Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
JEJARING media sosial ramai beragam kritik saat bencana banjir melanda wilayah DKI Jakarta pada 20 Februari lalu.
Menurut pendiri Drone Emprit Simail Fahmi, terdapat 100 ribu konten media sosial terkait banjir di Jakarta beberapa waktu lalu. Itu berupa unggahan foto di Instagram, Facebook, cuitan di Twitter, hingga pemberitaan perihal banjir di media daring.
Pemberitaan pun cenderung bertahan jika dibandingkan banjir pada 2020 lalu. Namun, ada hal yang berbeda dengan fokus warganet saat banjir pada 2021, bila dibandingkan kejadian pada 2020.
Baca juga: Ada 289 Titik Banjir di Jakarta Sepanjang Januari-Februari
"Pada 2020, cuitan atau unggahan warganet lebih banyak berbau politis. Namun, di 2021, banyak warga yang menunjukkan kepedulian sosial. Memang ada yang berbau politis. Namun, hal itu kalah dengan cuitan tentang kepedulian warga," tutur Fahmi dalam diskusi virtual, Rabu (17/3).
Hal itu tak lain dikarenakan banjir yang terjadi di Jakarta, juga melanda di sejumlah daerah lain. Seperti Kalimantan Selatan, yang lebih dulu terkena banjir besar pada awal Januari 2021.
Baca juga: Polda Metro Siap Luncurkan 30 Kamera Tilang Elektronik Portabel
Kemudian, disusul banjir di daerah Jawa Tengah, yakni Semarang dan Demak. Ada pula banjir yang menerjang Cikampek dan Subang. Fokus warga juga mulai beralih ketika warga Kalimantan Selatan mencuit minimnya pemberitaan media terkait banjir di wilayah mereka.
"Akhirnya, hal ini berhasil menggeser simpati warga. Cuitah berisi kepedulian sosial pun mulai meninggi," imbuh Fahmi.
Namun, tidak sedikit warganet yang tetap menyalahkan pemerintah daerah lain di balik wilayah Jakarta yang terendam banjir. Dia pun menyarankan pemerintah agar menggalakkan keterbukaan dan informasi publik yang valid. Sehingga, tidak ada penggiringan opini terkait bencana yang cenderung hoaks di tengah masyarakat.(OL-11)
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Sultra hingga 4 Mei 2026. Waspada banjir dan longsor.
SEJUMLAH anak sungai di bagian hulu DAS (Daerah Aliran Sungai) Batanghari) Jambi meluap dan membanjiri permukiman warga di Kabupaten Sarolangun dan Kabupaten Merangin.
Pemprov Jawa Barat menurunkan tim ke lokasi terdampak untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh
Banjir besar ini terjadi karena overflow air yang melampaui kapasitas kali setelah aliran air terhambat tumpukan sampah.
Volume sampah yang diangkut setiap harinya dari seluruh wilayah kecamatan mencapai puluhan ton
HUJAN deras yang mengguyur Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, pada Sabtu (18/4) sekitar pukul 16.15 WIB langsung melumpuhkan aktivitas di pusat Kota Tarutung.
Studi terbaru Pew Research Center mengungkap alasan di balik penggunaan media sosial oleh remaja. Dari hiburan di TikTok hingga koneksi di Snapchat, simak dampaknya.
Pemerintah Norwegia akan ajukan RUU larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun demi lindungi kesehatan mental dan membatasi pengaruh algoritma pada anak.
Informasi tidak lagi hanya diproduksi oleh jurnalis, tetapi juga oleh influencer yang mengemas isu publik menjadi konten singkat, cepat, dan menarik perhatian.
Penulis Nadhifa Allya Tsana (Rintik Sedu) menilai media sosial kini menjadi platform efektif untuk mendekatkan budaya literasi kepada generasi muda.
KPAI mengapresiasi langkah Meta yang telah menunjukkan kepatuhan terhadap Peraturan Pemerintah tentang Tata Kelola Penyelenggara Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP Tunas).
Presiden Prabowo Subianto menceritakan pengalamannya menjadi korban deepfake AI yang membuatnya mahir pidato bahasa arab hingga bernyanyi merdu. Simak peringatannya soal bahaya hoaks!
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved