Konferensi Biennial WCI ke-17 di Jakarta, Upaya Memperkuat Diplomasi Perempuan Global

Basuki Eka Purnama
29/4/2026 21:13
Konferensi Biennial WCI ke-17 di Jakarta, Upaya Memperkuat Diplomasi Perempuan Global
Pembukaan Konferensi Biennial Welcome Clubs International (WCI) ke-17(MI/HO)

WOMEN'S International Club (WIC) Jakarta secara resmi menjadi tuan rumah gelaran bergengsi Konferensi Biennial Welcome Clubs International (WCI) ke-17. Pembukaan konferensi internasional ini berlangsung khidmat pada Senin, 27 April 2026, di Ballroom The Westin Jakarta, dengan menghadirkan delegasi perempuan dari berbagai negara lintas benua.

Konferensi dua tahunan ini menjadi momentum strategis bagi WCI, sebuah organisasi payung nirlaba yang bermarkas di Washington, D.C., untuk memperkuat jejaring global. Tahun ini, Indonesia dipilih sebagai titik temu bagi perwakilan klub wanita internasional dari Amerika Serikat, Inggris Raya, Jerman, Korea Selatan, hingga tuan rumah Indonesia sendiri.

Menjembatani Tradisi dan Transformasi

Mengangkat tema “Bridging Traditions and Transformations: Empowering Women through Education and Cultural Heritage in a Changing World”, konferensi ini menyoroti peran krusial perempuan dalam menjaga akar budaya di tengah arus modernisasi. Dr. Nina Handoko, selaku Conference Chairperson, menegaskan bahwa forum ini adalah ruang diplomasi yang melampaui sekadar pertemuan formal.

“Tema ini merefleksikan tantangan penting: bagaimana perempuan tetap memegang teguh warisan budaya sekaligus merespons perubahan sosial melalui pendidikan dan kepemimpinan yang inklusif,” ujar Dr. Nina.

Profil & Agenda Konferensi Biennial WCI ke-17

Komponen Utama Detail Informasi
Status Organisasi Status Konsultatif Khusus dengan ECOSOC PBB (sejak 2020)
Fokus Diskusi Pendidikan, Pelestarian Budaya, Kewirausahaan Sosial, Pemberdayaan Komunitas
Narasumber Utama Inayah Wulandari Wahid, Azalea Ayuningtyas (Du Anyam), Batik Marunda
Visi Global Mempromosikan persahabatan internasional dan pemahaman lintas budaya

Penguatan Jejaring Internasional

Presiden Welcome Clubs International (WCI), Lea Hesse, memberikan apresiasi tinggi atas peran WIC Jakarta dalam menyelenggarakan konferensi ini. Ia menyebutkan bahwa sebagai organisasi sekuler dan non-politis, WCI terus mendorong terciptanya ruang perjumpaan yang inklusif bagi perempuan di seluruh dunia.

“Indonesia, dengan keberagaman budaya dan semangat persahabatannya, menjadi tempat yang sangat tepat untuk memperdalam komitmen terhadap pemahaman lintas budaya,” ungkap Lea Hesse.

Senada dengan hal tersebut, Presiden WIC Jakarta 2026–2028, Tari Arsita Boestami, berharap konferensi ini mampu memberikan dampak jangka panjang. Selain sesi diskusi yang menghadirkan tokoh inspiratif seperti Inayah Wulandari Wahid dan Azalea Ayuningtyas, para peserta diajak untuk melihat langsung bagaimana inisiatif berbasis komunitas dapat menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi dan sosial.

Melalui Konferensi Biennial ke-17 ini, WIC Jakarta tidak hanya memperkuat posisinya dalam jejaring global, tetapi juga sukses menampilkan citra Indonesia sebagai negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai kebersamaan dan kekayaan warisan budaya di mata dunia. (Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya