Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, secara resmi menginstruksikan militer Israel (IDF) untuk melakukan serangan masif terhadap target-target Hizbullah di Libanon. Perintah ini turun hanya berselang dua hari setelah kesepakatan gencatan senjata diperpanjang selama tiga minggu melalui pembicaraan diplomatik di Washington.
Instruksi tersebut memicu gelombang serangan udara baru di wilayah Libanon Selatan, menyusul serangkaian serangan mematikan, Sabtu (25/4), yang menewaskan sedikitnya enam orang. Eskalasi ini semakin mempertegas kerapuhan gencatan senjata yang selama ini hanya berhasil mengurangi intensitas baku tembak, alih-alih menghentikannya sepenuhnya.
Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan serangan Israel di kota Yohmor al-Shaqeef, Distrik Nabatieh, menewaskan empat orang yang sedang berada di dalam truk dan sepeda motor. Selain itu, serangan di kota Safad al-Battikh, Distrik Bint Jbeil, menelan dua korban jiwa lainnya dan melukai 17 orang.
Pihak IDF mengeklaim telah "mengeliminasi" tiga anggota Hizbullah yang mengendarai kendaraan pengangkut senjata serta seorang pengendara sepeda motor. Mereka juga menyatakan telah menewaskan dua anggota bersenjata lainnya di wilayah Sungai Litani karena dianggap sebagai ancaman bagi tentara Israel yang beroperasi di zona penyangga.
Sebagai balasan, Hizbullah dilaporkan menyerang kendaraan militer Israel di Libanon Selatan sebagai bentuk retaliasi atas serangan di Yohmor al-Shaqeef.
Menyusul perintah terbaru dari Netanyahu, Kantor Berita Nasional Lebanon (NNA) melaporkan serangkaian serangan udara cepat di Distrik Bint Jbeil, Tyre, dan Nabatieh. Militer Israel menyatakan serangan tersebut menargetkan infrastruktur teroris Hizbullah yang digunakan untuk tujuan militer.
"IDF akan terus beroperasi secara tegas terhadap ancaman yang diarahkan pada warga sipil Israel dan tentara IDF, sesuai dengan arahan dari eselon politik," tulis pernyataan resmi militer Israel.
Di tengah berkecamuknya konflik, kelompok advokasi pers internasional, Media Freedom Coalition (MFC), mengecam keras kekerasan terhadap pekerja media di Lebanon. Kecaman ini muncul setelah tewasnya jurnalis Amal Khalil dan terlukanya fotografer lepas Zeinab Faraj dalam serangan Israel baru-baru ini.
Pejabat di Libanon menuduh Israel sengaja menargetkan para jurnalis tersebut saat mereka sedang mencari perlindungan. Meskipun MFC yang didukung oleh Inggris dan Finlandia mengutuk kekerasan tersebut, pihak IDF membantah telah menargetkan jurnalis secara sengaja dalam operasi militernya.
Situasi di Libanon Selatan tetap mencekam karena Israel masih menduduki sebagian besar wilayah tersebut dan terus melakukan pembongkaran bangunan dalam skala besar, yang kian menjauhkan harapan akan perdamaian permanen di kawasan tersebut. (BBC/Z-2)
Arab Saudi intensifkan diplomasi di Libanon melalui Perjanjian Taif untuk melucuti senjata Hizbullah di tengah goyahnya gencatan senjata Israel-Hizbullah.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
GUGURNYA prajurit TNI dalam misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Libanon kembali memicu sorotan terhadap keberlanjutan penugasan pasukan Indonesia.
Gugurnya empat prajurit TNI di Libanon memicu desakan evaluasi misi UNIFIL. Analis militer soroti perubahan karakter konflik dan perlunya perlindungan maksimal.
WAKIL Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, menyampaikan belasungkawa mendalam atas gugurnya Praka Rico Pramudia, prajurit TNI yang bertugas dalam misi perdamaian PBB (UNIFIL) di Libanon
PEMIMPIN oposisi Israel Yair Lapid mengumumkan rencana bergabung dengan mantan perdana menteri Naftali Bennett dalam pemilihan umum yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober mendatang.
Ketegangan di Libanon Selatan meningkat setelah serangan udara Israel menewaskan 14 warga sipil. PM Netanyahu sebut Hizbullah melanggar gencatan senjata.
Lonjakan kasus kanker prostat yang diderita Benjamin Netanyahu secara signifikan kini terlihat di wilayah Asia, termasuk Indonesia.
Sekitar 60% kasus kanker prostat ditemukan pada pria berusia di atas 65 tahun. Risiko meningkat drastis seiring bertambahnya usia.
Kantor Perdana Menteri Israel menjelaskan bahwa Netanyahu menjalani pengobatan di Pusat Medis Hadassah, Yerusalem.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved