Awas Bencana Hidrometeorologi, Cuaca Ekstrem Berpotensi Merata di Jawa Tengah

Akhmad Safuan
29/4/2026 20:02
Awas Bencana Hidrometeorologi, Cuaca Ekstrem Berpotensi Merata di Jawa Tengah
Ilustrasi(MI/Akhmad Safuan)

CUACA ekstrem yakni hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir berpotensi merata di Jawa Tengah, warga diminta waspada bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir dan angin puting beliung.

Pemantauan Media Indonesia Kamis (29/4) hujan dengan intensitas ringan-sedang mengguyur sebagian besar daerah di Jawa Tengah sejak sore, bahkan jelang malam intensitas hujan semakin meningkat hingga mengakibatkan sejumlah daerah mulai tergenang termasuk di antaranya jalur Pantura Semarang-Demak.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang memprediksikan kondisi cuaca semakin memburuk, bahkan cuaca ekstrem berpotensi merata di seluruh daerah di Jawa Tengah pada Rabu (29/4) makam hingga Kamis (30/4) pagi.

Menurut Jafar,56, warga Sayung, Kabupaten Demak banjir muksibkrmbali merendam Jalur Pantura terjadi sejak sore, bagian hugan mengguyur jelang makam menjadikan banjir semakin meningkat. "Sungai sudah meluap dan dikhawatirkan akan semakin tinggi jika intensitas hujan meningkat," tambahnya.

Hal serupa juga diungkapkan Khoris, warga Sayung lainnya, bagian banjir akibat air laut pasang (rob) merendam sejumlah desa dan hingga kini belum ada tanda-tanda surut, sehingga cukup menyulitkan warga yang pulang kerja karena untuk keluar dan naduk desa terpaksa menggunakan sarana transportasi perahu.

"Waspadai bencana hidrometeorologi, karena cuaca ekstrem berpotensi merata di Jawa Tengah hingga Kamis (30/4) pagi," kata Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang Haritz Syahid Hakim.

Potensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah, lanjut Harits Syahid Hakim, merata terjadi hampir di seluruh daerah di Jawa Tengah seperti kawasan pegunungan, dataran tinggi, bagian selatan, Tengah, timur dan barat, Solo Raya serta Pantura, sehingga perlu diwaspadai bencana hidrometeorologi terutama warga berada di lereng bukit dan daerah aliran sungai.

Daerah berpotensi cuaca ekstrem di Jawa Tengah, ungkap Harits Syahid Hakim, yakni Cilacap, Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Kebumen, Purworejo, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Sragen, Grobogan, Pati, Kudus, Jepara, Demak, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Surakarta, Pekalongan, Tegal, Bumiayu dan Majenang.

Sejumlah daerah lain di Jawa Tengah berpeluang diguyur hujan ringan-sedang, lanjut Harits, Syahid Hakim, angin bertiup dari arah timur laut ke barat daya dengan kecepatan 3-25 kilometer per jam, suhu udara berkisar 14-30 derajat celcius, kelembaban udara berkisar 75-95 persen, ketinggian gelombang di perairan selatan 0,5-3 meter serta di perairan utara 0,1-0,5 meter.(H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya