Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
AKSES terhadap sanitasi yang layak bukan sekadar masalah infrastruktur, melainkan kunci utama bagi perempuan dan remaja putri untuk melewati masa menstruasi dengan aman dan nyaman. Hal ini ditegaskan oleh Water Sanitation and Hygiene (WASH) Specialist UNICEF Indonesia, Muhammad Zainal, dalam sebuah diskusi di Jakarta, baru-baru ini.
Zainal menyoroti bahwa hingga saat ini, menstruasi masih sering dianggap sebagai hal yang tabu di tengah masyarakat. Stigma ini berdampak langsung pada aktivitas remaja putri, di mana tidak sedikit dari mereka yang terpaksa membatasi kegiatan di sekolah saat sedang datang bulan.
"Kita mendorong agar anak, termasuk perempuan, dapat melewati menstruasinya tanpa stigma, tanpa diskriminasi, dan tetap bisa aktif mengikuti proses belajar di sekolah serta beraktivitas seperti biasa," ujar Zainal.
Menurut Zainal, ada sejumlah hak dasar yang harus dipenuhi untuk menjamin martabat perempuan selama masa menstruasi. Hak-hak tersebut mencakup akses fisik hingga edukasi yang komprehensif. Berikut adalah poin-poin utama yang menjadi perhatian UNICEF:
| Kategori Hak | Deskripsi Kebutuhan |
|---|---|
| Sanitasi | Akses terhadap fasilitas air bersih dan toilet yang layak, aman, serta privat. |
| Produk Kebersihan | Ketersediaan pembalut dengan harga terjangkau dan sesuai preferensi individu. |
| Edukasi | Informasi yang tepat mengenai kesehatan reproduksi dan manajemen kebersihan menstruasi (MKM). |
Zainal mengungkapkan data yang cukup memprihatinkan mengenai pola komunikasi antara orang tua dan anak terkait kesehatan reproduksi. Minimnya pembahasan mengenai menstruasi di tingkat keluarga membuat remaja putri seringkali merasa bingung saat menghadapi siklus pertamanya.
Kondisi ini diperparah dengan belum meratanya edukasi kesehatan reproduksi di lingkungan sekolah. Oleh karena itu, Zainal mendorong adanya kolaborasi lintas pihak, mulai dari keluarga, pemerintah, hingga sektor swasta, untuk memasifkan kampanye edukasi ini.
Pemerintah dan pihak sekolah memegang peran sentral sebagai pembuat kebijakan dan pengelola anggaran. Pembangunan fasilitas sanitasi yang memadai di sekolah-sekolah harus menjadi prioritas agar siswi tidak merasa terhambat dalam belajar.
Sebagai langkah nyata, UNICEF melalui program Water, Sanitation and Hygiene (WASH) telah bergerak ke berbagai sekolah di Indonesia. Program ini bertujuan untuk:
Zainal berharap, melalui inovasi dan kolaborasi yang berkelanjutan, kenyamanan perempuan dalam mengelola kesehatan reproduksinya dapat dimulai dari lingkup terkecil, yaitu rumah, hingga ke ruang publik dan institusi pendidikan. (Ant/Z-1)
WIC Jakarta sukses gelar Konferensi Biennial WCI ke-17. Fokus pada pemberdayaan perempuan, pendidikan, dan pelestarian warisan budaya di era transformasi.
PT IWIP mendobrak stigma gender di industri pertambangan melalui pelatihan operator alat berat dan lingkungan kerja inklusif bagi perempuan di Maluku Utara.
Dokter spesialis ingatkan pentingnya pap smear meski sudah vaksin HPV. Simak data kasus kanker serviks di Indonesia dan program skrining gratis Kemenkes.
Sindrom Turner adalah kelainan kromosom pada janin perempuan. Kenali gejala, risiko komplikasi, hingga langkah penanganan medis untuk optimalkan tumbuh kembang.
Psikiater dr. Elvine Gunawan menjelaskan bagaimana pola asuh kritikal memicu self-stigma dan membuat perempuan sulit terbuka saat menghadapi masalah.
Psikiater dr. Elvine Gunawan memperingatkan bahaya PMDD saat menstruasi, terutama jika muncul keinginan menyakiti diri. Simak gejalanya di sini.
Maudy Ayunda menekankan pentingnya empati melalui pertanyaan sederhana untuk mendukung perempuan saat menstruasi ketimbang sekadar nasihat normatif.
Dokter spesialis kandungan dr. Dinda Derdameisya Sp.OG meluruskan mitos menstruasi, mulai dari larangan berenang, minum air es, hingga potong kuku.
Psikiater dr. Elvine Gunawan menjelaskan kaitan hormon estrogen dan neurotransmiter otak terhadap perubahan emosi perempuan saat fase menstruasi.
Remaja putri belum menstruasi hingga usia 14 atau 16 tahun? Dokter ungkap tanda bahaya yang sering diabaikan dan kapan harus segera periksa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved