Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA sebagai anggota Dewan Perdamaian atau Board of Peace (BoP) harus waspada terhadap potensi benturan kepentingan antarnegara di tengah situasi global yang penuh konflik. Hal itu disampaikan oleh Pakar Hubungan Internasional Universitas Nasional, Hendra Maulana Saragih.
Hendra di Jakarta, Selasa (3/3) mengatakan, bahwa prinsip politik bebas aktif Indonesia menuntut negara menjaga kedaulatan meskipun menghadapi tekanan dan kepentingan dari banyak negara lain.
"Di antara kekhawatiran tentang Indonesia bergabung dengan BoP itu, pertama, kepentingan, jelas itu. Kepentingan apa? Sebagai negara yang memiliki hubungan diplomatik dengan banyak negara, Indonesia perlu berhati-hati untuk tidak terlibat dalam konflik kepentingan atau politik internal negara manapun juga," ujarnya.
Hendra menambahkan, setiap kebijakan yang diambil Indonesia harus dirancang secara matang agar tidak menimbulkan pengaruh negatif pada hubungan diplomatik dengan negara lain.
Di tengah ketegangan global, seperti konflik antara Iran dan Israel-Amerika Serikat, sebanyak 65 tokoh dan lebih dari 70 organisasi sipil menyerukan agar Indonesia keluar dari BoP.
Hendra menilai dorongan tersebut bisa menjadi masukan penting bagi Indonesia untuk meninjau kembali perannya dalam menjaga perdamaian dunia.
"Justru ini momen benar, momen besar untuk Indonesia berpikir ulang," katanya.
Petisi berjudul “Melawan Imperialisme Baru”, yang diterbitkan pada Minggu (1/3), melibatkan 65 tokoh, mulai dari ahli hukum, akademisi, budayawan, pakar, hingga rohaniawan, serta 79 organisasi masyarakat sipil.
Dokumen ini menyoroti sejumlah kebijakan luar negeri Indonesia, termasuk penolakan pengiriman 8.000 personel TNI ke Gaza, serta perjanjian dagang Indonesia-Amerika Serikat (ART) yang diteken Presiden Prabowo Subianto di Washington DC, AS, Kamis (19/2).
Selain itu, eskalasi konflik di Timur Tengah pada Sabtu (28/2) menjadi perhatian utama petisi tersebut. Mereka menilai BoP seharusnya berfungsi menjaga perdamaian, namun situasi geopolitik di kawasan itu justru tetap memanas.
Oleh karena itu, para penandatangan petisi mendesak pemerintah dan DPR untuk segera menarik Indonesia dari keanggotaan BoP dan menolak pengiriman satuan tugas TNI ke Gaza. (Ant/E-4)
MENTERI Luar Negeri Iran Abbas Araghchi dijadwalkan tetap melanjutkan kunjungannya ke Pakistan pada Minggu (26/4).
PROSPEK tercapainya terobosan diplomatik dalam konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran kian memudar.
Pentagon mengumumkan pengunduran diri Sekretaris Angkatan Laut AS John Phelan secara mendadak. Langkah ini memperpanjang daftar "pembersihan" pejabat militer era Trump.
MENTERI Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, menyerukan agar Amerika Serikat dan Iran mempertimbangkan perpanjangan masa gencatan senjata yang dijadwalkan berakhir pada Rabu (22/4).
Paus Leo mengklarifikasi pidatonya tentang biaya perang yang dianggap menyindir Donald Trump. Simak penjelasannya saat melakukan kunjungan ke Afrika.
PRESIDEN Donald Trump menyatakan bahwa proses negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran masih terus berlangsung dan menunjukkan kemajuan positif.
Militer AS melalui USS Rafael Peralta mencegat kapal tanker M/T Stream menuju Iran. Ketegangan di Selat Hormuz meningkat di tengah kebuntuan diplomasi.
Presiden AS Donald Trump memilih strategi blokade ekonomi berkepanjangan terhadap Iran untuk menekan ekspor minyak dan menghindari risiko perang terbuka.
Arab Saudi mendesak Dewan Keamanan PBB secara eksplisit mengecam serangan Iran sejak awal krisis, sembari menyoroti pentingnya keamanan Selat Hormuz bagi ekonomi global.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Pertemuan mungkin masih berlangsung, serta menegaskan proposal tersebut sedang dibahas. Meski demikian, Leavitt menolak berspekulasi lebih jauh.
HARGA minyak dunia terus menunjukkan tren kenaikan meskipun Iran mengajukan proposal untuk mengakhiri blokade di Selat Hormuz.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved