Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KELUARGA korban penembakan di jalan tol Jakarta-Cikampek kilometer 50 meminta keadilan untuk membuka tabir kejadian yang menewaskan enam anggota Front Pembela Islam (FPI) pada Senin lalu. Hal ini diungkapkan perwakilan keluarga korban yang hadir gedung Senayan Jakarta dalam mengadukan nasib mereka kepada Komisi III DPR.
Keluarga korban, Anandra, sebagai kakak kandung korban Ahmad Suci Khadafi menekankan tidak ada barang korban yang ditemukan atau dikembalikan kepada keluarga. Hal tersebut membuat keluarga menjadi heran dan curiga.
“Tidak ada barang-barang korban yang diberikan kepada kami seperti handphone. Tolong kembalikan kepada kami karena di handphone itu ada juga foto-foto keluarga,” ucapnya.
Setelah kejadian keluarga korban tidak menerima ancaman. Tapi mereka merasa resah dengan kedatangan awak media yang datang terus menerus. "Iya kami merasa resah karena wartawan datang bertanya dan melihat-lihat sekitar rumah."
Menurut kuasa hukum keluarga korban, Aziz Yanuar, setelah kejadian pada hari yang sama, FPI langsung menghubungi Komnas Ham yang kemudian datang ke Petamburan Jakarta Barat.
"Kami langsung menghubungi Komnas Ham untuk kemudian melakukan investigasi ke beberapa orang yang ada dalam iring-iringan, keluarga korban, dan terkait klaim kepemilikan senjata. Kami berupaya mengambil jenazah. Kami punya banyak barang bukti dan saksi," tuturnya.
Di sisi lain anggota Komisi III Fraksi Nasdem Taufik Basari bertanya terkait keluarga korban yang mungkin sudah mendapatkan keterangan langsung dari polisi terkait kejadian tersebut. "Apakah sudah medapatkan penjelasan dari pihak kepolisian atau jenasah saja tanpa ada surat keterangan?"
Anggota Komisi III Fraksi PDIP Arteria Dahlan meminta penjelasan status korban sebagai pengawal khusus dan lingkup kegiatannya, termasuk jumlah dan senjata. "Bisakah dihadirkan dan memang bisa meyakinkan kalau pada saat itu anggota keluarga memang tidak dipersenjatai?" pintanya. (OL-14)
Pengalaman pemerintahan sebelumnya yang menunjukkan bahwa besarnya dukungan parlemen tidak selalu berbanding lurus dengan efektivitas pemerintahan.
Ambang batas berjenjang sebagai sesuatu yang masih bisa dirumuskan secara fleksibel agar diterima berbagai pihak.
Asror alias Ruben yang juga mantan Wakil Direktur PT Raja Nusantara Berjaya (RNB) didalami keterkaitannya dengan proyek pengadaan tenaga outsourcing yang berlangsung
KPK mengungkap tingkat kepatuhan LHKPN anggota DPRD hanya 41,22%. Simak alasan mengapa transparansi harta penting untuk melindungi legislator dari fitnah dan konflik kepentingan
Ia menyoroti video yang beredar memperlihatkan kendaraan dinas digunakan di luar konteks pekerjaan, bahkan diduga untuk keperluan keluarga di luar kota.
Pengecekan terhadap kekokohan pohon dan tiang reklame perlu dilakukan secara menyeluruh. Sebab, sejumlah pohon di Kota Bandung dinilai sudah mulai keropos dan rawan tumbang
KAKORLANTAS Polri memastikan akan melakukan evaluasi terhadap perusahaan taksi listrik hijau atau Green SM menyusul kecelakaan kereta KRL di Bekasi Timur, Senin (27/4)
Barisan Rakyat Cinta TNI (BRCT) menggelar aksi unjuk rasa di depan Mahkamah Konstitusi di Jakarta pada Rabu (22/4).
Polri mengungkap berbagai modus haji ilegal yang merugikan jemaah, mulai dari penyalahgunaan visa hingga skema ponzi. Simak detail lengkapnya di sini.
Kepercayaan penuh yang diberikan Presiden Prabowo kepada Kapolri Listyo Sigit merupakan fondasi yang kuat bagi operasionalisasi agenda anti-penyelundupan.
TS alias Ki Bedil ditangkap oleh Satresmob Bareskrim Polri terkait penjualan senjata api ilegal di Jawa Barat. Ki Bedil menjual senjata api ilegal selama 20 tahun. fakta-fakta soal Ki Bedil
Modus pertama melibatkan pengoplosan dan konversi ilegal, di mana isi LPG 3 kg bersubsidi dipindahkan ke tabung nonsubsidi untuk dijual dengan harga pasar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved