Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
Kebakaran hebat melanda Kafe Kara di Jalan Tugu Raya RT 003 RW 11, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, Jawa Barat, Sabtu (4/4) pagi.
Peristiwa yang diduga dipicu ledakan tabung gas elpiji 50 kilogram ini menyebabkan lima karyawan mengalami luka bakar serius. Para korban langsung dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat RS Bhayangkara Brimob Kelapa Dua untuk mendapatkan penanganan medis.
“Korban langsung dibawa ke IGD,” kata Kepala Bidang Penanggulangan Bencana DPKP Kota Depok, Deni Romulo Hutauruk.
Deni menjelaskan, ledakan terjadi beberapa kali akibat kebocoran gas. Selain melukai karyawan, insiden ini juga berdampak pada sekitar 30 warga di sekitar lokasi yang harus dievakuasi.
“Total korban luka bakar ada lima orang. Rata-rata mengalami luka cukup serius, diperkirakan di atas 50%, namun masih dalam pendataan,” ujarnya.
Kafe seluas sekitar 50 meter persegi tersebut dilaporkan hangus terbakar. Sejumlah rumah di sekitarnya juga mengalami kerusakan akibat dampak ledakan.
Hingga kini, pihak kepolisian bersama DPKP masih melakukan pendataan serta penaksiran kerugian.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 10.15 WIB. Petugas pemadam yang menerima laporan langsung menuju lokasi dan mengevakuasi lima karyawan yang terjebak di dapur kafe. Para korban terdiri dari dua perempuan dan tiga laki-laki.
Petugas kemudian melakukan pemadaman menggunakan selang air serta melokalisasi api agar tidak merambat ke permukiman warga.
Salah satu warga, Riski (34), mengaku mendengar suara ledakan keras saat berada di dalam rumahnya yang berada tepat di depan lokasi kejadian.
“Suaranya sangat dahsyat, seperti ledakan bom. Kami semua panik,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa sejak pukul 08.00 WIB sudah tercium bau gas menyengat di sekitar lokasi.
Akibat ledakan tersebut, rumah Riski mengalami kerusakan berat pada bagian atap, pintu, dan jendela. Dua rumah warga lainnya juga turut terdampak. (Z-10)
Banjir besar ini terjadi karena overflow air yang melampaui kapasitas kali setelah aliran air terhambat tumpukan sampah.
Volume sampah yang diangkut setiap harinya dari seluruh wilayah kecamatan mencapai puluhan ton
Pemerintah berkomitmen menyelesaikan persoalan sampah secara komprehensif hingga ke hilir
Sampah dan lumpur yang diangkut dari aliran Kali Baru sekitar 7 ton dan 8 ton dari Kali Laya, dengan diangkut oleh 6 armada truk besar menuju ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung.
Masyarakat diharapkan langsung mendatangi kantor kelurahan atau gerai layanan resmi Dukcapil Depok untuk melakukan aktivasi IKD secara aman dan legal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved