Teheran Murka, Sebut Penyitaan Kapal Touska Iran oleh AS Tindakan Teroris

Ferdian Ananda Majni
21/4/2026 14:22
Teheran Murka, Sebut Penyitaan Kapal Touska Iran oleh AS Tindakan Teroris
Ilustrasi bendera Iran.(Dok. AFP/Kenare)

KEMENTERIAN Luar Negeri Iran pada Selasa (21/4) mengecam keras penyitaan kapal kargo berbendera Iran oleh pasukan Amerika Serikat (AS), yang disebut berusaha menghindari blokade di pelabuhan-pelabuhan Iran. Dalam pernyataan resminya, Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran serius. 

"Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran mengutuk keras tindakan melanggar hukum dan kekerasan dari tentara teroris AS dalam menyerang kapal dagang Iran Touska, yang terjadi pada hari Minggu," demikian isi pernyataan itu dilansir Anadolu, Selasa (21/4).

Iran menilai insiden tersebut sebagai bentuk pembajakan maritim dan tindakan teroris, serta menyatakan bahwa tindakan tersebut melanggar hukum internasional dan kesepakatan gencatan senjata dua minggu dengan Amerika Serikat yang dimulai pada 7 April.

Pemerintah Iran juga menuntut pembebasan kapal Touska beserta seluruh awaknya. 

"Tanpa ragu, Republik Islam Iran akan menggunakan semua kemampuannya untuk membela kepentingan dan keamanan nasionalnya, dan untuk melindungi hak dan martabat rakyat Iran," lanjut pernyataan tersebut, seraya menegaskan bahwa tanggung jawab atas eskalasi lebih lanjut berada di pihak Amerika Serikat.

Di sisi lain, United States Central Command (CENTCOM) menyatakan bahwa kapal tersebut disita di Teluk Oman setelah menolak mematuhi arahan blokade yang diberlakukan oleh AS.

CENTCOM juga mengungkapkan bahwa sejak blokade angkatan laut terhadap pelabuhan Iran dimulai pada 13 April, pasukan Amerika telah memerintahkan sedikitnya 27 kapal komersial untuk berbalik arah atau kembali ke pelabuhan Iran. (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya