Makna di Balik Kado Diplomasi Raja Charles III untuk Donald Trump di Gedung Putih

Thalatie K Yani
29/4/2026 08:33
Makna di Balik Kado Diplomasi Raja Charles III untuk Donald Trump di Gedung Putih
Raja Charles III dan Donald Trump melakukan pertukaran kado simbolis dalam kunjungan kenegaraan ke AS. Dari desain Resolute Desk hingga surat bersejarah John Adams.(White House)

PERTEMUAN kenegaraan antara Raja Charles III dan Presiden Donald Trump di Gedung Putih pada Selasa (28/4) tidak hanya diwarnai prosesi militer, tetapi juga pertukaran kado yang sarat akan makna sejarah. Di tengah peringatan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat, kedua pemimpin negara ini saling memberikan cendera mata yang merefleksikan kedekatan hubungan Inggris dan Amerika.

Raja Charles III memberikan sebuah bingkai berisi faksimili, salinan premium, dari rencana desain asli tahun 1879 untuk Resolute Desk. Meja ikonik yang kini berada di Ruang Oval tersebut memiliki akar sejarah yang kuat dengan keluarga kerajaan Inggris.

Resolute Desk sendiri merupakan hadiah dari Ratu Victoria kepada Presiden Rutherford B. Hayes pada tahun 1880. Meja ini dibuat dari kayu kapal penjelajah Inggris, H.M.S. Resolute, yang sempat ditinggalkan pada 1854 sebelum akhirnya ditemukan oleh pelaut Amerika dan dikembalikan ke Inggris sebagai tanda persahabatan. Melalui kado ini, Raja Charles seolah mengingatkan kembali ikatan sejarah yang mengikat kedua negara.

Di sisi lain, Presiden Donald Trump memberikan balasan berupa faksimili surat bersejarah dari John Adams kepada John Jay tertahun 1785. Surat tersebut mengisahkan momen saat Adams diterima oleh Raja George III sebagai duta besar AS pertama untuk Britania Raya.

Pihak Istana Buckingham menyatakan pertemuan kala itu sangat bermuatan emosional, di mana sang raja dan mantan bawahannya yang "pernah menjadi musuh bebuyutan" akhirnya bertemu sebagai "negarawan". Dalam surat itu, Raja George menegaskan kesiapannya untuk menerima persahabatan Amerika Serikat.

Sementara itu, Ratu Camilla memberikan bros karya desainer Fiona Rae kepada Ibu Negara Melania Trump. Menariknya, desainer perhiasan tersebut merupakan penerima pinjaman dari King's Trust yang kini memegang Royal Warrant dari sang Raja.

Sebagai balasan, Melania Trump memberikan enam sendok teh perak Tiffany’s English King Sterling Silver serta madu asli dari Gedung Putih. Sendok tersebut diukir dengan inisial (cypher) Ratu Camilla, sedangkan madu yang diberikan merupakan bentuk penghormatan terhadap minat Sang Ratu dalam peternakan lebah dan isu keberlanjutan lingkungan.

Kunjungan empat hari ini merupakan kunjungan kenegaraan pertama Raja Charles III ke Amerika Serikat sejak naik takhta. Setelah upacara penyambutan militer di South Lawn, rangkaian acara diplomasi ini akan memuncak pada jamuan makan malam kenegaraan yang dipandu oleh keluarga Trump malam ini. (People/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya