Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KAWASAN permukiman Kampung Bulak Barat, RT 003 RW 08, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, berubah menjadi 'danau dadakan' akibat luapan Kali Pesanggrahan yang tersumbat longsoran sampah dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung. Kondisi ini mengakibatkan aktivitas warga lumpuh total, kerusakan infrastruktur jalan, hingga matinya lahan pertanian milik warga.
Ketua RT 003/RW 08 Kampung Bulak Barat, Nurmat Bery, mengungkapkan bahwa banjir besar ini terjadi karena overflow air yang melampaui kapasitas kali setelah aliran air terhambat tumpukan sampah.
"Tumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung, yang berada di bantaran Kali Pesanggrahan longsor hingga menutup aliran kali. Kondisi tersebut menyumbat laju air dan menyebabkan banjir di Kampung Bulak Barat RT 003 RW 08, Kelurahan Cipayung," kata Nurmat Bery, dikutip Kamis (23/4).
Nurmat menambahkan, genangan air yang menyerupai danau tersebut mengisolasi warga. Dua akses jalan utama yang menghubungkan Kelurahan Cipayung dan Kelurahan Pasir Putih kini tidak dapat dilalui kendaraan. "Warga terpaksa melewati jalan alternatif untuk keluar kampung, hasil pertanian tidak bisa diangkut, dan aktivitas ekonomi lumpuh," ujarnya.
Satu akses jalan diketahui terendam air dengan kedalaman lebih dari dua meter, sementara jalan lainnya masih bisa dilalui namun dengan risiko tinggi karena genangan mencapai hampir dua meter. Dampak kerusakan lingkungan pun masif; ribuan pohon kelapa, durian, pisang, hingga tanaman palawija mati akibat terendam air yang bercampur limbah sampah.
Desakan Penutupan TPA Cipayung
Kondisi TPA Cipayung yang sudah melebihi kapasitas (overload) menuai protes keras dari masyarakat sekitar. Nelson, salah satu warga terdampak, mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk segera menutup permanen TPA tersebut demi keamanan dan kesehatan.
"Kami warga mendesak TPA ditutup permanen. Tiap hari warga mencium bau busuk yang menyengat dan khawatir akan makan korban jiwa jika TPA Cipayung sewaktu waktu longsor sampah," ucap Nelson.
Ia juga mengkritik kebijakan Pemkot Depok yang dinilai lamban dalam merealisasikan pemindahan tonase sampah ke Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Lulut Nambo di Kabupaten Bogor.
"Pemerintah Kota Depok hanya omon omon dan tidak sungguh-sungguh menangani sampah di TPA Cipayung. Katanya, tonase sampah di TPA Cipayung akan dibuang ke Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Lulut Nambo di Kabupaten Bogor, namun sampai sekarang tak kunjung ada bukti," ketusnya.
Respons Pengelola TPA
Menanggapi hal tersebut, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) TPA Cipayung, Ferry Dewantoro, mengakui adanya kendala dalam skema pembuangan sampah ke luar wilayah Depok. "Kami sekarang hanya memanfaatkan lahan yang ada aja," kata Ferry.
Ferry menjelaskan bahwa pihaknya pernah melakukan uji coba pembuangan ke TPPAS Lulut Nambo, namun kerja sama tersebut sempat terhenti. Upaya menggandeng pihak ketiga untuk pengelolaan sampah secara modern pun diakuinya pernah dicoba namun belum membuahkan hasil hingga saat ini. (KG/P-2)
Volume sampah yang diangkut setiap harinya dari seluruh wilayah kecamatan mencapai puluhan ton
Pemerintah berkomitmen menyelesaikan persoalan sampah secara komprehensif hingga ke hilir
Sampah dan lumpur yang diangkut dari aliran Kali Baru sekitar 7 ton dan 8 ton dari Kali Laya, dengan diangkut oleh 6 armada truk besar menuju ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung.
Ledakan tabung gas diduga picu kebakaran Kafe di Depok. Sebanyak 35 orang terdampak, 5 karyawan alami luka bakar serius dan dilarikan ke RS.
Masyarakat diharapkan langsung mendatangi kantor kelurahan atau gerai layanan resmi Dukcapil Depok untuk melakukan aktivasi IKD secara aman dan legal.
Jalan Ciledug Raya, Cipulir, terendam banjir hingga 50 cm akibat luapan Kali Pesanggrahan, Sabtu malam. Sejumlah kendaraan mogok dan kemacetan panjang terjadi. Simak laporan lengkapnya
Kepala Satgas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) wilayah Jakarta Barat, Vitus Dwi Indarto menyebut korban ditemukan siang hari ini dengan kondisi meninggal.
KAMPUNG Bulak Barat, Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung, Kota Depok, Jawa Barat (Jabar), diterjang banjir hingga akses jalan terputus.
Lima rukun tetangga (RT) di Jakarta Selatan mengalami banjir pada Kamis (25/4) pagi, pukul 07.00 WIB.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved