Trump Sebut Raja Charles Sepakat Cegah Iran Miliki Senjata Nuklir

Ferdian Ananda Majni
29/4/2026 10:13
Trump Sebut Raja Charles Sepakat Cegah Iran Miliki Senjata Nuklir
Donald Trump menyatakan King Charles III sejalan dalam mencegah Iran memiliki senjata nuklir. Pernyataan disampaikan saat jamuan kenegaraan di AS.(AFP)

PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump menyatakan Raja Inggris Charles III memiliki pandangan yang sejalan dengannya dalam mencegah Iran memperoleh senjata nuklir. Pernyataan tersebut disampaikan dalam jamuan makan malam kenegaraan untuk menghormati raja Inggris tersebut pada Selasa (28/4).

Dalam pidatonya, Trump menyinggung situasi di Timur Tengah dan operasi militer AS di kawasan. Ia mengatakan pemerintahannya sedang melakukan sedikit pekerjaan di Timur Tengah saat ini dan mengklaim bahwa situasi berjalan dengan sangat baik.

Trump juga menyebut Iran telah dikalahkan secara militer, tanpa memberikan rincian lebih lanjut, sembari menegaskan kembali sikap tegas Washington terhadap program nuklir Teheran.

"Kami telah mengalahkan lawan tersebut secara militer, dan kami tidak akan pernah membiarkan lawan itu, kami tidak akan pernah membiarkan lawan itu memiliki senjata nuklir," katanya dilansir Anadolu, Rabu (29/4).

Ketegangan di kawasan meningkat sejak Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada 28 Februari, yang kemudian dibalas Teheran dengan serangan terhadap berbagai target yang disebut sebagai kepentingan AS di kawasan Teluk.

Upaya meredakan konflik sempat dilakukan melalui gencatan senjata pada 8 April dengan mediasi Pakistan, diikuti perundingan di Islamabad pada 11-12 April. 

Namun, pembicaraan tersebut berakhir tanpa kesepakatan. Trump kemudian menyatakan gencatan senjata diperpanjang sambil menunggu proposal dari Iran.

Trump Puji Raja Charles

Dalam kesempatan yang sama, Trump juga menyoroti hubungan erat antara Amerika Serikat dan Inggris. Ia menyebut jamuan tersebut sebagai kehormatan besar serta memuji pidato Raja Charles di hadapan Kongres.

"Dia berhasil membuat Demokrat berdiri, saya tidak pernah bisa melakukan itu. Saya tidak percaya! Mereka lebih menyukainya daripada yang pernah mereka sukai dari Republikan atau Demokrat mana pun," ujarnya.

Trump menggambarkan hubungan kedua negara sebagai persahabatan yang tidak seperti yang lain di Bumi.

"Persahabatan kita adalah persahabatan yang berharga, ikatan abadi, dan kisah nyata tentang kepahlawanan dan keterampilan yang luar biasa. Sejarah tidak mengenal kekuatan yang lebih dahsyat daripada kombinasi patriotisme Amerika dan kebanggaan Inggris," katanya.

Kerjasama Strategis

Sementara itu, Raja Charles menegaskan kembali kedekatan hubungan kedua negara dan pentingnya kerja sama strategis.

"Kita telah berdiri bersama melalui masa-masa terbaik dan terburuk," ujarnya.

Ia juga menyoroti peran aliansi seperti NATO dan AUKUS dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks, serta menyinggung konflik yang masih berlangsung di Ukraina.

"Saat ini, kemitraan kita di NATO dan AUKUS memperdalam kerja sama kita dan memastikan bahwa bersama-sama, kita menghadapi tantangan dunia yang semakin kompleks," kata Charles.

PA Media

Hadiah Lonceng

Dalam momen yang lebih santai, Raja Charles juga menyerahkan hadiah simbolis kepada Trump berupa lonceng bersejarah dari kapal angkatan laut yang memiliki nama serupa. "Sebagai penghormatan kepadanya," katanya.

"Malam ini, Tuan Presiden, saya dengan senang hati mempersembahkan kepada Anda, sebagai hadiah pribadi, lonceng asli yang tergantung di menara pengawas milik pahlawan yang namanya sama dengan Anda. Semoga lonceng ini menjadi bukti sejarah bersama dan masa depan cerah bangsa kita," sebutnya.

Ia juga melontarkan candaan terkait komentar Trump tentang sejarah Eropa. "Anda baru-baru ini berkomentar, Tuan Presiden, bahwa jika bukan karena Amerika Serikat, negara-negara Eropa akan berbicara bahasa Jerman. Berani saya katakan bahwa jika bukan karena kami, Anda akan berbicara bahasa Prancis," pungkasnya. (Z-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya