Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERDANA Menteri Naftali Bennett memperingatkan kepala Badan Energi Atom Internasional, Jumat (3/6), bahwa Israel siap menggunakan hak membela diri untuk menghentikan program nuklir Iran. Komentar itu muncul setelah kepala IAEA Rafael Grossi bertemu Bennett, Jumat pagi.
Peringatan Bennett merupakan pengulangan sumpah Israel untuk melakukan apa pun dalam menghentikan Iran mendapatkan bom nuklir. Itu datang dengan ketegangan meningkat karena upaya yang terhenti untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir 2015 antara Iran dan kekuatan dunia yang bertujuan mencegah Iran mengembangkan senjata semacam itu.
Bennett mengatakan dalam pernyataan bahwa dia menjelaskan bahwa Israel lebih memilih diplomasi, tetapi, "berhak untuk membela diri dan bertindak terhadap Iran dalam memblokir program nuklirnya jika komunitas internasional tidak berhasil dalam kerangka waktu yang relevan."
Baca juga: Empat Warga Palestina Tewas oleh Pasukan Israel dalam Dua Hari
Kunjungan Grossi dilakukan setelah pengawas nuklir global pada Senin mengatakan masih memiliki pertanyaan yang tidak diklarifikasi meskipun ada upaya jangka panjang untuk membuat Iran menjelaskan keberadaan bahan nuklir di tiga lokasi yang tidak diumumkan. Masalah situs itu menjadi salah satu hambatan tersisa untuk menghidupkan kembali kesepakatan 2015 yang memberi Iran pelepasan dari sanksi ekonomi yang melumpuhkan dengan imbalan pembatasan kegiatan nuklirnya.
Para ahli menganggap Israel sebagai satu-satunya kekuatan nuklir di Timur Tengah. Namun negara itu menolak untuk mengonfirmasi atau menyangkal bahwa mereka memiliki senjata semacam itu.
Iran selalu membantah membuat bom nuklir. Israel dengan tegas menentang perjanjian 2015 yang dianggapnya sebagai ancaman bagi keamanannya.
Pada Oktober, Menteri Luar Negeri Israel Yair Lapid mengatakan, "Jika rezim teror akan memperoleh senjata nuklir, kita harus bertindak." Dia menambahkan bahwa Israel, "Berhak bertindak pada saat tertentu dengan cara apapun."
Baca juga: Israel Gelar Latihan Militer untuk Antisipasi Ancaman Iran
Minggu ini tentara Israel mengadakan latihan militer di Mediterania dan di Laut Merah. Media Israel melaporkan latihan itu mensimulasikan serangan skala luas terhadap Iran, termasuk fasilitas nuklirnya.
Ketika ditanyai oleh AFP pada hari Kamis, tentara tidak mengomentari sifat latihan tersebut. Namun mereka menegaskan bahwa mereka mempersiapkan dan melatih terus menerus untuk beberapa skenario termasuk ancaman dari Iran. (OL-14)
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
Dua teknisi pesawat F-15 Israel didakwa atas spionase untuk Iran. Mereka diduga membocorkan dokumen mesin pesawat dan memantau pejabat tinggi.
Tuan Guru Bajang (TGB) menegaskan dukungan untuk Iran melawan Zionis didasari nilai kemanusiaan, hukum internasional, dan tuntunan agama Al-Quran.
Konflik bersenjata di Iran akibatkan kerusakan masif pada 56 situs warisan budaya, 30 universitas, dan 55 perpustakaan. Simak dampak terhadap identitas nasional.
Profesor Mohammad Marandi mengungkap penyebab kegagalan negosiasi Iran-AS di Islamabad, dampak blokade Selat Hormuz, dan ancaman krisis energi global.
Presiden Donald Trump mengeklaim perang AS di Iran bertujuan mencegah serangan nuklir terhadap Israel dan AS. Simak detail serangan pembom B-2 ke situs pengayaan uranium.
Arab Saudi berhasil memulihkan kapasitas penuh jalur pipa minyak Timur-Barat sebesar 7 juta barel per hari setelah serangan yang sempat mengganggu produksi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved