Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Laksda Julius Widjojono mengatakan bahwa TNI akan menyiapkan evakuasi WNI dari konflik Israel-Palestina setelah ada perintah presiden. Evakuasi merupakan hal urgen yang harus dilakukan segera di tengah meluasnya perang antara Israel dan Hamas di Jalur Gaza.
"TNI akan menyiapkan (evakuasi) jika ada perintah dan persetujuan presiden," ujarnya kepada Media Indonesia, Kamis (12/10).
Evakuasi dilakukan dengan koordinasi antara Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan TNI.
Baca juga: Mahasiswa Indonesia di Tel Aviv Pilih Bertahan
Sebelumnya, sejumlah pihak mendesak pemerintah untuk segera melakukan evakuasi WNI dari Palestina. Hal serupa juga dilakukan negara-negara lainnya.
Anggota Komisi I DPR RI, Dave Akbarshah Fikarno Laksono meminta pemerintah Indonesia untuk fokus melakukan evakuasi WNI di Palestina. Evakuasi harus menjadi langkah pertama untuk menyelamatkan WNI yang terjebak dalam peperangan itu.
Baca juga: Begini Cara Pemerintah Selamatkan WNI di Israel maupun Palestina
Sementara PP Muhammadiyah juga meminta pemerintah melakukan evakuasi WNI. Pemerintah diharapkan proaktif dalam penyelesaian konflik di Timur Tengah. (Van/Z-7)
PBB menegaskan rencana Israel memperluas permukiman di Dataran Tinggi Golan ilegal. Suriah upayakan kesepakatan keamanan baru terkait penarikan pasukan.
Wilayah udara Turki saat ini ditutup bagi pejabat Israel dan pesawat yang membawa senjata.
Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres memperingatkan bahwa kebuntuan ini berpotensi memicu krisis pangan global.
Israel dilaporkan mengerahkan sistem pertahanan udara Iron Dome ke Emirat Arab untuk melindungi infrastruktur kunci dari serangan rudal dan drone Iran di Teluk.
Ia juga mengkritik pelaksanaan dua putaran pembicaraan langsung antara Libanon dan Israel yang berlangsung di Washington beberapa hari lalu.
Militer Israel (IDF) melakukan investigasi atas laporan maraknya penjarahan rumah warga dan perusakan properti sipil oleh tentaranya di Libanon Selatan.
Serangan terhadap personel yang menjalankan mandat tersebut dinilai bertentangan dengan ketentuan internasional yang berlaku.
zat kimia yang digunakan empat oknum prajurit TNI untuk menyerang Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus yakni campuran air aki bekas dan pembersih karat
Awalnya, hakim bertanya soal Edi yang disebut juga terkena cairan saat menyiram Andrie Yunus. Kemudian, saat hakim menanyakan mana Terdakwa I, Edi tampak melamun.
Empat personel TNI didakwa melakukan penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus. Motifnya demi memberi efek jera karena dinilai melecehkan institusi.
Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus terungkap di sidang. Oditur menyebut motif dendam terkait isu revisi UU TNI dan narasi antimiliterisme.
Pihaknya telah melakukan serangkaian langkah sejak pertengahan Maret untuk mendalami kasus tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved