Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan keyakinannya bahwa Selat Hormuz akan kembali dibuka dalam waktu dekat. Optimisme itu ia sampaikan meski ketegangan antara Washington dan Teheran belum sepenuhnya mereda dan kedua pihak baru saja memasuki tahap negosiasi di Pakistan.
Dalam pernyataannya, Trump belum mengungkap langkah konkret yang akan diambil untuk membuka kembali jalur pelayaran strategis tersebut. Namun, ia menegaskan adanya dukungan dari negara lain.
"Negara-negara lain menggunakan selat itu. Jadi kami memang punya negara-negara lain yang datang, dan mereka akan membantu," kata Trump dikutip CNN, Sabtu (11/4).
Ia juga mengakui bahwa upaya membuka kembali Selat Hormuz bukan hal yang mudah. Meski demikian, Trump tetap optimistis jalur vital tersebut dapat segera kembali beroperasi.
"Itu tidak akan mudah. Saya akan mengatakan ini, kami akan membuka itu segera," ujarnya.
Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran terpenting di dunia, dengan sekitar 20 persen pengiriman minyak global dan gas alam cair melintasi kawasan tersebut. Penutupan jalur ini sejak pecahnya konflik dengan Iran dinilai memicu gangguan besar terhadap pasokan energi global. Dampaknya, harga minyak dunia melonjak dan pasar internasional terguncang, sementara aktivitas pelayaran di kawasan tersebut hingga kini masih belum pulih sepenuhnya.
Di tengah kondisi itu, Trump juga dilaporkan merasa kecewa terhadap sekutu-sekutu NATO yang dinilai belum memberikan kontribusi maksimal dalam upaya pengamanan Selat Hormuz.
Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte disebut telah menyampaikan kepada negara-negara Eropa agar segera memberikan komitmen konkret untuk membantu pengamanan jalur tersebut.
Sebelumnya, Trump sempat mengumumkan gencatan senjata yang masih rapuh dengan Iran. Namun hingga kini, pergerakan kapal melalui Selat Hormuz belum sepenuhnya kembali normal. Ketegangan kawasan meningkat sejak serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari. Teheran kemudian membalas dengan serangan ke Israel serta pangkalan militer AS di sejumlah negara Teluk. Rangkaian konflik tersebut dilaporkan telah menelan ribuan korban jiwa dan menyebabkan jutaan orang mengungsi, sekaligus memperparah ketidakstabilan di kawasan Timur Tengah. (E-3)
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Donald Trump menyatakan King Charles III sejalan dalam mencegah Iran memiliki senjata nuklir. Pernyataan disampaikan saat jamuan kenegaraan di AS.
Mantan Direktur FBI James Comey menghadapi dakwaan pidana atas dugaan ancaman terhadap Presiden Donald Trump lewat unggahan media sosial.
FCC memerintahkan peninjauan ulang lisensi siaran TV Disney menyusul desakan Presiden Donald Trump untuk memecat Jimmy Kimmel pasca insiden percobaan pembunuhan.
Gedung Putih mengunggah foto Raja Charles III dan Donald Trump dengan takarir "Dua Raja".
Raja Charles III dan Donald Trump melakukan pertukaran kado simbolis dalam kunjungan kenegaraan ke AS. Dari desain Resolute Desk hingga surat bersejarah John Adams.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militer untuk menyerang target Hizbullah secara masif di Libanon meski gencatan senjata baru diperpanjang.
Presiden AS Donald Trump membatalkan kunjungan pejabat AS ke Pakistan untuk membahas gencatan senjata Iran. Trump sebut pihak Iran "membuang waktu".
Upaya baru untuk membuka jalur dialog antara Amerika Serikat dan Iran kembali digulirkan. Dua utusan Washington dijadwalkan tiba di Islamabad, Pakistan, Sabtu (25/4).
Rupiah melemah ke Rp17.181 per dolar AS dipicu ketidakpastian konflik AS-Iran dan tekanan utang Indonesia 2026. Simak analisis lengkapnya.
Wakil Presiden AS JD Vance dijadwalkan terbang ke Pakistan untuk negosiasi damai dengan Iran. Di tengah blokade Selat Hormuz dan ancaman serangan, akankah kesepakatan tercapai?
AS sita kapal kargo Iran di tengah blokade Selat Hormuz. Meski situasi memanas, sinyal perundingan damai di Pakistan mulai menguat. Akankah Iran hadir?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved