KPK Periksa Wakil Ketua DPRD Pekalongan Terkait Dugaan Korupsi Jasa Outsourcing

Supardji Rasban
20/4/2026 22:53
KPK Periksa Wakil Ketua DPRD Pekalongan Terkait Dugaan Korupsi Jasa Outsourcing
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalokangan, M. Asror alias Ruben Prabu Faza.(Ist)

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) masih terus menelusuri aliran dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan, Jawa Tengah. Pemeriksaan kali ini penyidik KPK menghadirkan unsur pimpinan DPRD yang juga Sekjen DPC Golkar Kabupaten Pekalongan, M. Asror alias Ruben Prabu Faza di Mapolres Pekalongan Kota.

Asror alias Ruben yang juga mantan Wakil Direktur PT Raja Nusantara Berjaya (RNB) didalami keterkaitannya dengan proyek pengadaan tenaga outsourcing yang berlangsung dalam rentang 2023 hingga 2026. Perusahaan tersebut sebelumnya disebut-sebut memiliki kedekatan dengan lingkaran kekuasaan.

Dicecar pertanyaan jurnalis yang sudah menunggu lama, Ruben mengaku pertanyaan yang diajukan penyidik KPK belum terlalu banyak.

“Enggak banyak sih, masih seputar outsourcing ya,” ujar Ruben, Senin (20/4/2026).

Tanggapan singkat itu menegaskan bahwa KPK tengah mengunci satu pintu masuk penting proyek outsourcing yang nilainya tidak kecil.

Berdasarkan data Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Kabupaten Pekalongan, sepanjang 2026 saja tercatat sedikitnya 12 paket pengadaan yang berkaitan dengan PT RNB, dengan total nilai mencapai Rp 4,4 miliar. Sejumlah paket di antaranya secara langsung berkaitan dengan penyediaan tenaga outsourcing.

Meski belum banyak bicara, sikap Ruben yang memilih 'mengikuti saja' proses pemeriksaan mengindikasikan bahwa penyidikan tidak berlangsung singkat. Ia juga memastikan pemeriksaan akan berlanjut usai jeda istrihat.

“Ya kita mengikuti saja nanti. Ini masih istirahat, masih sambung lagi nanti,” ucap Ruben. (JI)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya