Perbankan Bantu Digitalisasi Koperasi demi Sasar Pedagang Pasar

Andhika Prasetyo
19/4/2026 08:49
Perbankan Bantu Digitalisasi Koperasi demi Sasar Pedagang Pasar
Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu (ketiga dari kanan) dan Ketua Umum Inkoppas Yudianto Tri (keempat dari kiri) menunjukkan lembar penandatanganan kerja sama.(Antara)

Bank Tabungan Negara (BTN) memperluas ekspansi bisnis dengan menyasar ekosistem koperasi pasar melalui kemitraan strategis bersama Induk Koperasi Pedagang Pasar. Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menyampaikan bahwa kolaborasi ini bertujuan mendorong digitalisasi koperasi dan pedagang pasar, sekaligus memperluas inklusi keuangan di sektor pasar tradisional.

Sejumlah inisiatif telah disiapkan dalam kerja sama ini, mulai dari penyediaan layanan perbankan digital, digitalisasi retribusi pasar, hingga penyaluran pembiayaan seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi pedagang anggota koperasi. Selain itu, BTN juga membuka peluang pembiayaan lainnya, termasuk kredit produktif untuk mendukung pengembangan usaha pedagang.

“Melalui kolaborasi ini, kami tidak hanya menghadirkan layanan transaksi digital, tetapi juga membuka akses pembiayaan bagi pedagang anggota koperasi agar kapasitas usaha mereka meningkat secara berkelanjutan,” ujar Nixon.

Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas akses permodalan serta mendorong pertumbuhan ekonomi UMKM yang berbasis pada aktivitas pasar tradisional.

Sementara itu, Ketua Umum Inkoppas, Yudianto Tri, menilai bahwa digitalisasi dan akses pembiayaan kini menjadi kebutuhan utama pedagang pasar di tengah transformasi ekonomi digital.

Melalui kemitraan ini, Inkoppas berharap para anggota koperasi dan pedagang pasar dapat memperoleh akses layanan keuangan yang lebih luas, mulai dari sistem pembayaran digital, pengelolaan transaksi, hingga dukungan pembiayaan usaha.

Kerja sama ini juga mencakup digitalisasi pengelolaan pasar, termasuk sistem retribusi dan integrasi pembayaran agar transaksi menjadi lebih transparan, efisien, serta terdokumentasi dengan baik. Rekam jejak transaksi digital tersebut dinilai penting karena dapat menjadi dasar bagi lembaga keuangan dalam menyalurkan pembiayaan secara lebih terukur.

Dalam implementasinya, sejumlah fasilitas akan disediakan, seperti pemasangan QRIS Bale Merchant dan mesin EDC untuk memudahkan proses pembayaran. Selain itu, akan dibuka Bale Agen di koperasi maupun area pengelolaan pasar guna memperluas jangkauan layanan perbankan.

BTN juga menyiapkan layanan berbasis komunitas berupa community apps yang ditujukan bagi anggota koperasi dan pedagang pasar. Platform ini diharapkan dapat menunjang aktivitas usaha sekaligus memperkuat ekosistem keuangan berbasis komunitas.

Ke depan, kedua pihak akan terus mengeksplorasi berbagai peluang pengembangan, mulai dari percepatan digitalisasi koperasi hingga penyediaan layanan keuangan yang lebih komprehensif. Sinergi ini diharapkan mampu mempercepat transformasi pasar tradisional sekaligus membuka akses pembiayaan bagi jutaan pedagang di Indonesia. (Ant/E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya