Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENUNJUKAN Mayjen Maruli Simanjuntak sebagai Panglima Komando Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) sedikit banyak didongkrak karena faktor kekerabatan.
Maruli diketahui merupakan menantu Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.
Selain itu, Maruli juga pernah menjabat sebagai Komandan Pasukan Pengaman Presiden (Danpaspampres) pada 2018 sampai 2020. Peneliti Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi menilai kedua faktor itu tidak dapat dipisahkan dari penunjukan Maruli.
Kendati demikian, Khairul sendiri mengakui bahwa Maruli telah memenuhi kriteria sebagai Pangkostrad. "Menurut saya faktor kekerabatan, faktor chemistry dengan Panglima Tertinggi (presiden) itu menjadi nilai tambah bagi Pak Maruli," ujarnya saat dihubungi Media Indonesia, Sabtu (29/1).
Khairul sendiri meyakini pengisian jabatan-jabatan strategis, khusunya yang membutuhkan persetujuan presiden, tidak lepas dari dinamika politik. Menurutnya, adalah hal wajar jika presiden menunjuk perwira tinggi di TNI sengan pertimbangan kedekatan.
"Sepanjang dia memenuhi kompetensi, dia punya pengalaman yang cukup untuk mengemban jabatan itu, saya pikir enggak ada masalah," kata Khairul.
Selain Maruli, perwira tinggi TNI lain yang mengalami mutasi adalah Mayjen Agus Subiyanto. Ia ditunjuk sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Darat. Nama Agus sendiri sudah tidak asing di lingkungan istana. Sebelumnya, ia pernah menjadi Danpaspampres menggantikan Maruli.
Penunjukan Maruli dan Agus, kata Khairul, semakin menegaskan kepercayaan diri Presiden Joko Widodo dalam menunjuk orang-orang yang berada di lingkarannya di posisi strategis. Di sisi lain, hal itu menunjukkan adanya masalah kepercayaan terhadap perwira lain yang tidak cukup dikenal.
"Kita harus mempertimbagnkan persepsi yang mungkin muncul dari perwira lain, yang kebetulan tidak memiliki kekerabatan, tidak pernah bertugas di lingkungan istana," tandasnya.
Terpisah, Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin menilai penunjukan Maruli sebagai Pangkostrad sudah melalui pertimbangan yang matang. Ia menyebut promosi itu telah melalui proses panjang melalui Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti).
"Tentu seseorang yang dipromosikan sudah memenuhi persyaratan, baik dari rekam jejaknya, prestasi maupun pengalaman. Sehingga kita tidak perlu memertanyakan yang aneh-aneh," ujar politikus PDIP tersebut melalui keterangan tertulis. (Tri/OL-09)
Mantan Kabais TNI, Soleman B Ponto, menegaskan bahwa karakter keras dalam peradilan militer merupakan konsekuensi logis dari tuntutan disiplin dan kesiapan tempur prajurit.
Sebanyak 415 tentara AS terluka dan 13 tewas dalam operasi melawan Iran. Konflik meningkat sejak serangan gabungan AS-Israel pada Februari.
WALHI menyoroti keterlibatan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan penguatan peran militer dalam Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).
Intelijen AS menyebut Iran masih mampu memulihkan bunker rudal dalam hitungan jam meski dibombardir. Setengah peluncur rudal dilaporkan masih utuh.
Intelijen Barat ungkap Rusia kirim drone dan logistik ke Iran.
kasus dugaan penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus dan keterlibatan oknum TNI dalam kasus ini menjadi ujian bagi kredibilitas sistem peradilan militer di mata publik.
Serangan terhadap personel yang menjalankan mandat tersebut dinilai bertentangan dengan ketentuan internasional yang berlaku.
zat kimia yang digunakan empat oknum prajurit TNI untuk menyerang Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus yakni campuran air aki bekas dan pembersih karat
Awalnya, hakim bertanya soal Edi yang disebut juga terkena cairan saat menyiram Andrie Yunus. Kemudian, saat hakim menanyakan mana Terdakwa I, Edi tampak melamun.
Empat personel TNI didakwa melakukan penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus. Motifnya demi memberi efek jera karena dinilai melecehkan institusi.
Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus terungkap di sidang. Oditur menyebut motif dendam terkait isu revisi UU TNI dan narasi antimiliterisme.
Pihaknya telah melakukan serangkaian langkah sejak pertengahan Maret untuk mendalami kasus tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved