Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KASUS pelecehan terhadap anak di bawa umur di Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur tercatat mengalami peningkatan. Hal itu disampaikan Kapolres Sikka AKB Nelson Filipe Diaz Quintas.
Nelson mengatakan bahwa berdasarkan data yang ditangani oleh Polres Sikka pada 2022, ada 40 kasus pelecehan terhadap anak. Kemudian, kata dia, pada tahun ini hingga Mei, sudah ada 10 kasus pelecehan anak dibawah umur yang ditangani oleh Polres Sikka.
Rata-rata anak yang mendapatkan pelecehan berusia 5 sampai 7 tahun. Pelecehan ini dilakukan oleh orang dewasa yang berusia sekitar 60 tahun sampai dengan 70 tahun.
Baca juga: Anak Disabilitas di Jakarta Jadi Korban Rudapaksa, Kenal Pelaku lewat Medsos
"Kasus pelecehan terhadap anak di bawah umur meningkat di Kabupaten Sikka. Semua kasus pelecehan ini kita proses dan tidak ada kata damai. Kita proses semua. Kita tangani ini kasus dengan serius. Kita tidak main-main dengan ini kasus. Rata-rata pelakunya itu berusia 60 tahun sampai dengan 70 tahun," ujar Nelson, Sabtu (13/5).
Nelson mengatakan beberapa pelaku mengatakan tega melakukan hal keji itu karena rasa sayang. Kebetulan korban masih keluarganya.
"Kita pernah ambil keterangan dari pelaku yang usianya 60 tahun sampai 70 tahun. Kita tanya mengapa pelaku tega melakukan pelecehan terhadap anakmu. Pelaku bilang karena terlalu sayang. Ini otak pelaku sudah tidak benar. Jadi orang tua harus menjaga anak-anak dengan baik bukan melakukan pelecehan bahkan melakukan kekerasan terhadap mereka," ujar Nelson.
Baca juga: Guru Ngaji di Sleman Diduga Cabuli Belasan Anak, Korban Diancam
Masyarakat apabila menemukan ada tindakan pelecehan dan kekerasan terhadap anak juga diminta segera lapor ke polisi.
"Saya minta warga segera melaporkan apabila melihat ada kekerasan terhadap anak. Bagi pelaku ancaman itu di atas 10 tahun (penjara) ke atas. Saya minta segera laporkan kepada kita. Tidak ada kata damai bagi pelaku kekerasan terhadap anak, siapapun dia kita tetap proses dan dijebloskan ke penjara," ujar dia.
"Saya turun ke masyarakat, saya selalu sampaikan berkaitan dengan kasus pelecehan terhadap anak. Bayangkan saja pada 2022 ada 40 kasus. Masuk tahun 2023, baru di bulan Mei saja sudah 10 kasus. Jadi saya terus mengingatkan kepada masyarakat agar tidak melakukan pelecehan terhadap anaknya. Tujuannya tidak ada kasus kekerasan terhadap anak di Kabupaten Sikka," kata Nelson. (Z-6)
Smile Train Indonesia rayakan 100.000 operasi sumbing gratis. Bersama Miss Cosmo 2025 dan RS Hermina Galaxy, perkuat layanan komprehensif bagi anak Indonesia.
Kenali perbedaan campak dan flu Singapura pada anak. Mulai dari pola ruam, penyebab virus, hingga risiko komplikasi serius yang perlu diwaspadai orangtua.
Psikolog Devi Yanti mengingatkan orang tua untuk peka terhadap perubahan perilaku anak di daycare. Simak tanda bahaya dan langkah hukum yang perlu diambil.
Psikolog HIMPSI Devi Yanti membagikan tips bagi orang tua agar anak mau bercerita tentang kegiatannya di daycare melalui pertanyaan terbuka dan media bermain.
Sindrom Turner adalah kelainan kromosom pada janin perempuan. Kenali gejala, risiko komplikasi, hingga langkah penanganan medis untuk optimalkan tumbuh kembang.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja meluruskan hoaks larangan mandi bagi anak yang terkena campak atau cacar. Simak tips memandikannya di sini.
Setiap lembaga pengasuhan anak wajib menyediakan fasilitas yang dapat dipantau langsung, seperti CCTV, agar orang tua memiliki akses terhadap apa yang terjadi pada anaknya.
Wihaji menekankan bahwa setiap daycare yang masuk dalam binaan pemerintah harus melalui proses seleksi ketat.
KPAI mengutuk keras kekerasan terhadap 53 anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta. Jasra Putra soroti lemahnya pengawasan dan regulasi daycare di daerah.
Pemkot Banda Aceh resmi menutup Daycare Baby Preneur setelah kasus penganiayaan balita viral. Terungkap bahwa tempat penitipan anak tersebut tidak memiliki izin.
Polresta Banda Aceh menangkap terduga pelaku penganiayaan balita di Daycare Baby Preneur. Kasus terungkap setelah rekaman CCTV viral di media sosial.
Pihak korban menyampaikan tiga kebutuhan utama, yakni penegakan hukum yang transparan, pendampingan menyeluruh, serta jaminan pembiayaan bagi anak-anak korban.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved