Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEBAKARAN Hutan dan Lahan (Karhutla) terus terjadi di sejumlah wilayah di Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).
Plh Kasat Polpp Kanupaten Bangka Achamad Suherman mengatakan potensi kebakaran Hutan dan Lahan di Bangka sangat tinggi.
Ini terjadi menurutnya seiring dengan musim kemarau yang mulai terjadi di Kabupaten Bangka.
"Bangka ini termasuk Kabupaten rawan karhutla di Babel saat musim kemarau,"kata Suherman. Selasa (28/4).
Ia menyebutkan sejumlah wilayah rawan karbutla di Bangka berada di Belinyu, Bakem, Puding dan Lintas Timur Bangka. "Paling rawan di lintas timur Bangka, karena saat kemarau, hampir setiap minggu ada lahan yang terbakar," ujarnya.
Memang diakui Suherman Karhutla terjadi di Bangka tidak seluas di Sumatera. "Di Bangka ini kebakaran hanya lahan, dan tidak luas sehingga mudah untuk dipadamkan, terlebih bukan lahan gambut," terangnya.
Menurut data dari Damkar, luas karthutla di Bangka hingga saat ini sudah mencapai 60 hektare, tersebar di sejumlah titik.
Pihaknya mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan tidak membakar Lahan serta membuang putung rokok sembarang.
"Cuaca seperti sekarang ini, kami imbau warga jangan bakar sampah sembarangan dan jangan buang puntung rokok sembarangan,"ucapnya.(H-2)
Edukasi kepada masyarakat menjadi fokus utama dalam strategi pencegahan. Karena, kesadaran warga adalah faktor krusial dalam mengurangi risiko karhutla.
Salah satu dampak bencana adalah kekeringan akibat musim kemarau panjang. Warga Pekanbaru juga diingatkan untuk tidak membakar lahan.
Enam kabupaten/kota rawan karhutla di Kalsel meliputi Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Utara, Barito Kuala dan Tanah Laut.
Sebanyak 195 personel yang tergabung dalam 13 regu Manggala Agni telah dikerahkan untuk memperkuat penanganan di lapangan.
Selaras informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), musim kemarau tahun 2026 di Jambi diperkirakan secara bertahap akan muncul pada bulan April.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved