Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PANGDAM I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Rio Firdianto, menegaskan kesiapan TNI dalam mendukung pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau. Hal ini disampaikannya saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengendalian Karhutla yang digelar di Balai Serindit, Rumah Dinas Gubernur Riau, Rabu (23/7).
Rakornas yang dipimpin Menkopolkam RI, Budi Gunawan, membahas strategi menghadapi potensi peningkatan Karhutla jelang puncak musim kemarau, khususnya di wilayah rawan seperti Riau.
Dalam forum tersebut, Mayjen TNI Rio Firdianto menyampaikan bahwa Kodam I/Bukit Barisan telah mengerahkan jajaran Korem 031/Wira Bima dan seluruh kekuatan TNI di wilayah Riau untuk bersinergi dengan pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dalam mencegah Karhutla.
“Kami menyiapkan 920 prajurit sebagai Satuan Tugas Darat yang akan bekerja sama dengan BNPB, BPBD, Polda Riau, dan instansi lainnya dalam pengendalian Karhutla. Mudah-mudahan dukungan kami bisa bermanfaat, dan berharap seluruh masyarakat bisa bersama-sama serta bahu membahu untuk menciptakan Riau bebas asap,” ujar Mayjen TNI Rio dalam keterangannya, Kamis (24/7).
Menkopolkam Budi Gunawan menekankan pentingnya penanganan karhutla dari berbagai aspek, termasuk keamanan nasional, ekonomi, dan kesehatan masyarakat, sehingga diperlukan kerja sama lintas sektoral yang cepat dan terintegrasi.
Sementara itu, Menteri LHK, Hanif Faisol Nurofiq, serta Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi, patroli udara, serta penegakan hukum yang tegas dalam pengendalian karhutla. Upaya mitigasi juga terus didorong melalui sistem peringatan dini dan edukasi masyarakat.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menyebut angka kebakaran hutan dan lahan di wilayah Riau telah menurun dari 1.300 menjadi 116 titik hingga Rabu (23/7).
"Ada angka penurunan titik api, di Riau dari awalnya tanggal 16 di angka 1.300, per Rabu angkanya di 116 titik," kata Raja Juli dalam keterangannya, Kamis (24/7).
Disampaikan Raja Juli, penurunan titik api ini merupakan hasil kerjasama berbagai pihak, baik TNI, Polri, BNPB hingga Manggala Agni
Rapat diikuti oleh Gubernur Riau, unsur Forkopimda, para kepala daerah, serta jajaran TNI-Polri di wilayah Riau, dan berlangsung tertib serta produktif. (E-4)
Luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau saat ini telah melejit 20 kali lipat menjadi 8.555,37 hektare dibanding 2025.
DI awal tahun 2026 tren karhutla di Riau kembali meningkat. Hal ini ditandai dengan banyaknya titik api dan meluasnya kawasan terbakar, terutama di wilayah gambut.
KEMENTERIAN Kehutanan (Kemenhut) menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di Provinsi Riau sebagai langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau.
PEMERINTAH Pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga saat ini masih terus menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau.
Fokus penanganan pemadaman karhutla Riau saat ini berada di beberapa desa di Kecamatan Bengkalis dan sekitarnya
PERKEMBANGAN operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau terus berlanjut.
Serangan terhadap personel yang menjalankan mandat tersebut dinilai bertentangan dengan ketentuan internasional yang berlaku.
zat kimia yang digunakan empat oknum prajurit TNI untuk menyerang Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus yakni campuran air aki bekas dan pembersih karat
Awalnya, hakim bertanya soal Edi yang disebut juga terkena cairan saat menyiram Andrie Yunus. Kemudian, saat hakim menanyakan mana Terdakwa I, Edi tampak melamun.
Empat personel TNI didakwa melakukan penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus. Motifnya demi memberi efek jera karena dinilai melecehkan institusi.
Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus terungkap di sidang. Oditur menyebut motif dendam terkait isu revisi UU TNI dan narasi antimiliterisme.
Pihaknya telah melakukan serangkaian langkah sejak pertengahan Maret untuk mendalami kasus tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved