Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
UPAYA pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah titik di Kabupaten Bengkalis, Riau, terus digencarkan. Fokus penanganan pemadaman karhutla Riau saat ini berada di beberapa desa di Kecamatan Bengkalis dan sekitarnya, dengan penguatan personel dari berbagai daerah operasi (daops) Manggala Agni.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatra, Ferdian Krisnanto, mengatakan bahwa di Desa Palkun, Kecamatan Bengkalis, pemadaman memasuki hari pertama bantuan kendali operasi (BKO) dari Daops Pekanbaru dengan satu regu personel.
Tim juga dibantu satu unit alat berat untuk membuat embung sebagai sumber air. Namun, proses pemadaman karhutla Riau belum optimal karena embung yang dibuat masih menunggu terisi air.
“Ini akan terus dicoba dengan skema pindah-pindah pompa jinjing maju ke kepala api dengan sumber air dari embung yang telah dibuat,” kata Ferdian, Selasa (7/4).
Sementara perkembangan positif terjadi di Desa Titi Akar, Kecamatan Rupat Utara. Setelah delapan hari operasi, kebakaran di lokasi tersebut berhasil dituntaskan.
Sebanyak empat tim gabungan yang terdiri dari dua tim Daops Sumatra V/Dumai, satu tim BKO dari Sarolangun, dan satu tim BKO dari Musi Banyuasin, dinyatakan berhasil menyelesaikan pemadaman hingga status clear and clean.
Di Desa Sekodi, Kecamatan Bengkalis, pemadaman masih berlanjut pada hari keempat. Satu regu dari Daops Siak melakukan penanganan bersama dukungan water bombing untuk mempercepat proses pemadaman.
"Kondisi serupa juga terjadi di Desa Kelemantan Barat. Tim menghadapi kendala angin kencang yang menyebabkan api sempat menembus sekat yang telah dibuat. Upaya pemadaman terus dilakukan dengan memperlebar sekat api, meski ketersediaan air terbatas," ujarnya.
Di luar Bengkalis, tepatnya di Desa Gambut Mutiara, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, kabar baik datang setelah kebakaran dinyatakan padam pada hari keempat.
"Tim gabungan dari Daops Rengat dan BPBD telah menyelesaikan proses mopping up hingga status clean and clear," ujarnya.
Selain pemadaman darat, operasi modifikasi cuaca (OMC) juga dilakukan dengan satu sortie penerbangan pada rute Dumai–Rupat. Namun hingga malam hari, belum terdeteksi potensi awan yang dapat dimanfaatkan untuk penyemaian hujan.
"Untuk memperkuat penanganan, satu regu tambahan dari Daops Siak dikerahkan ke Desa Kembung Luar, Bengkalis. Sementara itu, tim BKO dari Musi Banyuasin (Sumatra Selatan) dan Sarolangun (Jambi) mulai melakukan demobilisasi," jelasnya.
Saat ini, Dalkarhut memusatkan kekuatan di wilayah Bengkalis dengan total empat regu yang tersebar di Desa Palkun, Kelemantan Barat, Sekodi, dan Kembung Luar.
“Kami konsentrasi di Bengkalis dengan kekuatan empat regu yang tersebar di beberapa titik. Mohon doa dan dukungan agar proses pemadaman berjalan lancar,” pungkasnya. (H-3)
Luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau saat ini telah melejit 20 kali lipat menjadi 8.555,37 hektare dibanding 2025.
DI awal tahun 2026 tren karhutla di Riau kembali meningkat. Hal ini ditandai dengan banyaknya titik api dan meluasnya kawasan terbakar, terutama di wilayah gambut.
KEMENTERIAN Kehutanan (Kemenhut) menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di Provinsi Riau sebagai langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau.
PEMERINTAH Pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga saat ini masih terus menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau.
PERKEMBANGAN operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Provinsi Riau terus berlanjut.
TIM gabungan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Minggu (26/4) siang berhasil memadamkan terjadinya karhutla.
Menteri LH Hanif Faisol Nurofiq meresmikan Sekretariat ACC THPC di Jakarta sebagai pusat komando regional ASEAN untuk atasi polusi asap lintas batas.
Mengulas kembali luasan lahan terbakar dan dampak masif kebakaran hutan Indonesia tahun 2015 akibat fenomena El Nino ekstrem atau Godzilla El Nino.
TNI Angkatan Udara BNPB terus mengintensifkan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk menanggulangi karhutla Riau.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved