Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMUNCULAN kembali fenomena El Nino yang disertai peningkatan suhu permukaan laut di Samudera Pasifik diprediksi akan mengganggu pola cuaca global secara ekstrem. Fenomena yang kini dikenal dengan istilah 'Godzilla El Nino' ini menggambarkan intensitas anomali iklim yang sangat kuat dan berpotensi mengancam stabilitas pangan.
Fenomena ini diperkirakan membawa dampak signifikan bagi negara-negara tropis, termasuk Indonesia, yang sangat bergantung pada kestabilan musim. Sektor pertanian menjadi sektor yang paling rentan akibat ketergantungan tinggi pada ketersediaan air. Kekeringan berkepanjangan berisiko menurunkan produktivitas sekaligus mengganggu ketahanan pangan nasional.
Guru Besar bidang Agroklimatologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Bayu Dwi Apri Nugroho, menjelaskan bahwa El Nino merupakan siklus iklim alami. Namun, pemanasan global membuat pola kemunculannya menjadi lebih dinamis, cepat, dan sulit diprediksi.
“Istilah ‘Godzilla El Nino’ merujuk pada intensitas yang jauh lebih kuat dari biasanya. Kondisi ini membawa konsekuensi serius bagi sektor pertanian. Dampaknya pasti terasa langsung ke sisi produksi,” ujar Prof. Bayu pada Jumat (2/4).
Menurut Prof. Bayu, komoditas pangan utama seperti padi dan jagung adalah yang paling terdampak karena membutuhkan pasokan air dalam jumlah besar selama fase pertumbuhan. Jika suplai air menurun drastis, tanaman tidak dapat berkembang optimal dan berisiko mengalami kerusakan permanen.
“Padi dan jagung sangat rentan. Kalau airnya kurang, pertumbuhannya terganggu, bahkan bisa berujung pada gagal panen,” tuturnya. Hal ini tidak hanya mengancam stok pangan, tetapi juga memukul ekonomi petani karena biaya produksi yang telah dikeluarkan berpotensi hilang tanpa hasil.
Penurunan ketersediaan air menyebabkan kualitas produksi menurun dan pendapatan petani merosot tajam akibat risiko gagal panen pasca-tanam.
Menghadapi ancaman ini, Prof. Bayu menekankan pentingnya langkah mitigasi yang terintegrasi, antara lain memperkuat koordinasi antara petani dan penyuluh pertanian untuk akses informasi cuaca real-time dan mengoptimalkan program pompanisasi, irigasi tetes, dan penggunaan varietas tanaman yang tahan kekeringan. Pemerintah melalui BMKG diharapkan memberikan peringatan dini yang akurat hingga menjangkau tingkat desa.
Ia menambahkan bahwa Indonesia sebenarnya memiliki modal pengalaman menghadapi El Nino pada tahun 2024. Inovasi irigasi hemat air dan pengembangan varietas unggul sudah tersedia, namun efektivitasnya bergantung pada kapasitas adaptasi petani di lapangan.
“Peran penyuluh sangat krusial sebagai jembatan inovasi. Kolaborasi lintas sektor antara pemerintah, perguruan tinggi, dan lembaga terkait menjadi kunci untuk menjaga stabilitas produksi pangan nasional di tengah cuaca ekstrem,” pungkasnya. (H-3)
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat menegaskan, langkah mitigasi telah disiapkan untuk merespons dinamika iklim ekstrem tersebut.
BUPATI Siak Afni Zulkifli menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Siak dalam mencegah Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) menghadapi ancaman Super El Nino tahun 2026.
KABUPATEN Indramayu diprakiran memasuki musim kemarau mulai akhir April 2026 ini.
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan Indonesia mulai memasuki masa transisi dari musim hujan menuju musim kemarau 2026.
Luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau saat ini telah melejit 20 kali lipat menjadi 8.555,37 hektare dibanding 2025.
KABUPATEN Penajam Paser Utara (PPU) menyatakan siaga bencana dalam menghadapi dampak fenomena El Nino yang diprediksi puncaknya terjadi pada pertengahan 2026.
Guru Besar IPB Prof Hermanu Triwidodo tawarkan solusi preemtif murah hadapi ledakan hama penggerek batang & wereng saat Godzilla El Nino 2026.
Mengulas kembali luasan lahan terbakar dan dampak masif kebakaran hutan Indonesia tahun 2015 akibat fenomena El Nino ekstrem atau Godzilla El Nino.
Indonesia pernah mengalami fenomena Godzilla El Nino pada 1997/1998 dan 2015/2016 yang memicu kekeringan ekstrem serta karhutla hebat.
Pemerintah Indonesia menyiapkan langkah mitigasi komprehensif menghadapi fenomena Godzilla El Nino guna menjaga ketahanan pangan dan air.
Daftar daerah di Indonesia yang rawan karhutla 2026 akibat fenomena Godzilla El Nino. Simak pemetaan wilayah merah dan langkah mitigasinya.
Fenomena Godzilla El Nino mengancam peningkatan risiko karhutla di Indonesia tahun 2026. Simak penjelasan dan langkah antisipasinya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved