Legislator Dorong Pemerintah Terus Upayakan Transisi Energi Ramah Lingkungan

Akmal Fauzi
21/4/2026 20:53
Legislator Dorong Pemerintah Terus Upayakan Transisi Energi Ramah Lingkungan
Anggota Komisi XI DPR RI, Ahmad Najib Qodratullah(Humas DPR)

ANGGOTA Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Ahmad Najib Qodratullah, mengingatkan pemerintah untuk terus berinovasi dalam melakukan transisi energi dari fosil ke energi baru terbarukan. Ia juga mendukung langkah pemerintah mengembangkan bahan bakar biodiesel B50 guna mencapai kemandirian energi di tengah krisis global. Pernyataan tersebut disampaikan Najib menanggapi kebijakan pemerintah yang menaikkan harga BBM nonsubsidi. 

Kenaikan signifikan terjadi pada sejumlah jenis BBM, seperti Pertamax Turbo dari Rp13.100 menjadi Rp19.400 per liter, Dexlite dari Rp14.200 menjadi Rp23.600 per liter, serta Pertamina Dex dari Rp14.500 menjadi Rp23.900 per liter.

“Saya mendukung pemerintah untuk terus berinovasi mencari alternatif. Program B50 sebagai produk lokal biodisiel harus didukung guna mencapai kemandirian dalam produksi BBM alternatif. Lalu proses transisi dalam program energi terbarukan yang ramah lingkungan juga harus terus diupayakan,” kata Najib, Selasa (21/4).

Najib meyakini keputusan pemerintah menaikkan harga BBM nonsubsidi telah melalui proses panjang. Ia memahami kekhawatiran masyarakat terkait dampak kenaikan tersebut terhadap daya beli.

“Betul selalu ada dampak lanjutan dari kenaikan BBM, tapi perlu diingat bahwa kenaikan tersebut sudah melalui proses yang panjang,” jelasnya.

Lebih lanjut, Najib mengingatkan bahwa pemerintah telah berupaya mempertahankan harga BBM bersubsidi di tengah krisis global, meski di sisi lain terjadi gangguan rantai pasokan yang memicu kelangkaan BBM di berbagai negara.

“Dan pilihan terakhir dalam rangka menjaga stabilitas pilihan menaikan harga BBM nonsubsidi menjadi opsi paling berat,” beber Najib.

Menurutnya, kebijakan ini juga merupakan langkah untuk menjaga stabilitas jangka panjang, sekaligus mencegah kenaikan harga BBM bersubsidi di tengah tekanan global akibat konflik geopolitik.

“Kita berdoa saja krisis ini tidak terlalu berlarut tapi saya melihat apa yang sudah dikerjakan pemerintah sudah luar biasa baik, dibanding negara tetangga yang lebih parah terdampak,” pungkas Sekretaris Fraksi PAN DPR RI itu.

(P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya