Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGAPAN bahwa anak yang sedang terkena campak atau cacar air dilarang mandi ternyata hanyalah mitos atau hoaks. Dokter spesialis kulit, dr. July Iriani Rahardja, SpDVE, MM, FINSDV, menegaskan bahwa menjaga kebersihan tubuh justru sangat penting selama masa penyembuhan kedua penyakit tersebut.
Menurut July, menjaga tubuh tetap bersih bertujuan agar kulit terhindar dari masalah kesehatan tambahan. Jika anak tidak dimandikan, kotoran dan sisa-sisa salep yang menumpuk di kulit justru berisiko memicu infeksi sekunder.
"Jadi justru harus mandi. Kalau tidak mandi, kulit menjadi kotor dan kotoran menumpuk. Jika ada sisa salep yang tidak dibersihkan, itu bisa menjadi koreng," ujar lulusan Universitas Padjajaran tersebut dalam sebuah diskusi di Jakarta.
Meski diperbolehkan mandi, orangtua harus memperhatikan kondisi fisik anak. Mandi tidak disarankan jika anak dalam keadaan demam tinggi atau sedang merasa sangat kedinginan. Selain itu, suhu air dan jenis sabun yang digunakan juga harus diperhatikan agar tidak mengiritasi kulit yang sedang sensitif.
Berikut adalah panduan praktis memandikan anak yang sedang terkena campak atau cacar berdasarkan saran medis:
| Aspek | Rekomendasi |
|---|---|
| Suhu Air | Hangat suam-suam kuku (36 – 37 derajat Celcius) |
| Jenis Sabun | Sabun yang lembut di kulit (hindari antiseptik keras) |
| Kondisi Tubuh | Tidak sedang demam atau menggigil |
| Penggunaan Antiseptik | Hanya jika ada infeksi bakteri dan atas saran dokter |
Lebih lanjut, July menjelaskan bahwa campak dan cacar merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus. Secara medis, penyakit ini bersifat self-limiting disease, yang artinya dapat sembuh dengan sendirinya seiring dengan menguatnya sistem kekebalan tubuh pasien.
Oleh karena itu, kunci utama penyembuhan bukan sekadar pada obat-obatan luar, melainkan pada penguatan imunitas anak. Orangtua diimbau untuk memastikan anak mendapatkan asupan makanan bergizi seimbang dan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) di rumah. (Ant/Z-1)
DINAS Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cirebon menetapkan empat kecamatan berstatus Kejadian Luar Biasa (KLB) campak.
Kenali perbedaan campak dan flu Singapura pada anak. Mulai dari pola ruam, penyebab virus, hingga risiko komplikasi serius yang perlu diwaspadai orangtua.
Campak atau Measles merupakan infeksi yang disebabkan oleh Measles virus dan termasuk salah satu penyakit paling menular.
Kasus campak 2026 meningkat. Simak kiat dr. Attila Dewanti cegah penularan campak pada bayi di bawah 9 bulan melalui PHBS dan asupan Vitamin D.
Mitos anak kena campak atau cacar tidak boleh mandi ternyata hoaks. Dokter spesialis kulit jelaskan manfaat mandi dan tips aman bagi anak yang sedang sakit.
Menurut Centers for Disease Control and Prevention, virus cacar air tetap “tidur” dalam tubuh dan bisa aktif kembali jadi herpes zoster. Kenali risiko dan pencegahannya.
Virus varicella-zoster dapat aktif kembali saat sistem kekebalan tubuh melemah. Ketika aktif, virus ini tidak lagi menyebabkan cacar air, melainkan muncul sebagai herpes zoster
Dokter spesialis Vito A. Damay memperingatkan virus cacar air tetap tinggal di saraf dan bisa memicu cacar api saat imunitas turun.
Munculnya bintik atau bercak merah pada kulit sering membuat orang tua khawatir, terutama jika terjadi pada anak-anak. Kondisi ini bisa disebabkan oleh sejumlah penyakit yang berbeda.
Musim hujan memicu lonjakan berbagai penyakit infeksi pada anak, mulai dari influenza, campak, hingga cacar air, yang sebenarnya dapat dicegah melalui imunisasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved