Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
THREADS, aplikasi media sosial pesaing Twitter yang digarap tim Instagram dan dirilis Meta (Facebook Inc) akhirnya mengumumkan rencana untuk menghadirkannya ke versi web. meskipun saat ini belum ada kabar baik terkait basis penggunanya.
Pihak Instagram atau Meta sudah menyiapkan Threads versi web yang akan diluncurkan pada minggu ini. Versi web akan memungkinkan layanan Threads juga diakses lewat laptop atau PC, tidak cuma di hape.
Langkah ini dinilai sangat bijak mengingat tidak semua orang selalu membuka media sosial dari hape. Beberapa orang bahkan di kesempatan tertentu lebih nyaman memantau media sosial dari layar laptop atau PC.
Baca juga: Angka Pengguna Harian Threads Terus Menurun
Tidak cuma itu, Threads versi PC juga akan mampu menjaring pengguna baru dari jenis kebiasaan yang disebutkan barusan. Hal ini juga mempermudah tim media sosial yang menciptakan konten di laptop atau PC dan mengunggahnya langsung, tanpa lewat hape.
Di sisi lain, versi web juga memungkinkan Threads membuka peluang monetisasi meskipun dalam waktu dekat mereka masih akan fokus mengumpulkan basis pengguna dari pada menjejali Threads dengan iklan.
Baca juga: Tidak Cuma Threads atau X, Indonesia Juga Punya Media Sosial, Apa Tuh?
Rencana ini sudah mendapatkan restu dari eksekutif Head of Instagram yaitu Adam Mosseri. Di unggahan Instagram dia tidak menyebutkan rencana lain untuk Threads selain fokus menyediakan akses lebih luas.
Pada Juli, Threads dilaporkan berhasil mengumpulkan lebih dari 100 juta pengguna dalam kurun waktu lima hari setelah dirilis pada 6 Juli 2023. Data SimilarWeb mengklaim bahwa ada penurunan pengguna aktif harian (active daily user) dari yang awalnya 49 juta pada tanggal 7 Juli 2023 menjadi 23,6 juta di 14 Juli, dikutip dari situs Engadget.
Data khusus pengguna di Amerika Serikat menunjukan durasi interaksi aplikasi menurun dari 21 menit menjadi enam menit per hari. Hal yang perlu dicatat bahwa semua data ini merupakan riset di platform Android.
Momentum kepopuleran Threads mengandalkan kondisi media sosial X milik Elon Musk yang saat itu masih bernama Twitter. Musk tengah berusaha memonetisasi fitur-fitur Twitter dengan membatasi aksesnya dari pelanggan gratis sehingga pengguna ‘dipaksa’ berlangganan Twitter Blue. (Medcom/Z-6)
Studi terbaru Pew Research Center mengungkap alasan di balik penggunaan media sosial oleh remaja. Dari hiburan di TikTok hingga koneksi di Snapchat, simak dampaknya.
Pemerintah Norwegia akan ajukan RUU larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun demi lindungi kesehatan mental dan membatasi pengaruh algoritma pada anak.
Informasi tidak lagi hanya diproduksi oleh jurnalis, tetapi juga oleh influencer yang mengemas isu publik menjadi konten singkat, cepat, dan menarik perhatian.
Penulis Nadhifa Allya Tsana (Rintik Sedu) menilai media sosial kini menjadi platform efektif untuk mendekatkan budaya literasi kepada generasi muda.
KPAI mengapresiasi langkah Meta yang telah menunjukkan kepatuhan terhadap Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggara Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas).
Presiden Prabowo Subianto menceritakan pengalamannya menjadi korban deepfake AI yang membuatnya mahir pidato bahasa arab hingga bernyanyi merdu. Simak peringatannya soal bahaya hoaks!
PERUSAHAAN teknologi Meta menyesuaikan persyaratan usia pengguna untuk layanan Facebook, Instagram, dan Threads di Indonesia dikutip dari laman resmi Meta, Jumat (10/4).
Meta menunjukkan komitmennya untuk mematuhi regulasi Indonesia, membatasi akses anak di platform sosial besar mulai April 2026.
Kemkomdigi memberi tenggat tiga hari kepada Meta dan Google untuk melengkapi dokumen usai pemeriksaan dugaan pelanggaran PP Tunas dan aturan turunannya.
Kemkomdigi layangkan panggilan kedua untuk Meta dan Google terkait perlindungan anak (PP Tunas). Sanksi pemutusan akses mengancam jika raksasa teknologi ini mangkir.
Pemerintah panggil Meta dan Google karena melanggar aturan perlindungan anak. Sanksi administratif hingga pemblokiran akses siap diberlakukan.
Dengan dukungan teknologi, proses perancangan dan pembangunan dapat dilakukan lebih efektif, efisien, serta tetap memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved