Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PIMPINAN KPK periode 2019-2023 yang tengah dalam proses pemilihan diharapkan memiliki keberanian dalam menindak dan memberantas praktik korupsi di Indonesia.
Pengamat politik Ray Rangkuti menilai upaya pencegahan, penegakkan, dan pemberantasan korupsi sebaiknya tidak sekedar hanya ditumpukan pada Komisi Pemberantasan Korupsi.
Pengamat Politik Exposit Strategic, Arif Susanto, mendorong agar pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023 tidak hanya dipilih berdasarkan integritas belaka.
Dari 20 nama Capim KPK yang saat ini ada, sudah mewakili seluruh institusi yang ada.
Pengamat hukum Karel Susetyo meminta kepada masyarakat untuk menyerahkan sepenuhnya pemilihan Capim KPK kepada Pansel.
Menurut Romli, karena itu pimpinan KPK juga harus punya latar belakang dan pemahaman hukum yang kuat.
KPK berharap tersangka bersikap kooperatif sehingga bisa dipertimbangkan majelis hakim sebagai alasan meringankan.
"Apalagi kalau masukan ini tidak murni dan stigma dengan vested interest, karena mungkin saja memiliki tujuan tertentu yang tidak tercapai," terang Indriyanto.
Deisti dijadwalkan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka baru kasus korupsi KTP-E, yaitu Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra Paulus Tannos.
Ini merupakan kali pertama Iwa diperiksa sejak ditetapkan sebagai tersangka pada 29 Juli lalu.
Apabila Presiden cenderung lemah atau abai terhadap KPK, dukungan publik terhadap Presiden bisa merosot.
Wadah Pegawai KPK dan koalisi masyarakat sipil gencar menyoroti capim KPK dari Polri dan kejaksaan yang dianggap memiliki rekam jejak buruk.
"Sekarang balik lagi apakah Pak Jokowi tetap pada komitmennya. KPK kan harus punya pendirian, tidak cacat integritas, dan punya keberanian," tandas Yudi.
PROSES seleksi calon pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini menyisakan 20 kandidat dari beragam profesi.
Saut yakin capim bermasalah tidak akan nyaman dengan aturan ketat di lingkungan Lembaga Antirasuah itu. Dia bahkan memastikan calon bermasalah itu tidak akan bisa merusak marwah KPK.
Buya Syafi i Maarif meminta Jokowi mewaspadai musang berbulu ayam terkait capim komisi antirasuah.
Selain Febri, Pemuda Kawal KPK juga melaporkan Ketua Umum YLBHI Asfinawati dan Koordinator ICW Adnan Topan Husodo.
"Untuk mendukung fakta dan data pendukung, KPK mengundang Pansel pada Jumat (30/8) pukul 09.30 WIB sampai selesai."
Mantan panglima TNI menegaskan, presiden tidak akan mengintervensi proses seleksi calon pimpinan KPK.
Petisi yang diinisiasi Indonesia Corruption Watch (ICW) itu menyoroti pansel capim KPK yang tidak mempertimbangkan rekam jejak para calon.
Media Indonesia berusaha menghadirkan foto-foto eksclusive sehingga pembaca dapat melihat kejadian aktual dengan lebih baik
LOAD MORECopyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved