Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MEMILIH tempat penitipan anak (daycare) merupakan keputusan besar bagi orangtua bekerja. Namun, pengawasan tidak boleh berhenti setelah anak didaftarkan. Psikolog Devi Yanti, M. Psi., menekankan pentingnya bagi orangtua untuk tetap waspada terhadap setiap perubahan perilaku anak sekecil apa pun.
Bendahara Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) Wilayah Aceh tersebut menyatakan bahwa insting orang tua adalah instrumen deteksi dini yang paling kuat.
"Jangan menunggu sampai ada bukti nyata. Naluri orang tua adalah sinyal yang tidak boleh diabaikan," ujar Devi saat dihubungi pada Senin (27/4).
Devi menyarankan orangtua untuk lebih teliti mencatat perkembangan emosional dan fisik anak. Perubahan drastis pada keseharian anak bisa menjadi indikasi adanya masalah di tempat penitipan. Berikut adalah beberapa tanda yang perlu diwaspadai:
| Kategori Perubahan | Indikator yang Harus Diwaspadai |
|---|---|
| Perilaku Sosial | Anak yang semula aktif tiba-tiba menjadi pendiam atau menarik diri. |
| Respon Emosional | Anak menjadi rewel berlebihan atau menunjukkan ketakutan/penolakan saat akan diantar ke daycare. |
| Kondisi Fisik | Ditemukan luka, memar, atau bekas cedera yang tidak wajar pada tubuh anak. |
| Transparansi Pengelola | Pihak daycare melarang kunjungan mendadak (sidak) oleh orang tua. |
Jika kecurigaan muncul, Devi yang juga berpraktik sebagai psikolog klinis di Rumah Sakit Jiwa Aceh ini memberikan panduan langkah demi langkah yang harus diambil oleh orang tua:
Lebih lanjut, Devi mengingatkan agar orangtua tidak ragu untuk mengambil langkah hukum jika menemukan indikasi pelanggaran atau kekerasan. Menurutnya, tugas orang tua adalah melaporkan, sementara pembuktian secara mendalam adalah ranah aparat penegak hukum.
"Jangan takut melaporkan meski belum ada bukti lengkap, karena investigasi adalah tugas aparat, bukan orang tua. Segera pindahkan anak sembari menunggu proses investigasi. Keselamatan anak adalah prioritas utama, tidak perlu menunggu kepastian hukum untuk mengambil langkah ini," tegasnya.
Dengan sikap proaktif dan keberanian untuk bertindak, orangtua dapat memberikan perlindungan maksimal bagi anak dari potensi bahaya di lingkungan luar rumah. (Ant/Z-1)
Psikolog HIMPSI Devi Yanti membagikan tips bagi orang tua agar anak mau bercerita tentang kegiatannya di daycare melalui pertanyaan terbuka dan media bermain.
Psikolog Sani Budiantini menekankan pentingnya kesiapan mental orangtua dalam menghadapi reaksi anak saat implementasi PP Tunas dan pembatasan gawai.
Roblox memperkenalkan Roblox Kids dan Roblox Select di Indonesia untuk melindungi pengguna di bawah 16 tahun dengan kontrol orang tua yang lebih ketat.
Presiden INA Dr. dr. Luciana B. Sutanto menekankan pentingnya protein dan zat besi untuk kecerdasan anak serta pencegahan stunting dan anemia.
Pengumuman SNBP 2026 memicu refleksi mendalam bagi orang tua. Fokus kini bergeser dari sekadar nama besar kampus ke relevansi kurikulum dan kesiapan kerja.
Smile Train Indonesia rayakan 100.000 operasi sumbing gratis. Bersama Miss Cosmo 2025 dan RS Hermina Galaxy, perkuat layanan komprehensif bagi anak Indonesia.
Kenali perbedaan campak dan flu Singapura pada anak. Mulai dari pola ruam, penyebab virus, hingga risiko komplikasi serius yang perlu diwaspadai orangtua.
Sindrom Turner adalah kelainan kromosom pada janin perempuan. Kenali gejala, risiko komplikasi, hingga langkah penanganan medis untuk optimalkan tumbuh kembang.
Dokter spesialis kulit dr. July Iriani Rahardja meluruskan hoaks larangan mandi bagi anak yang terkena campak atau cacar. Simak tips memandikannya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved