Headline
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Surya Paloh tegaskan Partai NasDem akan lapang dada melakukan transformasi regenerasi.
Kumpulan Berita DPR RI
BERBINCANG sepak bola Indonesia ialah berbicara tentang kekuatan di masa silam, baru setelah itu kisruh yang tak kunjung padam.
DI awal tulisan ini, sebaiknya saya berterus terang bahwa saya terusik kerinduan tampilnya Wakil Presiden Jusuf Kalla kurang lebih seperti yang dulu.
BAGI kalangan bisnis, istilah itu sangatlah mereka pahami. Pesannya tidak ada jalan mudah meraih keberhasilan. Kita harus mau menerima rasa sakit apabila ingin menikmati keuntungan. Hal itulah yang ingin kita sampaikan kepada pemimpin negeri ini dalam memenuhi kebutuhan energi.
SAYA masih menyimpan memori ketika kanak-kanak menyaksikan pemilihan kepala desa. Ada lima kandidat, masing-ma-sing punya simbol hasil perkebunan. Misalnya kandidat A, simbolnya padi, B kelapa, dan seterusnya. Mereka berjejer duduk di atas panggung dengan simbol diikat di sebuah tiang.
DUA hari lalu (Selasa, 14/4) Presiden Jokowi makan siang bersama sejumlah pengamat politik di Istana Negara. Mereka ialah kalangan intelektual yang pendapat dan komentarnya sering muncul di media. Yang dihidangkan lauk santapan rakyat seperti tempe, ayam goreng, dan sayur lodeh.
ADA yang sama antara Indonesia dan Korea Selatan. Tahun ini keduanya akan merayakan kemerdekaan ke-70. Indonesia dan Korsel sama-sama menyatakan kemerdekaan begitu Perang Dunia II berakhir. Keduanya tak memiliki apa-apa ketika pertama kali merdeka. Bahkan, karena menjadi bagian dari perang Jepang melawan Sekutu, keadaan kedua negara boleh dikatakan porak-peranda.
RASA sungkan 'melawan' bisa jadi getar dari sebuah karisma pemimpin. Namun, rasa sungkan yang berlebihan dan berujung tak peduli bisa jadi musibah.
HASIL samping reformasi ialah penumpang gelap dan pencuri di tikungan. Keduanya predikat negatif menunjukkan orang tak berkarakter.
ITULAH tema kampanye yang dibawakan capres AS Bill Clinton saat bersaing dengan Presiden George HW Bush pada Pemilu 1992.
BELAJAR tak kaget konon seni menjadi bijaksana. Jujur saya sedang latihan untuk tidak mudah kaget mengarungi demokrasi yang penuh anomali ini.
DUA kali Presiden Jokowi mencabut keputusannya. Pertama pencalonan Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri. Kedua Peraturan Presiden No 39 Tahun 2015 tentang uang muka pembelianmobil pejabat negara.
SLOGAN itu terasa manis saat kampanye pemilihan presiden lalu. Itulah yang dibutuhkan Indonesia apabila tidak ingin masuk middle income trap.
INI ironi kemerdekaan, terjadi justru setelah pengakuan kedaulatan, ketika film impor mulai membanjiri Indonesia. Selain lewat raksasa AMPAI (American Motion Picture Association of Indonesia), juga lewat importir nasional.
KEPASTIAN hukum ialah kepastian banyak lubang. Tak lolos lubang satu, banyak lubang lainnya. Pada mulanya carilah keadilan sampai ke lubang di ujung langit.
KEPUTUSAN pemerintah menaikkan harga BBM bersubsidi kembali menimbulkan guncangan
TIAP kali wakil rakyat hendak menggunakan hak angket, tiap kali itu pula alergi gatalgatal saya kumat.
PARA petani di Lamongan, Jawa Timur, bertepuk tangan ketika Presiden Joko Widodo mencopot sepatunya dan menggulung celana panjangnya.
"APA kabar Indonesia?" tanya seorang motivator dengan penuh gairah dalam sebuah bimbingan wirausaha Indonesia. Para peserta juga menjawab dengan penuh vitalitas, serentak. "Luar biasa!"
ADA bermacam-macam gaya pemimpin berkomunikasi. Ada yang tenang (Bung Hatta). Ada yang bergelora (Bung Karno). Ada yang nyeleneh (Gus Dur). Ada yang santun (SBY).
PRESIDEN Joko Widodo berjanji untuk membawa oleh-oleh dari kunjungannya ke Jepang dan Tiongkok. Oleholeh yang dimaksud ialah investasi.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved