mata dr. Amir Shidik menegaskan operasi adalah satu-satunya jalan sembuhkan katarak. Simak fakta, mitos, dan faktor risikonya di sini.
Kenali penyebab buta warna atau discromatopsia, faktor keturunan melalui kromosom X, serta metode deteksi menggunakan Buku Ishihara menurut pakar IPB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved