Anak Kena Campak atau Cacar Boleh Mandi? Ini Penjelasan Dokter Spesialis

Putri Rosmalia Octaviyani
25/4/2026 15:43
Anak Kena Campak atau Cacar Boleh Mandi? Ini Penjelasan Dokter Spesialis
Dokter spesialis kulit dan kelamin, dr. July Iriani Rahardja.(Dok. Antara)

ANGGAPAN bahwa anak yang sedang menderita campak atau cacar air dilarang mandi ternyata hanyalah mitos belaka. Dokter spesialis kulit dan kelamin, dr. July Iriani Rahardja, menegaskan bahwa menjaga kebersihan tubuh justru sangat penting selama masa penyembuhan.

Menurut dr. July, larangan mandi bagi pasien campak dan cacar adalah informasi yang tidak benar atau hoaks. Ia menjelaskan bahwa menjaga kulit tetap bersih sangat krusial untuk mencegah komplikasi infeksi kulit lainnya.

"Pasien anak yang terkena campak dan cacar tidak boleh mandi itu sebenarnya adalah hoaks. Sebenarnya kenapa tidak boleh mandi, itu kalau anak misalnya keadaannya sedang demam," ujar dr. July dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (24/4/2026).

Mencegah Risiko Infeksi Sekunder

Dokter lulusan Universitas Padjajaran ini menekankan bahwa jika tubuh anak tidak dibersihkan, kotoran dan sisa-sisa salep yang menumpuk di kulit dapat memicu masalah baru.

"Jadi justru harus mandi. Kalau tidak mandi, kulit menjadi kotor dan terjadi penumpukan. Jika ada sisa salep yang tidak dibersihkan, itu bisa memicu timbulnya koreng," tambahnya.

Mandi berfungsi untuk mengangkat kuman dan bakteri yang menempel pada luka cacar atau ruam campak, sehingga risiko infeksi bakteri (infeksi sekunder) dapat diminimalisasi.

Fokus pada Imunitas Tubuh

Lebih lanjut, dr. July menjelaskan bahwa campak dan cacar air disebabkan oleh virus yang bersifat self-limiting disease. Artinya, penyakit ini sebenarnya dapat sembuh dengan sendirinya seiring dengan menguatnya sistem kekebalan tubuh pasien.

"Cacar dan campak pada dasarnya disebabkan oleh virus, dan kita tahu virus itu adalah self-limiting disease. Semua itu akan sembuh dengan sendirinya, tergantung dari imunitas tubuh," jelasnya.

Oleh karena itu, selain menjaga kebersihan fisik melalui mandi yang benar, orang tua diimbau untuk fokus pada penguatan imun anak. Hal ini dapat dilakukan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta memastikan anak mendapatkan asupan makanan bergizi seimbang selama masa pemulihan.

Dengan menjaga kebersihan kulit dan asupan nutrisi yang baik, proses penyembuhan anak dari campak maupun cacar diharapkan dapat berjalan lebih optimal tanpa disertai komplikasi infeksi kulit yang mengganggu. (Ant/H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya