Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RENCANA teknologi modifikasi cuaca (TMC) hujan buatan guna mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau yang seharusnya dimulai Agustus ini belum dapat dilakukan. Pasalnya, tim TMC Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) hingga kini masih menunggu dukungan armada pesawat dari TNI.
"Kami masih menunggu dukungan armada pesawat dari TNI untuk operasi TMC di Riau. Untuk yang di Kalteng (Kalimantan Tengah) sudah dimulai sejak Selasa (8/8) ini," kata Koordinator Laboratorium TMC BRIN Budi Harsoyo kepada Media Indonesia, Rabu (9/8).
Pesawat cassa 212 TNI AU adalah jenis pesawat yang biasanya digunakan untuk proses pelaksanaan TMC hujan buatan. Menurut Budi, dukungan kesiapan armada pesawat dari TNI sudah dinantikan tim TMC BRIN sejak Juli lalu.
Baca juga: Udara Ibu Kota Kalsel Diselimuti Kabut Asap
Ia mengungkapkan hujan buatan perlu dilakukan pada masa transisi musim hujan dan kemarau. Pasalnya, TMC tidak efektif dilaksanakan pada saat puncak musim kemarau.
"TMC tidak efektif kalau dilakukan saat puncak musim kemarau, karena sudah tidak ada potensi hujannya. Sehingga hasilnya tidak akan optimal," papar Budi.
Baca juga: Atasi Kekeringan, BPBD Klaten Giatkan Penyaluran Bantuan Air Bersih
Ia menambahkan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sudah mengagendakan pelaksanaan TMC di Sumatra Selatan (Sumsel) dan Jambi. "Sementara dengan Badan Restorasi Gambut dan Magrove (BRGM) kami akan melanjutkan di wilayah Kalsel (Kalimantan Selatan) dan Kalteng," jelasnya.
Sejauh ini, lanjutnya, operasi TMC Karhutla di Riau telah dilakukan dua kali periode yaitu selama 11 hari kegiatan dari 17-27 Mei 2023. Kemudian selama 12 hari dari 28 Mei hingga 9 Juni 2023.
Pada kegiatan pertama terdapat jumlah sorti penyemaian garam sebanyak 13 sorti, bahan semai terpakai sebanyak 10.400 kilogram (Kg), dan jumlah jam terbang selama 25 jam 5 menit dengan total hotspot 1 titik. Kemudian pada kegiatan kedua terdapat jumlah sorti sebanyak 14 sorti, bahan semai terpakai sebanyak 11.200 Kg, jumlah jam terbang selama 28 jam 40 menit, dan total hotspot 3 titik.
Sementara itu, berdasarkan data resmi luas karhutla di Provinsi Riau dari update terakhir di situs www.sipongi.menlhk.go.id telah mencapai 2.120,98 hektare (Ha). Luas karhutla dihitung berdasarkan analisis citra satelit landsat 8 OLI/TIRS yang dioverlay dengan data sebaran hotspot, serta laporan hasil groundcheck hotspot dan laporan pemadaman yang dilaksanakan Manggala Agni.
Dirincikan luas karhutla Riau di Dumai seluas 738,84 ha, disusul Bengkalis 723,22 ha, Rokan Hilir (Rohil) 245,84 ha, Indragiri Hilir (Inhil) seluas220,49 ha, Kepulauan Meranti 80,64 ha, Kampar 54,09 ha, Siak 21,88 ha, Rokan Hulu (Rohul) 15,19 ha, Pelalawan 10,26 ha, Kuantan Singingi 8,75 ha, dan Pekanbaru seluas 1,78 ha. Sehingga total luas Karhutla Riau telah mencapai 2.120,98 ha. (Z-3)
BRIN meneliti netralisasi medan magnet kereta api usai kecelakaan Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur. Kajian mencakup dampak pada kendaraan dan sistem keselamatan rel.
Di tengah tantangan cuaca ekstrem dan meningkatnya salinitas lahan pesisir, budidaya padi biosalin terbukti menjadi solusi adaptif yang mampu menjaga produktivitas.
Pemkot Jaksel gandeng BRIN kaji pemanfaatan 5,3 ton ikan sapu-sapu hasil tangkapan di Setu Babakan untuk pakan ternak dan pupuk organik.
BRIN menghadirkan inovasi makanan siap saji tanpa api untuk jemaah haji. Teknologi ini memungkinkan pemanasan hanya dengan air dingin, praktis dan aman di Arafah hingga Mina.
Anggur laut merupakan komoditas bernilai ekonomi tinggi dengan permintaan pasar yang terus meningkat.
BRIN kini mengembangkan solusi yang tidak membutuhkan lahan sama sekali, yakni sebuah kapal yang mampu mengolah sampah langsung di atas air.
Serangan terhadap personel yang menjalankan mandat tersebut dinilai bertentangan dengan ketentuan internasional yang berlaku.
zat kimia yang digunakan empat oknum prajurit TNI untuk menyerang Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus yakni campuran air aki bekas dan pembersih karat
Awalnya, hakim bertanya soal Edi yang disebut juga terkena cairan saat menyiram Andrie Yunus. Kemudian, saat hakim menanyakan mana Terdakwa I, Edi tampak melamun.
Empat personel TNI didakwa melakukan penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus. Motifnya demi memberi efek jera karena dinilai melecehkan institusi.
Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus terungkap di sidang. Oditur menyebut motif dendam terkait isu revisi UU TNI dan narasi antimiliterisme.
Pihaknya telah melakukan serangkaian langkah sejak pertengahan Maret untuk mendalami kasus tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved