Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HAID atau menstruasi biasanya menimbulkan rasa yang tidak nyaman pada wanita hingga dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Oleh sebab itu, ada beberapa wanita yang memutuskan untuk mempercepat menstruasi dengan beragam alasan, misalnya karena akan melakukan ibadah keagamaan, berlibur, atau menghadiri acara penting.
1. Mengonsumsi Obat-obatan
Beberapa obat-obatan bisa membantu untuk mempercepat datangnya haid, contohnya pil KB atau suntik KB. Selain mampu meringankan kram dan nyeri saat haid, obat KB dapat memperpendek durasi menstruasi setiap bulan.
Namun, penggunaan obat-obatan ini harus berdasarkan resep dokter. Selain itu, mempercepat haid dengan KB hormonal membutuhkan waktu beberapa bulan agar efektif.
2. Jahe
Cara mempercepat haid berikutnya adalah dengan Jahe. Jahe diduga mampu menginduksi menstruasi karena bisa menyebabkan kontraksi uterus. Namun, belum ada bukti ilmiah yang mendukung klaim ini. Cara memanfaatkan jahe untuk mempercepat haid yakni dengan membuat teh jahe.
3. Konsumsi Vitamin C
Vitamin C diduga mampu menginduksi menstruasi pembekuan darah di rahim, sehingga mengurangi perdarahan dan mempercepat haid. Tetapi belum ada bukti ilmiah untuk mendukung klaim ini. Meski begitu, vitamin C diduga mampu meningkatkan kadar estrogen dan menurunkan kadar progesterone, sehingga bisa membuat peluruhan lapisan rahim lebih cepat.
Hasilnya, bisa mempersingkat masa menstruasi atau mempercepat datangnya haid. Untuk mencobanya, konsumsi makanan atau buah-buahan yang kaya vitamin C atau suplemen vitamin C.
Baca juga: Ini Pentingnya Rutin Membersihkan Wajah di Pagi Hari
4. Konsumsi Makanan Mengandung Karoten
Beberapa makanan tertentu yang diduga mampu membantu mempercepat datangnya haid adalah pepaya, wortel, dan labu.
Ketiganya mengandung karoten yang bisa merangsang terjadinya menstruasi. Selain itu, ada juga seledri yang bisa merangsang aliran darah di dalam rahim.
Seledri mengandung apiol, zat alami yang memicu rahim untuk berkontraksi, sehingga menyebabkan menstruasi.
5. Nanas
Mengonsumsi nanas juga disebut-sebut mampu mempercepat menstruasi. Buah ini kaya akan bromelain, enzim yang dipercaya memengaruhi estrogen dan hormon lainnya.
Di samping itu, menurut studi dari Journal of the Pakistan Medical Association, bromelain dalam nanas dapat membantu mengurangi peradangan sehingga bisa membantu mengatasi menstruasi tidak teratur.
Tetapi hingga kini belum ada bukti ilmiah yang menunjukkan suplemen nanas atau bromelain memicu menstruasi.
6. Relaksasi
Rasa stres bisa menyebabkan periode menstruasi tidak normal, karena saat seseorang stres tubuh akan menghasilkan hormon seperti kortisol atau adrenalin.
Kedua hormon ini menghambat produksi hormon estrogen dan progesterone yang penting untuk mempertahankan siklus menstruasi teratur.
Inilah cara-cara yang bisa dicoba untuk mempercepat menstruasi. Namun, sebelum mencoba, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu pada dokter. (OL-13)
Baca Juga: LIPI Temukan Jenis Baru Burungbaru di Papua Barat
WIC Jakarta sukses gelar Konferensi Biennial WCI ke-17. Fokus pada pemberdayaan perempuan, pendidikan, dan pelestarian warisan budaya di era transformasi.
PT IWIP mendobrak stigma gender di industri pertambangan melalui pelatihan operator alat berat dan lingkungan kerja inklusif bagi perempuan di Maluku Utara.
Dokter spesialis ingatkan pentingnya pap smear meski sudah vaksin HPV. Simak data kasus kanker serviks di Indonesia dan program skrining gratis Kemenkes.
Sindrom Turner adalah kelainan kromosom pada janin perempuan. Kenali gejala, risiko komplikasi, hingga langkah penanganan medis untuk optimalkan tumbuh kembang.
Psikiater dr. Elvine Gunawan menjelaskan bagaimana pola asuh kritikal memicu self-stigma dan membuat perempuan sulit terbuka saat menghadapi masalah.
Psikiater dr. Elvine Gunawan memperingatkan bahaya PMDD saat menstruasi, terutama jika muncul keinginan menyakiti diri. Simak gejalanya di sini.
Spesialis UNICEF Muhammad Zainal menekankan pentingnya sanitasi layak dan edukasi untuk menghapus stigma menstruasi bagi perempuan dan remaja putri.
Maudy Ayunda menekankan pentingnya empati melalui pertanyaan sederhana untuk mendukung perempuan saat menstruasi ketimbang sekadar nasihat normatif.
Dokter spesialis kandungan dr. Dinda Derdameisya Sp.OG meluruskan mitos menstruasi, mulai dari larangan berenang, minum air es, hingga potong kuku.
Psikiater dr. Elvine Gunawan menjelaskan kaitan hormon estrogen dan neurotransmiter otak terhadap perubahan emosi perempuan saat fase menstruasi.
Remaja putri belum menstruasi hingga usia 14 atau 16 tahun? Dokter ungkap tanda bahaya yang sering diabaikan dan kapan harus segera periksa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved