Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJAK era reformasi, banyak partai besut-an purnawirawan jenderal seperti Partai Demokrat, Partai Gerindra, Partai Hanura, dan PKPI muncul. Hal itu dinilai sebagai cara yang paling konstitusional ketimbang turun ke jalan menggoyang kekuasaan dengan membawa embel-embel purnawirawan.
Pengamat politik Ujang Komaruddin menilai tidak ada yang salah purnawirawan membentuk parpol. Ia memandangnya sebagai kendaraan yang legal meraih kekuasaan asalkan mendapatkan mandat dan dukungan rakyat.
"Saya menyarankan bagaimana para purnawirawan TNI membentuk parpol berhaluan nasionalis, itu diprediksi mendapatkan dukungan rakyat luas," kata Ujang di Jakarta, kemarin, seperti dilansir Medcom.id.
Berkaca dari partai-partai sebelumnya, partai besutan purnawirawan harus memiliki figur yang kuat. Contohnya, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Demokrat, Prabowo Subianto di Gerindra, dan Wiranto di Hanura.
Terpenting, kata Ujang, arah, tujuan, dan platform partai tersebut harus mendapatkan dukungan dari rakyat. Saat ini pun, tipologi masyarakat Indonesia masih membutuhkan figur sentralistik.
"Misalnya, SBY membentuk Demokrat dan Prabowo mendirikan Gerindra karena ketokohannya. Masyarakat Indonesia masih mengikuti figur sehingga kalau purnawirawan mau mendirikan parpol, harus ada figur yang bagus," ucap dia.
Staf pengajar ilmu politik Universitas Al Azhar Jakarta itu mengingatkan bahwa purnawirawan telah memiliki hak politik untuk memilih dan dipilih hingga mendirikan parpol. Hal itu baik bagi perkembangan demokrasi Indonesia.
Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Laut Ade Supandi enggan menanggapi peluang adanya partai baru yang dibesut purnawirawan jenderal. Menurut dia, jumlah partai besutan purnawirawan seperti Demokrat, Gerindra, Hanura, dan PKPI sudah cukup menjadi salur-an aspirasi politik para purnawirawan.
Bahkan, Partai Demokrat tercatat sudah pernah menjadi partai pemenang pemilu. Namun, diakui Ade, parpol yang ada belum bisa menyatukan kepentingan para purnawirawan. Mereka tidak bisa mengumpulkan mayoritas dalam satu partai. (P-2)
Serangan terhadap personel yang menjalankan mandat tersebut dinilai bertentangan dengan ketentuan internasional yang berlaku.
zat kimia yang digunakan empat oknum prajurit TNI untuk menyerang Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus yakni campuran air aki bekas dan pembersih karat
Awalnya, hakim bertanya soal Edi yang disebut juga terkena cairan saat menyiram Andrie Yunus. Kemudian, saat hakim menanyakan mana Terdakwa I, Edi tampak melamun.
Empat personel TNI didakwa melakukan penyiraman air keras ke Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus. Motifnya demi memberi efek jera karena dinilai melecehkan institusi.
Kasus penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus terungkap di sidang. Oditur menyebut motif dendam terkait isu revisi UU TNI dan narasi antimiliterisme.
Pihaknya telah melakukan serangkaian langkah sejak pertengahan Maret untuk mendalami kasus tersebut.
KAKORLANTAS Polri memastikan akan melakukan evaluasi terhadap perusahaan taksi listrik hijau atau Green SM menyusul kecelakaan kereta KRL di Bekasi Timur, Senin (27/4)
Barisan Rakyat Cinta TNI (BRCT) menggelar aksi unjuk rasa di depan Mahkamah Konstitusi di Jakarta pada Rabu (22/4).
Polri mengungkap berbagai modus haji ilegal yang merugikan jemaah, mulai dari penyalahgunaan visa hingga skema ponzi. Simak detail lengkapnya di sini.
Kepercayaan penuh yang diberikan Presiden Prabowo kepada Kapolri Listyo Sigit merupakan fondasi yang kuat bagi operasionalisasi agenda anti-penyelundupan.
TS alias Ki Bedil ditangkap oleh Satresmob Bareskrim Polri terkait penjualan senjata api ilegal di Jawa Barat. Ki Bedil menjual senjata api ilegal selama 20 tahun. fakta-fakta soal Ki Bedil
Modus pertama melibatkan pengoplosan dan konversi ilegal, di mana isi LPG 3 kg bersubsidi dipindahkan ke tabung nonsubsidi untuk dijual dengan harga pasar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved