Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INDIVIDU yang cakap bermedia digital adalah individu yang mampu mengetahui, memahami, dan menggunakan perangkat keras dan lunak dalam lanskap digital, mesin pencarian informasi, aplikasi percakapan dan media sosial, serta aplikasi dompet digital, lokapasar, dan transaksi digital.
"Untuk dapat melakukan digital media management, kita perlu mengetahui dan memahami ragam media yang ada di lanskap digital, memahami cara mengaksesnya, dan mengoptimalkan penggunaannya untuk memberikan manfaat kepada masyarakat”, papar Tio Prasetyo, Indonesia Market Editor FIFA+ dalam webinar Tips Dunia Digital: Digital Media Management yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika dan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkeasi.
Business Consultant & Praktisi Digital Syarif Maulana menambahkan, kktivitas ruang digital saat ini tidak ada bedanya dengan dunia nyata sama-sama memerlukan etika. Dengan etika mampu membantu kuntuk hidup harmonis dan berdampingan dengan berbagai macam orang dengan berbagai macam budaya dan latar belakang.
"Dalam kaitannya dengan media management, etika dapat berperan sebagai pedoman dalam menerapkan integrasi penciptaan dan pendistribusian konten dan berupaya semaksimal mungkin untuk tidak menyinggung dan menghina orang lain melalui media apapun”, ujar Syarif Maulana.
Ketua Program Studi Perdagangan Internasional Politeknik Negeri APP Jakarta & Praktisi Digital, Bayu Sutjiatmo mengatakan, percepatan perkembangan teknologi digital yang terjadi saat ini membuat semuanya harus tetap mampu mengontrol penggunaan gadget dan waspada terhadap potensi bahaya kejahatan digital yang mungkin terjadi seperti pencurian data dan penipuan transaksi.
"Dalam konteks media management, kita perlu memastikan bahwa fitur keamanan perangkat digital yang kita gunakan dalam status aktif”, papar Bayu Sutjiatmo.
Webinar tersebut merupakan bagian dari program #MakinCakapDigital yang diinisiasi Kemenkominfo dan GNLD Siberkreasi serta telah digelar sejak 2021. Kegiatan itu fokus pada berfokus pada peningkatan wawasan dan kecakapan digital masyarakat Indonesia yang diukur berdasarkan 4 pilar digital, yaitu Kecakapan Digital, Etika Digital, Keamanan Digital, dan Budaya Digital.
Baca juga : Literasi Digital Dapat Cegah Konten Negatif dan Hasilkan Konten Viral yang Positif
Berdasarkan survei Hootsuit pada 2021, pengguna internet aktif di Indonesia sudah mencapai 202,6 juta dengan pengguna aktif sosial media sebesar 170 juta pengguna, di mana data ini mengalami pertumbuhan yang massif sebesar 15,5% dari tahun 2020.
Pertumbuhan massif itu membuka ruang untuk meningkatnya penyalahgunaan teknologi informasi dan komunikasi serta internet, misalnya pencurian data, peretasan, penyebaran hoaks, dan sebagainya. Atas dasar tersebut literasi digital sangatlah diperlukan untuk meningkatkan kemampuan kognitif masyarakat Indonesia melalui beragam kegiatan edukasi tentang kecakapan literasi digital.
Survei nasional oleh Kemenkominfo bersama Katadata pada 2021 menunjukkan indeks literasi digital masyarakat Indonesia berada pada level SEDANG dengan skor 3.49. Hal ini merupakan suatu peningkatan jika dibandingkan dengan kondisi serupa di tahun 2020 yang menunjukkan skor 3,46.
Kemenkominfo akan terus meningkatkan pencapaian tersebut dengan menyasar kelompok-kelompok strategis di masyarakat. Untuk meningkatkan skor indeks literasi digital Indonesia ke level BAIK dan memenuhi target sebanyak 5,5 juta orang mendapatkan literasi digital.
Kemenkominfo berkolaborasi dengan Gerakan Nasional Literasi Digital Siberkreasi berupaya meningkatkan literasi digital masyarakat melalui program “Indonesia Makin Cakap Digital 2022”. Program ini bertujuan untuk membangun wawasan dan pengetahuan terkait literasi digital dalam bentuk webinar (seminar dan diskusi secara online), talkshow dalam format hybrid (offline dan online), serta special event penunjang kegiatan literasi digital.
Implementasi kegiatan dari program tersebut dibagi menjadi 2 segmen, yaitu untuk segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat / komunitas; yang tersebar di 9 (sembilan) wilayah yang ditentukan berdasarkan jumlah proporsional penggunaan internet di Indonesia.
“Pada tahun 2022 akan diberikan pelatihan literasi digital kepada 5,5 juta masyarakat. Kinerja literasi digital pun mulai menunjukkan peningkatan dari segi kualitas. Peluang kecakapan digital tersebut perlu dimanfaatkan secara optimal, mengingat kita memiliki potensi sumber daya manusia yang besar”, ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate. (RO/OL-7)
Proses pendaftaran yang sebelumnya bersifat manual dan kurang transparan berubah menjadi sistem digital yang otomatis dan bisa dilacak.
Bank Tabungan Negara (BTN) memperluas ekspansi bisnis dengan menyasar ekosistem koperasi pasar melalui kemitraan strategis bersama Induk Koperasi Pedagang Pasar.
Transformasi digital desa melalui platform DIGIDES terbukti meningkatkan efisiensi pelayanan publik dan akuntabilitas pengelolaan Dana Desa 2026.
Bank BTN raih laba bersih 22,6% pada kuartal I 2026, didorong efisiensi biaya dan transformasi digital. Pendapatan bunga naik, sektor perumahan terus berkembang.
Perlu ada standar kualitas informasi yang lebih tinggi serta penguatan literasi digital agar masyarakat mampu memilah konten secara kritis.
PT Pertamina Patra Niaga terus memperkuat keandalan distribusi energi nasional melalui pemanfaatan teknologi digital.
Studi terbaru Pew Research Center mengungkap alasan di balik penggunaan media sosial oleh remaja. Dari hiburan di TikTok hingga koneksi di Snapchat, simak dampaknya.
Pemerintah Norwegia akan ajukan RUU larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun demi lindungi kesehatan mental dan membatasi pengaruh algoritma pada anak.
Informasi tidak lagi hanya diproduksi oleh jurnalis, tetapi juga oleh influencer yang mengemas isu publik menjadi konten singkat, cepat, dan menarik perhatian.
Penulis Nadhifa Allya Tsana (Rintik Sedu) menilai media sosial kini menjadi platform efektif untuk mendekatkan budaya literasi kepada generasi muda.
KPAI mengapresiasi langkah Meta yang telah menunjukkan kepatuhan terhadap Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggara Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas).
Presiden Prabowo Subianto menceritakan pengalamannya menjadi korban deepfake AI yang membuatnya mahir pidato bahasa arab hingga bernyanyi merdu. Simak peringatannya soal bahaya hoaks!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved