Podiums

  • Sekali lagi Lee

    27/3/2015 00:00

    SAYA kira kita tak basi masih bicara Lee Kuan Yew (1923-2015), pemimpin Singapura yang jadi legenda.

  • Empat Profesor

    26/3/2015 00:00

    DI era demokrasi ini, sedikitnya empat profesor terjerat kasus korupsi. Keempatnya dari perguruan tinggi berpredikat center of excellence alias pusat kecerdasan, yaitu UI, IPB, ITB, dan UGM.

  • Stimulus

    25/3/2015 00:00

    TIGA bulan pertama 2015, di luar dugaan, kita dihadapkan pada kelesuan ekonomi luar biasa. Padahal, Oktober tahun lalu ekspektasinya begitu tinggi.

  • Lee Kuan Yew

    24/3/2015 00:00

    INI sungguh pemandangan tak lazim. Perdana Menteri Singapura Lee Kuan Yew melakukan tabur bunga di pusara Usman dan Harun di Kalibata, Jakarta.

  • Tua-Tua Keladi

    23/3/2015 00:00

    DALAM konflik kepengurusan partai muncul harapan agar senior dan sesepuh membantu islah. Harapan itu misalnya terbit dalam kemelut PPP. Tua-tua keladi, makin tua makin berbudi. Karena itu, kearifannya diperlukan agar recok kepengurusan selesai dalam damai. Senior dan sesepuh diminta turun gunung tak hanya terjadi di partai.

  • Cetak Biru Riset

    20/3/2015 00:00

    RISET kita ialah dunia tanpa 'nama'.

  • Jalan Tol

    19/3/2015 00:00

    MEMBAYAR dan tersiksa kemacetan. Itulah ketidakadilan di tol dalam Kota Jakarta. Bertambah celaka tarif tol naik terus, begitu pula kemacetannya.

  • Momentum

    18/3/2015 00:00

    DALAM ekonomi dan pembangunan negara, momentum sangatlah penting. Keberhasilan pembangunan sebuah negara ditentukan kemampuan pemimpinnya untuk memanfaatkan momentum.

  • Orang-Orang Malang

    17/3/2015 00:00

    JIKA hukum jadi menakutkan, ia mungkin teror bagi yang menerimanya. Jika hukum tak adil, bisa jadi ia tirani.

  • Neurosis Rupiah

    16/3/2015 00:00

    KETIKA terjadi gonjang-ganjing rupiah, untuk menenangkan hati publik, angka psikologis dan fundamental ekonomi pernah dimainkan dalam orkestrasi paradox in harmony.

  • Ayo Kerja!

    14/3/2015 00:00

    KAMPANYE itu dimulai Presiden Jokowi dari Nanggroe Aceh Darussalam

  • Air Mata

    13/3/2015 00:00

    THOMAS Stamford Raffles (1781-1826) menangis ketika harus meninggalkan Jawa dan Sumatra. Gubernur Jenderal Hindia Belanda (1811-1816) paling ternama itu berurai air mata karena merasa kehilangan 'miliknya' yang paling berharga.

  • Strong Leader

    12/3/2015 00:00

    SEJAUH ini belum pernah terdengar ada yang bilang negara ini memerlukan pemimpin yang lemah. Jika pemimpin jenisĀ  itu yang dibutuhkan, tanpa ragu saya segera melamar. Saya yakin lulus fit and proper test, bahkan nilai terbaik, berkat sangat lemahnya kepemimpinan saya.

  • Rupiah

    11/3/2015 00:00

    SEORANG teman pengusaha menceritakan pemerintah sekarang ini serius sekali memeriksa pajak. Tidak tanggung-tanggung, petugas Direktorat Jenderal Pajak membawa anggota Badan Reserse dan Kriminal Kepolisian Indonesia untuk datang ke perusahaan-perusahaan.

  • Menunggu Bangkit

    10/3/2015 00:00

    TAK ada kegembiraan di Barclaycard Arena, Birmingham, Inggris. Minggu (8/3) malam harapan satu-satunya Indonesia di final All England 2015, ganda campuran Tantowi Ahmad/Lilyana Natsir (Owi/Butet), dihempaskan Chang Nan/Zhao Yunlei dari Tiongkok.

  • Martabak

    09/3/2015 00:00

    BERAPAKAH harga martabak? Berapakah pula harga martabat? Dari sudut idealisme, jarak keduanya mestinya jauh sekali, bagaikan langit dan bumi.

  • AIR

    07/3/2015 00:00

    AIR merupakan kebutuhan vital bagi manusia. Orang masih bisa tidak makan beberapa hari, tetapi tidak mungkin untuk tidak minum.

  • Pelajaran Beras

    06/3/2015 00:00

    REKTOR Universitas Halu Uleo, Sulawesi Tenggara, Usman Rianse, pernah bercerita, satu-satunya motivasi ia menjadi pegawai negeri ketika muda ialah ingin makan nasi.

  • Lalat juga Punya Limpa

    05/3/2015 00:00

    Legawa, lapang dada, jiwa besar, merupakan kualitas langka. Kualitas hebat itu tak bisa tegak sendirian tanpa pihak lain.

  • Anggaran

    04/3/2015 00:00

    PADA 2013 pemerintahan Amerika Serikat pernah mengalami shutdown. Sekitar 800 ribu pegawai negeri di 'Negeri Paman Sam' itu harus dirumahkan tanpa menerima gaji.

Foto Terbaru

Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik

LOAD MORE