BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem di Sulawesi Tenggara hingga 4 Mei 2026

 Gana Buana
29/4/2026 06:00
BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem di Sulawesi Tenggara hingga 4 Mei 2026
BMKG Ingatkan Cuaca Ekstrem di Sulawesi Tenggara.(Freepik)

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Kendari mengeluarkan peringatan dini bagi warga di Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra). Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprediksi akan melanda wilayah tersebut selama sepekan ke depan, terhitung mulai 28 April hingga 4 Mei 2026.

Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Kendari, Faizal Habibie, mengungkapkan bahwa potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai guntur dan angin kencang dipicu oleh aktifnya beberapa fenomena atmosfer secara bersamaan.

Penyebab Cuaca Ekstrem:

  • Aktifnya gelombang Equatorial Rossby, Kelvin, dan MJO di wilayah Sulawesi Tenggara.
  • Suhu permukaan laut yang hangat dengan anomali positif.
  • Massa udara yang relatif basah yang mempercepat pembentukan awan hujan.

Daftar Wilayah Terdampak

Berdasarkan data prakiraan BMKG, berikut adalah rincian wilayah di Sulawesi Tenggara yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem:

Tanggal Wilayah Berpotensi
28 April 2026 Konawe, Konawe Selatan, Kolaka, Kolaka Timur, Kolaka Utara, Buton Utara, Baubau, Buton, Buton Selatan.
29 April 2026 Kolaka, Bombana, Konawe Selatan, Muna, Buton Tengah, Buton, Baubau.
30 April 2026 Kolaka, Kolaka Utara, Bombana, Buton Tengah, Buton, Baubau, Buton Selatan.
1 Mei 2026 Kolaka, Kolaka Utara, Kolaka Timur, Bombana, Konawe Selatan, Buton.
2 Mei 2026 Kolaka, Kolaka Utara, Kolaka Timur, Konawe.
3 - 4 Mei 2026 Kolaka, Kolaka Utara, Kolaka Timur, Konawe, Konawe Utara.

Imbauan Keselamatan

BMKG mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai dampak bencana hidrometeorologi yang mungkin timbul, seperti:

  • Genangan air dan banjir di wilayah dataran rendah.
  • Tanah longsor di wilayah perbukitan.
  • Pohon tumbang akibat angin kencang.
  • Jarak pandang berkurang dan jalanan licin bagi pengguna jalan.

Masyarakat diimbau untuk terus memperbarui informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi risiko bencana di wilayah masing-masing. (Z-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Gana Buana
Berita Lainnya