Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SUBDIT 4 Direktorat Kriminal Khusus Polda Kalimantan Utara mengungkap kasus dugaan penyalahgunaan pengangkutan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di Sebuku Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, Selasa (26/4).
Berdasarkan hasil penyelidikan, ditemukan dugaan penyalahgunaan atau penjualan BBM bersubsidi berupa bio solar dan pertalite di sekitar Anak Sungai Sebuku, Desa Pembeliangan, Kecamatan Sebuku, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.
Kasus tersebut terungkap atas dasar laporan masyarakat soal kelangkaan BBM bio solar dan pertalite di Nunukan.
Sesuai dokumen DO, penyaluran atau penjualan BBM bersubsidi berupa bio solar dan pertalite tersebut, seharusnya ke SPBU 65774004 PT Saini Naik Pasulangi, Nunukan. Tetapi, BBM tersebut malah disalurkan ke kapal SPOB Walesta Brother sebanyak 128.000 liter pertalite dan 28.000 liter bio solar.
“Saat ini, semua barang bukti masih diamankan dan selanjutnya koordinasi dengan Pertamina dan rencana pemeriksaan ahli dari Ditjen Migas,” ujar Dirkrimsus Polda Kalimantan Utara AKBP Hendy F Kurniawan dalam keterangannya Kamis (28/4).
Hendy menambahkan, dalam kasus tersebut polisi mengamankan belasan orang, yakni:
1. Jumhari (Tarakan, 18 Januari 1993) warga Jalan Aki Balak Rt 010/ 000 Desa Juata Kerikil, Kecamatan Tarakan Utara, Kota Tarakan, Kaltara sebagai masinis kapal.
2. Sultan (Limpo, 19 September 1991) warga Desa Lompo Riaja Kecamatan Tanete Riaja, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan sebagai nakhoda Kapal.
3. Muhammad Akbar, (Salutubu, 15 Mei 1981), karyawan swasta asal Jalan P. Aji Iskandar Rt 006/000 Desa Juata Kerikil Kecamatan Tarakan Utara, Kota Tarakan, Kaltara sebagai juru mudi kapal.
4. Suriadi HB, (30 Maret 1992) mahasiswa asal Pulau Kulambing, Rt 003/001 Desa Mattiro Uleng Kecamatan Liukang Tupabbiring Utara Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulsel sebagai Chip Kapal
5. Andika (Tarakan, 11 Nov 2000) mahasiswa asal Selumit Pantai Rt 026/ 005 Desa Selumit Pantai Kecamatan Tarakan Tengah, Kota Tarakan, Kaltara sebagai holder kapal.
6. Rahman (Sidrap, 3 Mei 1967) buruh harian lepas asal Jembatan Besi Rt 011/002 Desa Lingkas Ujung Kecamatan Tarakan Timur, Kota Tarakan, Kaltara sebagai pengawas kapal.
7. Jamaludin, (Malaysia, 8 September 2000) mahasiswa asal Kampung Baru Rt 001/002 Desa Buttu Sawe Kecamatan Duampanua Kabupaten Pinrang, Sulsel sebagai koki/juru masak kapal.
8. Tuang Appo, (Bone, 16 Mei 1978) wiraswasta asal Lingkas Ujung Rt 015/000 Desa Lingkas Ujung Kecamatan Tarakan Timur Kota Tarakan, Kaltara sebagai kepala mesin kapal.
9. Suparudin alias Pardi, (Buton, 10 April 1989) wiraswasta asal Desa Harapan Jalan Kenangan Kecamatan Sebuku Kabupaten Nunukan, Kaltara sebagai pengawas SPBU.
10. Fajar Ibrahim alias Fajar (Tarakan, 21 Maret 2005) mahasiswa asal Apas Rt 002/ 000 Desa Apas Kecamatan Sebuku Kabupaten Nunukan, Kaltara sebagai sopir mobil tangki BBM warna biru.
11. Muhammad Ridzwansyag alias Wawan (Nunukan, 3 November 2002) warga asal Desa Harapan Jalan Reski, Kecamatan Sebuku Kabupaten Nunukan, Kaltara sebagai kernet mobil tangki BBM warna biru.
12. Asril, (Bulukumba, 20 Desember 1999) warga asal Dusun Tunrungen Kecamatan Lonrong, Kabupaten Bulukumba, Sulsel sebagai sopir mobil tangki BBM warna merah.
13. Roy Raditya alias Roy (Bulukumba, 28 Mei 2001) petani asal Desa Harapan, Kecamatan Rilau Ale, Kabupaten Bulukumba, Sulsel sebagai kernet truk warna kuning.
14. Hasanuddin alias Kacung, (Tanjung Selor, 9 Januari 1966) petani asal Desa Naputih, Kecamatan Tulin Onsoi, Kabupaten Nunukan, Kaltara sebagai sopir truk warna kuning. (OL-8)
Direktur CELIOS menilai rencana kenaikan harga Pertamax 92 tepat untuk kurangi beban APBN, namun ingatkan risiko migrasi konsumsi ke Pertalite.
Temuan BPK soal lemahnya cadangan BBM dan LPG memicu respons DPR. Legislator PDIP mendesak pemerintah segera bertindak demi ketahanan energi nasional.
Penggunaan AC mobil yang tidak sehat ternyata memicu pemborosan BBM. Simak penjelasan ahli mengenai komponen AC dan tips perawatannya agar tetap efisien.
Pakar ITB ingatkan risiko mesin rusak dan biaya perbaikan belasan juta rupiah akibat mencampur atau menurunkan oktan BBM saat harga naik.
anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Ahmad Najib Qodratullah, mengingatkan pemerintah untuk terus berinovasi dalam melakukan transisi energi
Pakar otomotif ITB ingatkan risiko penurunan performa hingga kerusakan mesin jika nekat pakai BBM oktan rendah demi hemat biaya.
Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri mengungkap kasus penyalahgunaan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Bio Solar di Kabupaten Kendal.
Bareskrim Polri membongkar 755 kasus penyalahgunaan BBM dan elpiji bersubsidi sepanjang 2025–April 2026, menangkap 672 tersangka, dengan potensi kerugian negara Rp1,26 triliun.
Polri ungkap selisih harga BBM dan LPG subsidi jadi pemicu utama penyalahgunaan. Disparitas harga membuka celah praktik ilegal dan membebani negara.
Polri ungkap 568 kasus penyalahgunaan BBM dan LPG subsidi di 33 provinsi sepanjang 2025. Sebanyak 583 tersangka ditangkap, praktik diduga terorganisir.
POLRESTA Sidoarjo bersama UPT Metrologi Legal Kabupaten Sidoarjo dan PT Pertamina Patra Niaga Rayon 3 melakukan pengecekan bahan bakar minyak (BBM) di wilayah Taman, Rabu (3/4).
BARESKRIM Polri mengungkap kasus kecurangan penjualan bahan bakar minyak (BBM) di beberapa wilayah Indonesia. Total ada 17 kasus penyalahgunaan BBM sejak Januari 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved