25 Ton Garam Telah Disemai dalam OMC Hujan Buatan Karhutla Riau

Rudi Kurniawansyah
09/4/2026 22:50
25 Ton Garam Telah Disemai dalam OMC Hujan Buatan Karhutla Riau
Helikopter Water Bombing.(MI/Rudi Kurniawansyah)

PEMERINTAH Pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga saat ini masih terus menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau. Kegiatan OMC tahap dua sudah dimulai sejak 28 Maret lalu.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau M Edy Afrizal melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik Jim Gafur mengatakan, OMC dilakukan sebagai upaya untuk menciptakan hujan buatan guna membahasi lahan terutama lahan gambut di Riau. 

“OMC di Riau sudah dilakukan sejak 28 Maret hingga saat ini. Total garam yang sudah disemai sebanyak 25 ton,” kata Jim Gafur, Kamis (9/4).

Dijelaskannya, kegiatan OMC merupakan kegiatan tahap kedua yang dilaksanakan. Sebelumnya juga sudah dilakukan kegiatan serupa pada awal Februari lalu.

“OMC difokuskan di daerah pesisir timur Riau. Yakni di wilayah Kabupaten Bengkalis, Indragiri Hilir, Siak, Pelalawan, dan kota Dumai,” ujarnya.

Selain adanya pesawat OMC, saat ini di Riau juga sudah terdapat dua helikopter untuk kegiatan water bombing. Dengan adanya tambahan bantuan helikopter tersebut, saat ini di Provinsi Riau sudah terdapat empat helikopter untuk penanganan karhutla. Yakni dua helikopter patroli dan juga dua helikopter water bombing.

“Saat ini sudah ada empat helikopter di Riau yang dapat digunakan untuk penanggulangan Karhutla. Dua unit untuk kegiatan patroli dan dua unit untuk water bombing,” ujarnya.

Untuk menambah kekuatan, pihaknya juga sedang mengajukan untuk penambahan helikopter water bombing karena luasan Karhutla di Riau terus bertambah.

“Kami sudah mengajukan kembali untuk helikopter water bombing, saat ini sedang diproses karena untuk helikopter water bombing itu perizinannya cukup panjang,” pungkasnya.(RK/E-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya