Dua Teknisi AU Israel Didakwa Spionase untuk Iran di Pangkalan Tel Nof

Ferdian Ananda Majni
23/4/2026 09:37
Dua Teknisi AU Israel Didakwa Spionase untuk Iran di Pangkalan Tel Nof
Ilustrasi.(Freepik)

KEAMANAN internal militer Israel kembali diguncang skandal besar. Dua teknisi pesawat tempur yang bertugas di Angkatan Udara Israel (IAF) dilaporkan akan segera menghadapi dakwaan berat atas tuduhan melakukan spionase untuk kepentingan Iran.

Kasus ini mencuat ke publik setelah media lokal Israel, KAN, mengungkap keterlibatan personel militer tersebut dalam aktivitas intelijen yang dinilai sangat merugikan keamanan negara di tengah situasi perang yang sedang berlangsung.

Bekerja di Pangkalan Udara Strategis

Berdasarkan laporan yang dihimpun, kedua tersangka merupakan teknisi pesawat tempur F-15 yang ditempatkan di Pangkalan Udara Tel Nof, salah satu instalasi militer paling sensitif milik Israel. Keduanya diduga menjalin komunikasi dengan pihak musuh dan memberikan informasi krusial.

Otoritas hukum setempat menyatakan bahwa tindakan mereka dikategorikan sebagai upaya membantu musuh selama masa perang. Bahkan, salah satu tersangka disebut-sebut berpotensi menghadapi dakwaan yang setara dengan pengkhianatan terhadap negara.

Penyelidikan tidak berhenti pada dua orang tersebut. Sebanyak delapan personel militer lain di pangkalan yang sama saat ini tengah diselidiki secara intensif. Mereka diduga mengetahui aktivitas mencurigakan tersebut tetapi sengaja tidak melaporkannya kepada atasan atau unit keamanan internal.

Target: Pejabat Tinggi dan Rahasia Militer

Modus operandi yang dilakukan para tersangka mencakup pengumpulan data intelijen terhadap tokoh-tokoh kunci Israel. Mereka dilaporkan diminta untuk mengumpulkan informasi terkait Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben-Gvir serta mantan Kepala Staf Militer Israel, Herzi Halevi.

Selain target personal, kebocoran data teknis juga menjadi perhatian utama. Para tersangka dituduh menyerahkan sejumlah dokumen sensitif, di antaranya:

  • Skema teknis mesin pesawat militer Israel.
  • Foto-foto instruktur penerbangan militer.
  • Informasi operasional di dalam Pangkalan Udara Tel Nof.

Kasus ini menambah panjang daftar upaya Iran dalam menyusup ke dalam sistem pertahanan dan keamanan Israel melalui rekrutmen warga lokal maupun personel militer. Hal ini memicu kekhawatiran mendalam mengenai kerentanan keamanan internal di tubuh militer Israel, terutama saat ketegangan di kawasan Timur Tengah terus meningkat. (Anadolu/I-2)

Detail Kasus Keterangan
Tersangka Utama 2 Teknisi Pesawat F-15
Lokasi Tugas Pangkalan Udara Tel Nof
Target Spionase Itamar Ben-Gvir, Herzi Halevi, Skema Mesin F-15
Status Hukum Proses Dakwaan (Potensi Dakwaan Pengkhianatan)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya