Nelayan Jepara Didorong Kembangkan Anggur Laut

M Ilham Ramadhan Avisena
20/4/2026 18:56
Nelayan Jepara Didorong Kembangkan Anggur Laut
BAg dan BRIN memberikan edukasi terkait budidaya anggur laut kepada para nelayan.(BRIN)

Upaya memperkuat ketahanan ekonomi nelayan di sekitar PLTU Tanjung Jati B terus dilakukan. PT Pelayaran Bahtera Adhiguna (BAg) melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional untuk mengembangkan budidaya anggur laut di kawasan Pantai Pailus, Jepara. Kegiatan yang berlangsung pada 15-16 April 2026 tersebut menjadi forum diskusi teknis sekaligus penyusunan rencana lanjutan budidaya, dengan melibatkan dua kelompok nelayan di wilayah perairan operasional BAg. 

Program itu tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan hasil produksi, tetapi juga sebagai sumber penghasilan alternatif, terutama saat musim angin timur yang membatasi aktivitas melaut.

Dalam kegiatan tersebut, peneliti BRIN, Dasep Hasbullah, turut hadir memberikan pemaparan mengenai teknik budidaya yang lebih efisien dan adaptif terhadap kondisi cuaca. Diskusi berjalan interaktif, disertai sesi tanya jawab langsung dengan nelayan serta evaluasi praktik budidaya yang telah dijalankan sebelumnya. Menurut Dasep, komoditas anggur laut memiliki peluang ekonomi yang menjanjikan jika dikelola secara tepat dengan pendekatan ilmiah.

"Anggur laut merupakan komoditas bernilai ekonomi tinggi dengan permintaan pasar yang terus meningkat. Dengan teknik budidaya yang tepat dan pengelolaan lingkungan yang baik, produktivitasnya bisa tetap terjaga meskipun menghadapi perubahan cuaca," ujarnya dikutip pada Senin (20/4). 

Melalui kerja sama ini, BRIN memberikan pendampingan berbasis riset mulai dari seleksi bibit unggul, metode budidaya yang efisien, pengelolaan kualitas air, hingga strategi panen yang optimal. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sekaligus menekan risiko kegagalan panen.

Sekretaris Perusahaan BAg, Aditya Yudanto, menyebut kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam menghadirkan program CSR yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat pesisir, khususnya di wilayah operasional BAg Cabang Tanjung Jati, Jepara.

“Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan masyarakat tidak hanya mendapatkan manfaat ekonomi, tetapi juga peningkatan kapasitas melalui transfer ilmu dan teknologi, sekaligus membangun hubungan yang harmonis antara perusahaan dan nelayan,” ujar Aditya.

Selain meningkatkan kemampuan nelayan, program ini juga diarahkan untuk menjaga keseimbangan antara aktivitas masyarakat pesisir dan operasional pelayaran BAg, sehingga tercipta perairan yang aman, tertib, dan saling mendukung.

Ke depan, sinergi antara sektor industri, lembaga riset, dan masyarakat ini diharapkan mampu mendorong anggur laut menjadi komoditas unggulan pesisir sekaligus menjadi model pemberdayaan berbasis riset yang dapat diterapkan di berbagai daerah di Indonesia. (E-3) 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya