Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MEDIA sosial milik Donald Trump telah mulai diluncurkan secara bertahap namun ribuan calon penggunanya harus menghadapi berbagai masalah atau glitches atau ditempatkan di daftar tunggu, yang disebut aplikasi itu terjadi karena pemrintaan yang sangat besar.
CEO Trump Media & Technology Group (TMTG) Devin Nunes mengatakan aplikasi yang diberi nama Truth Social itu akan beroperasi penuh pada akhir Maret mendatang, TMTG adalah perusahaan induk aplikasi baru itu.
Pada Senin (21/2) pagi, Truth Social memuncaki daftar aplikasi yang paling banyak diunduh di Apps Store Amerika Serikat (AS), mengalahkan Tiktok, Youtube, dan Instagram.
Baca juga: Diblokir di Medsos, Donald Trump Luncurkan Aplikasi Sendiri
Namun, upaya pengunduhan aplikasi itu diwarnai dengan rasa frustasi. Beberapa calon pengguna mendapatkan pesan, "Something went wrong. Please try again."
Seorang wartawan AFP yang berhasil menunduh aplikasi itu menerima pesan ucapan terima kasih namun juga pesan bahwa dirinya ditempatkan di dalam daftar tunggu.
"Kami mencintai Anda dan Anda bukan hanya sekadar angka bagi kami. Namun, saat ini Anda berada di daftar tunggu dengan nomor antrean #170.174."
Trump berharap Truth Social bisa menjadi corong barunya setelah tahun lalu Facebook, Twitter, dan Youtube memblokir dirinya. Pasalnya, tokoh partai Republik itu berencana mencalonkan diri lagi di pemilu 2024.
Para media sosial itu menghukum Trump terkait serangan ke Gedung Capitol pada 6 januari 2021. Trump dituding menggunakan media sosial untuk memprovokasi para pendukungnya untuk menggunakan kekuatan untuk membatalkan hasil pemilu 2020.
Sebelum diblokir, Trump memiliki 89 juta follower di Twitter dan menadikan media sosial itu sebagai corong utamanya baik untuk pernyataan resmi sebagai presiden AS maupun kala menyerang lawan politiknya. (AFP/OL-1)
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Donald Trump menyatakan King Charles III sejalan dalam mencegah Iran memiliki senjata nuklir. Pernyataan disampaikan saat jamuan kenegaraan di AS.
Mantan Direktur FBI James Comey menghadapi dakwaan pidana atas dugaan ancaman terhadap Presiden Donald Trump lewat unggahan media sosial.
FCC memerintahkan peninjauan ulang lisensi siaran TV Disney menyusul desakan Presiden Donald Trump untuk memecat Jimmy Kimmel pasca insiden percobaan pembunuhan.
Gedung Putih mengunggah foto Raja Charles III dan Donald Trump dengan takarir "Dua Raja".
Raja Charles III dan Donald Trump melakukan pertukaran kado simbolis dalam kunjungan kenegaraan ke AS. Dari desain Resolute Desk hingga surat bersejarah John Adams.
Studi terbaru Pew Research Center mengungkap alasan di balik penggunaan media sosial oleh remaja. Dari hiburan di TikTok hingga koneksi di Snapchat, simak dampaknya.
Pemerintah Norwegia akan ajukan RUU larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun demi lindungi kesehatan mental dan membatasi pengaruh algoritma pada anak.
Informasi tidak lagi hanya diproduksi oleh jurnalis, tetapi juga oleh influencer yang mengemas isu publik menjadi konten singkat, cepat, dan menarik perhatian.
Penulis Nadhifa Allya Tsana (Rintik Sedu) menilai media sosial kini menjadi platform efektif untuk mendekatkan budaya literasi kepada generasi muda.
KPAI mengapresiasi langkah Meta yang telah menunjukkan kepatuhan terhadap Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggara Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas).
Presiden Prabowo Subianto menceritakan pengalamannya menjadi korban deepfake AI yang membuatnya mahir pidato bahasa arab hingga bernyanyi merdu. Simak peringatannya soal bahaya hoaks!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved